Lokal
Share this on:

Catat! Orang Kaya Dilarang Pakai Gas Melon

  • Catat! Orang Kaya Dilarang Pakai Gas Melon
  • Catat! Orang Kaya Dilarang Pakai Gas Melon

Gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram dinilai masih belum sepenuhnya tepat sasaran.

BREBES - Gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram dinilai masih belum sepenuhnya tepat sasaran. Gas yang diperuntukkan untuk warga kurang mampu, namun nyatanya juga masih dinikmati oleh kalangan mampu.

Domestik Region IV Manager Pertamina MOR IV Piere J Wauran menyampaikan, pihaknya telah mengambil langkah antisipasi penggunaan elpiji non subsidi tersebut agar lebih tepat sasaran. Yakni dengan meluncurkan produk gas non subsidi Bright Gas ukuran 5,5 kg bagi kalangan yang sudah mampu.

Bright Gas 5,5 kg, menurutnya, merupakan varian baru yang melengkapi kemasan yang telah ada di pasar yaitu bright gas 12 kg. Ada tiga unggulan utama di bright gas 5,5 kg yakni lebih aman, lebih nyaman dan lebih terjangkau.

Pertamina juga memfasilitasi pelanggan yang hendak beralih menggunakan bright gas 5,5 kg, bisa melalui penukaran, Di antaranya 2 tabung LPG 3 kg dapat ditukarkan dengan 1 tabung bright 5,5 kg dengan menambah biasa konversi Rp38.000 plus harga refill.

"Kami arahkan yang sudah mampu agar tidak lagi menggunakan gas berubsidi, tapi harus menggunakan Gas Bright,"katanya saat deklarasi penggunaan LPG nonsubsidi di sela seminar Hari Ibu di Pendapa Bupati Brebes, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V dan DPC Hiswana Migas Kabupaten Brebes juga memberikan bantuan Bright Gas 5,5 kg kepada 30 PNS Pemkab Brebes.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Brebes yang telah mendukung program optimalisasi distribusi elpiji 3 kg ini. Semoga niat baik ini disambut baik oleh masyarakat dan menjadi inspirasi bagi pemkab lainnya. Sehingga LPG 3 kg dapat dinikmati khalayak yang benar benar membutuhkan,” imbuh Pierre.

Plt Bupati Brebes Budi Wibowo mengajak keluarga mampu dan dunia usaha untuk menggunakan elpiji non subsidi. Termasuk, kepada PNS di lingkungan Pemkab Brebes juga diperintahkan menggunakan LPG non subsidi berupa Bright Gas 5,5 kg. Langkah ini sebagai optimalisasi alokasi LPG 3 kg sebagai bahan bakar bersubsidi.

“Saya yakin, PNS bisa menjadi pelopor, panutan dan inspirasi bagi masyarakat dalam menggunakan energy secara bijak,” tandasnya. (ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pakai Dua Bus, HMI Tegal Wadul ke Presiden

Pakai Dua Bus, HMI Tegal Wadul ke Presiden

Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tegal berangkat menuju Jakarta, Rabu (26/4) dinihari.


Pendaki Gunung Slamet Dilarang Gunakan HP

Pendaki Gunung Slamet Dilarang Gunakan HP

Belajar dari musibah yang menewaskan sejumlah pendaki di Gunung Prahu, warga yang melakukan pendakian di Gunung Slamet diminta untuk waspada.


Begini Jadinya Jika Polwan Gelar Operasi Simpatik Pakai Busana Adat

Begini Jadinya Jika Polwan Gelar Operasi Simpatik Pakai Busana Adat

Ada yang tak biasa dalam operasi simpatik yang digelar jajaran Polres Tegal, Jumat (21/4).


2016 Lalu, di Brebes Ada 10 Ribu Orang Cari Kerja

2016 Lalu, di Brebes Ada 10 Ribu Orang Cari Kerja

Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Brebes kembali mengadakan job fair pada 21-22 April di Aula Universitas Muhadi Setiabudi (Umus).


2016, 20 Orang di Kecamatan Bumijawa Derita HIV

2016, 20 Orang di Kecamatan Bumijawa Derita HIV

Sedikitnya 20 orang asal Kecamatan Bumijawa terdeteksi terkena virus HIV.


Pemulung dari Brebes Ini, Pulang dari Jakarta Jalan Kaki Dorong Gerobak

Pemulung dari Brebes Ini, Pulang dari Jakarta Jalan Kaki Dorong Gerobak

Semua orang pasti menginginkan hidup layak. Baik itu untuk mencukupi kehidupan sehari-hari, atau pun sampai ingin memiliki rumah.


Ngaso Neng Panggonan Grak, Upacara HUT Kota Tegal Pakai Bahasa Tegalan

Ngaso Neng Panggonan Grak, Upacara HUT Kota Tegal Pakai Bahasa Tegalan

Memperingati hari jadi ke-437, Pemkot Tegal kembali menggelar upacara peringatan hari jadi (HUT) dengan menggunakan bahasa Tegalan.


Wali Kota Minta Pukul 18.00 TV dan Radio Dimatikan

Wali Kota Minta Pukul 18.00 TV dan Radio Dimatikan

Pemkot Tegal menyerukan seluruh orang tua bersama anak-anaknya untuk melakukan Gerakan 3B, yakni belajar, bermain, dan bercengkerama.


Di Kota Tegal, 75 WTS dan 6 Waria Positif HIV/AIDS

Di Kota Tegal, 75 WTS dan 6 Waria Positif HIV/AIDS

Data di Dinas Kesehatan Kota Tegal menunjukkan jumlah orang yang terdeteksi positif HIV/AIDS sejak 2008 hingga 2017 mengalami peningkatan.


Mau Ditutup kok Jumlah Penghuni Lokalisasi Malah Bertambah

Mau Ditutup kok Jumlah Penghuni Lokalisasi Malah Bertambah

Jumlah penghuni tiga komplek lokalisasi yang ada di pantura 350 orang. Namun setelah di data ulang, jumlah penghuni membengkak menjadi 428 orang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!