Lokal
Share this on:

Belum Berizin, Warga Protes Keberadaan Alat Berat

  • Belum Berizin, Warga Protes Keberadaan Alat Berat
  • Belum Berizin, Warga Protes Keberadaan Alat Berat

AMPELGADING - Sepanjang aliran Sungai Comal banyak dimanfaatkan warga untuk menggali batu dan pasir untuk dijadikan sumber mata pencaharian. Namun, adanya alat berat yangmasuk ke sungai itu mengakibatkan warga protes.

Diketahui, aliran Sungai Comal di Desa Tegalsari Timur Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang kini mengalami pendangkalan. Bebatuan pun berserakkan di sepanjang sungai dan medan yang landai.

Namun, itu mudah dilalui kendaraan seperti truk dan mobil untuk mengangkut batu dan pasir. Akibat adanya alat berat warga sekitar protes, karena ada seseorang yang mendatangkan alat berat untuk mengeruk dan mengangkut batu dan pasir dalam skala besar.

Warga beranggapan alat berat itu belum ada izin, sehingga mengganggu mereka terutama akses masuk ke lokasi yang merusak jalanan.

Dia mengatakan izin dari warga dan pemerintah desa tersebut tinggal diajukan ke Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Pemalang. Dengan demikian, menurut dia, tidak ada yang salah dirinya mendatangkan alat berat tersebut.

Warga yang memprotes keberadaan alat berat tersebut datang ke lokasi dan meminta penjelasan terkait hal tersebut. Selain itu, Kepala Desa Tegalsari Timur dan dan Kapolsek Ampelgading Dasuki maupun warga mendapat penjelasan terkait perizinan galian C yang dikeluarkan Pemkab Pemalang melalui KPPT.

Kepala Desa Tegalsari Timur Amik Setiyono mengatakan, pihaknya membenarkan bahwa izin itu sudah didapatkan dari warga dan pemerintah desa. ?Iya, memang benar izin lingkungan sekitar sudah kami ketahui. Namun izin tersebut salah satu syarat untuk pengurusan izin ke Pemkab Pemalang, bukan untuk memulai penambangan,? jelasnya.

Yang bersangkutan, lanjut dia, boleh melakukan aktivitas penambangan setelah izin dari Pemkab turun. Bukan malah mencuri star dengan mendatnkan alat berat ke lokasi penambangan.

Kapolsek Ampelgading AKP Heriyadi Noor menambahkan, untuk mengantisipasi adanya tindakan yang tidak diinginkan, pihaknya ikut mengawal protes warga tersebut. Dia mengatakan, warga sekitar agar tidak usah khawatir Sebab, pihaknya akan menindak tegas apabila penambangan berjalan sebelum mendapat izin dari Pemkab Pemalang keluar.

?Kami akan pantau dan melarang pengelola menjalankan alat berat untuk mengambil batu-batu di sungai,? terangnya. (rid/fat/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Ditangkap Jaksa, Kepala Dinas di Brebes Terancam Dipecat dengan Tidak Hormat

Ditangkap Jaksa, Kepala Dinas di Brebes Terancam Dipecat dengan Tidak Hormat

Kasus dugaan korupsi alat berat yang menyeret Kepala DKP Kabupaten Brebes, Tandi berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp1,2 miliar lebih.


Bank Indonesia Siapkan Rp379 Miliar Uang Baru

Bank Indonesia Siapkan Rp379 Miliar Uang Baru

Kebiasaan warga menukar uang baru menjelang lebaran, sudah diantisipasi Bank Indonesia (BI) Tegal.


Genangan Rob Meluas, Warga Emoh Dievakuasi

Genangan Rob Meluas, Warga Emoh Dievakuasi

Genangan air pasang yang mengepung warga semakin meluas.


Harus Cetak APK Sendiri, Paslon Umi-Ardie Protes KPU Tidak Adil

Harus Cetak APK Sendiri, Paslon Umi-Ardie Protes KPU Tidak Adil

Rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Umi Azizah-Sabilillah Ardi sebagai paslon pengganti Enthus Susmono.


Terendam Rob, Patani Melati Pantura Rugi Besar

Terendam Rob, Patani Melati Pantura Rugi Besar

Rob dan gelombang pasang tinggi merendam sebagian kebun melati milik warga Desa Demangharjo, Kecamatan Warureja.


Jempol, 211.465 Warga Kota Tegal Sudah Tercover Jaminan Kesehatan

Jempol, 211.465 Warga Kota Tegal Sudah Tercover Jaminan Kesehatan

Angka kepesertaan jaminan kesehatan warga Kota Tegal terbilang cukup tinggi.


Bukan Rem Blong, Kelebihan Berat Penyebab Truk Hilang Kendali

Bukan Rem Blong, Kelebihan Berat Penyebab Truk Hilang Kendali

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng, Senin (21/5), menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan truk maut.


Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat

Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat

Insiden kecelakaan truk maut di jalur utama Tegal-Purwokerto ruas Bumiayu-Paguyangan menyulut kekecewaan masyarakat.


Begini Kesaksian Warga saat Truk Tabrak 18 Motor dan 7 Rumah di Bumiayu

Begini Kesaksian Warga saat Truk Tabrak 18 Motor dan 7 Rumah di Bumiayu

Kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Tegal-Purwokerto, Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Minggu (20/5) sore.


Lipat Surat Suara Pilgub, KPU Rekrut Ratusan Ibu-ibu

Lipat Surat Suara Pilgub, KPU Rekrut Ratusan Ibu-ibu

Seratusan warga memadati kantor KPU Kota Tegal, Selasa (15/5) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!