• Home
  • Berita Lokal
  • Bayi yang Diduga Hasil Selingkuh Anggota DPRD Kota Tegal Lahir, Kejaksaan Dorong Tes DNA

Lokal
Share this on:

Bayi yang Diduga Hasil Selingkuh Anggota DPRD Kota Tegal Lahir, Kejaksaan Dorong Tes DNA

  • Bayi yang Diduga Hasil Selingkuh Anggota DPRD Kota Tegal Lahir, Kejaksaan Dorong Tes DNA
  • Bayi yang Diduga Hasil Selingkuh Anggota DPRD Kota Tegal Lahir, Kejaksaan Dorong Tes DNA

TEGAL - Pimpinan DPRD Kota Tegal, Kamis (12/1), mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal. Kedatangan mereka untuk menyampaikan dukungan terhadap penuntasan kasus dugaan asusila yang dilakukan salah seorang anggota Dewan, Sup.

Ketua DPRD Kota Tegal H. Edy Suripno mengatakan kedatangannya ke Kejari untuk menanyakan perjalanan kasus yang menjerat anggotanya. Menurutnya, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Tegal sebelumnya juga telah memberikan sanksi kepada yang bersangkutan.

“Kedatangan kami sebagai tindak lanjut dari rapat pimpinan yang telah kami gelar sebelumnya. Kami ingin menanyakan sejauh mana perjalanan kasus tersebut,” ungkapnya.

Menurut pria yang akrab dipanggil Uyip itu, sanksi yang diberikan kepada Sup berupa pemberhentian dari alat kelengkapan dewan. Dengan dikeluarkannya keputusan tersebut, dewan berharap agar kasusnya segera dirampungkan, agar semakin jelas dan terang.

Menanggapi hal itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tegal RB Henry Budianto mengatakan kasus tersebut saat ini masih terus berjalan. Pihak Kepolisian memang sudah menyerahkan berkas kasusnya, namun dikembalikan lagi karena masih harus dilengkapi.

“Perlu dilengkapi antara lain dengan bukti tes DNA, sehingga akan memperkuat bukti yang sudah ada. Apalagi, bayi yang dikandung katanya sudah lahir, jadi tes bisa dilakukan. Kalau terbukti, yang bersangkutan tidak dapat mengelak lagi,” ungkapnya.

Menurut Henry, sejak dikembalikan hingga saat ini pihak kepolisian belum menyerahkan kembali berkas yang dimaksud. Menurutnya, Kejaksaan hanya tinggal menunggu berkas dari kepolisian untuk terus menindaklanjuti persoalan tersebut. (muj/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pilwalkot Tegal Diprediksi Diikuti Enam Pasangan

Pilwalkot Tegal Diprediksi Diikuti Enam Pasangan

KPU Kota Tegal memprediksi perhelatan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Pilkada 2018 mendatang diikuti lebih dari satu pasangan calon.


KPU Kota Tegal Kebut Penyusunan Regulasi Pelaksanaan Pilkada

KPU Kota Tegal Kebut Penyusunan Regulasi Pelaksanaan Pilkada

Meski pelaksanaan pilkada serentak baru akan digelar tahun depan, namun tahapan-tahapannya mulai dilakukan.


Cegah Peredaran Pil PCC, Polisi Razia Apotek

Cegah Peredaran Pil PCC, Polisi Razia Apotek

Polres Tegal melakukan razia ke sejumlah apotek di Kabupaten Tegal, Rabu (20/9).


Nekat Jual Tuak Oplosan, Pemilik Warung Dibekuk Polisi

Nekat Jual Tuak Oplosan, Pemilik Warung Dibekuk Polisi

Operasi penyakit masyarakat (pekat) membuahkan hasil. Kali ini, Satuan Narkoba berhasil mendeteksi penjualan tuak oplosan.


336 Polisi dan 144 Tentara Jaga Pilkades Serentak di Kabupaten Tegal

336 Polisi dan 144 Tentara Jaga Pilkades Serentak di Kabupaten Tegal

Sebanyak 48 desa di 17 kecamatan di Kabupaten mulai menggelar tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak.


Awasi Distribusi PCC, Polisi di Tegal Pantau Ketat Apotek dan Toko Obat

Awasi Distribusi PCC, Polisi di Tegal Pantau Ketat Apotek dan Toko Obat

Maraknya kasus penyalah gunaan obat jenis PPC disejumlah daerah, membuat jajaran Polres Tegal Kota melakukan langkah antisipatif.


Peserta Tak Ikut Tes Malah Lolos, Panwaslu Kabupaten Tegal Ngaku Salah

Peserta Tak Ikut Tes Malah Lolos, Panwaslu Kabupaten Tegal Ngaku Salah

Panwaslu Kabupaten Tegal akui kesalahan ihwal entri data atau saat memasukkan data seorang peserta yang mengikuti tes tertulis calon Panswascam Talang.


Kepalanya Nyaris Gepeng, Bayi yang Dibuang Prematur dan Baru Berusia 2-3 Jam

Kepalanya Nyaris Gepeng, Bayi yang Dibuang Prematur dan Baru Berusia 2-3 Jam

Penemuan mayat bayi di lingkungan lingkungan RSUD Kabupaten Brebes, Selasa (19/9), membuat petugas dan pasien RSUD tersebut geger.


Rem Blong, Truk Boks Terguling usai Turuni Flyover Kretek

Rem Blong, Truk Boks Terguling usai Turuni Flyover Kretek

Insiden kecelakaan yang diakibatkan kendaraan mengalami rem blong, kembali terjadi di jalan utama Tegal-Purwokerto, ruas Bumiayu-Paguyangan.


Krisis Air Bersih di Pantura, Pemkab Tegal Diminta Jalin Kerjasama dengan Pemalang

Krisis Air Bersih di Pantura, Pemkab Tegal Diminta Jalin Kerjasama dengan Pemalang

Kalangan DPRD Kabupaten Tegal meminta Pemkab Tegal menjalin kerjasama dengan Pemkab Pemalang terkait krisis air bersih.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!