Lokal
Share this on:

Dagangan Sepi dan Merugi, PKL Trasa Minta Dipindah

  • Dagangan Sepi dan Merugi, PKL Trasa Minta Dipindah
  • Dagangan Sepi dan Merugi, PKL Trasa Minta Dipindah

Untuk keduakalinya, puluhan pedagang yang tergabung dalam Barisan Pedagang Kaki Lima Malam Slawi mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Tegal.

SLAWI - Untuk keduakalinya, puluhan pedagang yang tergabung dalam Barisan Pedagang Kaki Lima Malam Slawi (Bang Kalis) mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Tegal. Kali ini, mereka ditemui langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tegal A. Firdaus Assyairozi yang didampingi anggota Komisi II, Bakhrun, dan Tarmudi, di Ruang Rapat Ketua DPRD, kemarin.

Dalam pertemuan itu, para Pedagang Kaki Lima (PKL) tetap ngotot untuk dipindahkan lagi ke tempat semula. Mereka sebelumnya direlokasi dari Jalan Letjen Suprapto Slawi menuju Taman Rakyat Slawi Ayu (Trasa).

Setelah berjualan di Trasa selama sekitar 3 bulan, mereka mengaku sepi dan kian terpuruk. Mengenai hal itu, DPRD Kabupaten Tegal akan segera mengundang Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Pasar pada pekan ini.

“Kami minta Komisi II untuk memanggil Dinas Perdagangan dan Satpol PP. Ini agar segera mendapatkan solusinya,” kata Ketua DPRD Kabupaten Tegal A. Firdaus Assyairozi.

Firdaus menjelaskan, sebenarnya penertiban di Jalan Letjen Suprapto bertujuan supaya tidak terjadi kemacetan, dan kekumuhan. Selama ini, keberadaan PKL di jalan itu telah membuat jalan menyempit.

Namun, setelah dilakukan penertiban, jalan itu sudah lancar. Meski demikian, Firdaus tetap akan mencarikan solusinya supaya para PKL Bang Kalis ini bisa tetap berjualan.

"Kami akan mencarikan solusinya, yang penting tidak melanggar aturan," kata pentolan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tegal ini.

Ketua Bang Kalis Riyadi (45), menuturkan, pemindahan PKL di Jalan Letjen Suprapto dinilai diskriminasi. Sebab, hingga kini masih banyak pedagang malam yang mangkal di sebelah barat Jalan Letjen Suprapto. Seharusnya, pedagang itu juga diusir agar adil. Karena itu, sebanyak 40 pedagang yang masuk Bang Kalis, minta untuk dikembalikan ke Jalan Letjen Suprapto.

“Kalau malam hari, tidak mengganggu lalu lintas. Kami siap mentaati aturan jika dikabulkan untuk kembali ke Jalan Letjen Suprapto,” ujarnya.

Bendahara Bang Kalis Kusmanto menjelaskan, lokasi PKL yang berada di belakang panggung Trasa dinilai kurang strategis. PKL ditempatkan di lapak yang berukuran 1,5 x 4 meter, dan tempatnya berada di sebelah sungai. Letak PKL juga berada di bawah, sehingga pengunjung enggan melewati tangga untuk ke lokasi PKL.

“Selama tiga bulan jualan di Trasa, kami selalu rugi. Bahkan, harus mencari modal dengan meminjam kepada rentenir,” ujarnya. (yer/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diiming-imingi Pulsa dan Uang Jajan, ABG Cabuli Sepupunya selama 10 Bulan

Diiming-imingi Pulsa dan Uang Jajan, ABG Cabuli Sepupunya selama 10 Bulan

Sungguh bejat apa yang dilakukan YF (20), warga Debong Lor Kota Tegal.


Berada di Luar Kantor saat Jam Kerja, PNS dan Honorer Ditangkap Satpol PP

Berada di Luar Kantor saat Jam Kerja, PNS dan Honorer Ditangkap Satpol PP

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Tegal terjaring razia petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal, kemarin.


Tuang Pertamax ke dalam Botol, Dua Rumah Terbakar

Tuang Pertamax ke dalam Botol, Dua Rumah Terbakar

Rumah milik Waridin dan Darmi, warga Desa Surajaya RT 1 RW 6 Kecamatan Pemalang kebakaran.


Pimen Kiye Rah, di Pemalang Banyak Tower Ilegal

Pimen Kiye Rah, di Pemalang Banyak Tower Ilegal

Pembangunan tower dinilai sering mengabaikan perizinan dan masyarakat di lingkungan tower tersebut.


Sekda Baru Minta Sinergitas dan Kerja Sama yang Baik

Sekda Baru Minta Sinergitas dan Kerja Sama yang Baik

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono akhirnya resmi dilantik menggantikan Haron Bagas Prakosa.


Persoalan Akper Tinggal Tunggu Visitasi dan Pelimpahan Aset

Persoalan Akper Tinggal Tunggu Visitasi dan Pelimpahan Aset

Pemkot Tegal memastikan surat permohonan merger Akper Pemkot Tegal kepada Kemenkes sudah dikirim


Ricuh saat Halang-halangi Mobil Wali Kota, Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong

Ricuh saat Halang-halangi Mobil Wali Kota, Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong

Aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal, Jumat (24/3)


Diganti dr Joko, Bagas Minta Maaf pada Cleaning Service Setda

Diganti dr Joko, Bagas Minta Maaf pada Cleaning Service Setda

Setelah tidak lagi menjabat sebagai sekda, Haron Bagas Prakosa menempati pos baru sebagai staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia.


PAC Desak Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes Secepatnya Dicopot

PAC Desak Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes Secepatnya Dicopot

Fungsionaris PAC dan kader PDI Perjuangan Kabupaten Brebes kembali melakukan audiensi ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes.


Ini 13 Tuntutan Warga Desa Tonggara ke PT. Waskita

Ini 13 Tuntutan Warga Desa Tonggara ke PT. Waskita

Meski belum ditemui oleh pihak PT Waskita dan para pemilik Koari masyarakat yang menggelar aksi unjuk rasa tetap menyampaikan tuntutannya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!