• Home
  • Berita Lokal
  • Banyak Dikeluhkan, Pedagang Kuliner Alun-alun Brebes Diminta Cantumkan Harga

Lokal
Share this on:

Banyak Dikeluhkan, Pedagang Kuliner Alun-alun Brebes Diminta Cantumkan Harga

  • Banyak Dikeluhkan, Pedagang Kuliner Alun-alun Brebes Diminta Cantumkan Harga
  • Banyak Dikeluhkan, Pedagang Kuliner Alun-alun Brebes Diminta Cantumkan Harga

BREBES - Kelakukan oknum pedagang di seputaran alun-alun Brebes kembali mengundang keluhan pembeli. Pasalnya, harga yang mereka kenakan kepada pembeli dinilai terlalu berlebihan.

Apalagi, jika pembeli merupakan warga luar daerah yang mampir, pedagang juga kerap mengenakan tarif yang mencekik. Bukan kali ini saja, sejumlah pembeli yang keberatan dengan harga tidak wajar oknum pedagang Alun-alun Brebes mengunggah keluhannya di medsos.

Banyak netizen dari Brebes maupun luar Brebes yang menilai harga makanan di Alun-alun Brebes sudah tidak umum dan terkesan mencekik. Netizen menilai kondisi tersebut merusak nama baik Brebes.

Pemkab Brebes pun diminta turun tangan untuk mengatur harga PKL alun-alun agar tidak merusak citra Brebes. Apalagi, Brebes saat ini tengah merintis menjadi daerah kunjungan wisata.

Aktivis pariwisata Brebes Masrukhi Harun menyayangkan masih adanya keluhan pengunjung alun-alun yang mengeluhkan harga pedagang kaki lima. Sebab, alun-alun menjadi salah satu ikon pariwisata daerah di samping destinasi pariwsata lain yang kini tengah dirintis dan diintegrasikan.

"Tidak masalah pedagang mencari untung, itu hak mereka. Tapi juga jangan mencoreng citra daerah," katanya.

Menurutnya, Kabupaten Brebes sedang membangun dunia pariwisata andalan masa depan. Sehingga semua pihak harus memiliki kesadaran yang sama membangun pariwisata Brebes.

"Bayangkan ke depan, sudah ada tol dan jalingkut, pantura Brebes termasuk alun-alun itu hanya bisa mengandalkan wisata kuliner yang bisa ditawarakan, makanya dari sekarang pengunjung luar daerah jangan sampai kapok mampir ke alun-alun Brebes. Kalai semacam ini dibiarkan, ya tinggal tunggu Brebes bisa jadi kota mati," papar dia.

Selain akan menyampaikan dalam ke Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Brebes, pihaknya juga berharap instansi terkait bisa turun tangan. Misalnya, perlunya ada kebijakan bagi pedagang.

"Perlu ada surat edaran, di mana pedagang wajib mencantumkan harga menu yang ada. Sehingga tidak ada pembodohan, dan pembeli juga tidak kapok," pintanya.

Terpisah, Jamal salah satu pemilik lapak dagangan di Alun-alun Brebes keberatan dengan penilaian buruk terhadap pedagang alun-alun. Dia menganggap, tidak semua pedagang mengandalkan aji mumpung menaikan harga. Bahkan, masih banyak pedagang yang jujur.

"Tidak semuanya begitu, itu mungkin oknum. Kalau saya sih harapannya sama-sama pedagang, ya boleh dapat untung tapi yang wajar. Kalau sudah keterlaluan nanti begini, pedagang lain juga dianggap sama mahalnya. Padahal kan tidak semua begitu," ujar dia. (ism/har/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Dinpernaker Dalami TKW yang Belum Digajih

Dinpernaker Dalami TKW yang Belum Digajih

Dinpernaker Kabupaten Brebes belum mengetahui adanya TKW asal Brebes di Arab Saudi yang belum mendapat gaji selama empat tahun.


Miris, TKW di Arab Saudi Curhat Tak Digaji Empat Tahun

Miris, TKW di Arab Saudi Curhat Tak Digaji Empat Tahun

Sunila (29), TKW asal Dukuh Karangmangu Desa Kubangputat Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes mengaku sudah empat bulan terakhir tak dibayar gajinya.


Bus Sumber Alam Terjun ke Sungai, 12 Penumpang Luka-luka

Bus Sumber Alam Terjun ke Sungai, 12 Penumpang Luka-luka

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Songgom Kabupaten Brebes, Senin (24/7) sore.


Ditabrak Truk, Kades Tanggungsari Tewas Mengenaskan

Ditabrak Truk, Kades Tanggungsari Tewas Mengenaskan

Kecelakaan maut terjadi di ruas jalur pantura tepatnya di Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Senin (24/7).


Harga Garam Naik Tiga Lipat, Ikan Asin pun Tambah Mahal

Harga Garam Naik Tiga Lipat, Ikan Asin pun Tambah Mahal

Tingginya harga garam mempengaruhi meningkatnya biaya produksi ikan asin di Kota Tegal.


Begini Perjuangan Warga Brebes Selatan Berangkat ke Sekolah

Begini Perjuangan Warga Brebes Selatan Berangkat ke Sekolah

Angkutan sekolah menjadi persoalan bagi orang tua dan siswa di Desa Cipetung Kecamatan Paguyangan,Kabupaten Brebes.


Babi Hutan Ngamuk, Serang Lahan Pertanian Warga

Babi Hutan Ngamuk, Serang Lahan Pertanian Warga

Para petani di Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes resah menyusul serangan hama babi merusak tanaman pertanian di wilayah itu.


Pemkot Tegal Ketati Pengawasan Harga dan Lisensi Komoditas

Pemkot Tegal Ketati Pengawasan Harga dan Lisensi Komoditas

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal terus memperketat pengawasan harga jual komoditas pangan dan lisensi SNI.


 Cuaca Ekstrem, Produksi Sayuran Anjlok

Cuaca Ekstrem, Produksi Sayuran Anjlok

Cuaca ekstrem meyebabkan produksi sayuran di sentra penghasil sayuran Desa Cipetung Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes mengalami penurunan produksi.


Dugaan Pungli PPDB di Brebes Mulai Ditelisik Ombudsman

Dugaan Pungli PPDB di Brebes Mulai Ditelisik Ombudsman

Tim Ombusman perwakilan Jawa Tengah (Jateng) melakukan investigasi ke sejumlah sekolah di Kabupaten Brebes, kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!