Lokal
Share this on:

DAK Rp28 Miliar Gagal Cair, Kontraktor Geruduk Kantor Bupati

  • DAK Rp28 Miliar Gagal Cair, Kontraktor Geruduk Kantor Bupati
  • DAK Rp28 Miliar Gagal Cair, Kontraktor Geruduk Kantor Bupati

BREBES - Anggaran proyek pembangunan di Kabupaten Brebes 2016 senilai total Rp26 miliaran gagal dicairkan. Kondisi tersebut membuat perusahaan kontraktor rekanan penggarap kelabakan.

Selain menanggung kerugian yang tidak sedikit, mereka juga terjerat hutang termasuk para pekerja yang belum dibayarkan. Informasi yang terhimpun pekerjaan yang belum terbayarkan itu mencapai Rp26 miliar dari kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Total perusahaan rekanan yang terlibat dalam pekerjaan tersebut mencapai 31 perusahaan. Kontraktor-kontraktor tersebut mengeruduk Kantor Bupati Brebes di Jalan P. Diponegoro, kemarin.

Para kontraktor yang mengatasnamakan Forum Rekanan Belum Dibayar (FRBD) Kabupaten Brebes itu menuntut agar hasil pekerjaan yang telah diselesaikannya di tahun lalu itu segera dibayarkan. Akibat tak kunjung dibayarnya pekerjaan itu, mereka mengalami kerugian besar.

Di sisi lain, banyak pekerja yang terpaksa juga belum menerima upah karena menunggu pencairan tersebut. Mereka diterima langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Brebes Emastoni Ezam di ruang kerjanya.

"Kami datang ke sini untuk meminta kejelasan dan kepastian kapan pekerjaan yang sudah kami selesaikan ini dibayar," keta Sutrisno (50), perwakilan kontraktor.

Mewakili 31 perusahaan kontraktor pekerjaan yang belum terbayarkan itu, Sutrisno mengadu, akibat belum dibayarkannya pekerjaan tersebut, nasib ratusan buruh bangunan memprihatinkan akibat belum menerima upah.

Tak hanya itu, distributor material bangunan juga belum dilunasi. Bahkan, para kontraktor juga harus menanggung beban bunga bank dari pinjaman uang yang digunakan untuk melaksanakan proyek tersebut.

"Hampir setiap hari kami didatangi para pekerja yang meminta upah, sementara pekerjaan kami hingga kini belum juga dibayar. Ini membuat kami tidak tenang," terangnya.

Selain ke Sekda, para kontraktor juga berencana dalam waktu dekat akan menggeruduk gedung DPRD untuk menemui wakil rakyat terkait masalah tersebut. Bahkan, masa yang dilibatkan akan lebih banyak.

Sementara Sekda Brebes Emastoni Ezam mengaku sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi tersebut. Itu lantatan dipicu akibat adanya kebijakan baru dari pemerintah pusat.

Proyek yang bersumber dari DAK tersebut ternyata dibayarkan dengan menggambil alokasi dari Dana Alokasi Umum (DAU). Aturan itu berdasarkan peraturan Menteri Keuangan, sehingga harus dilaksanakan.

Meski tidak dibayarkan oleh DAK, Pemkab Brebes akan mengupayakan untuk membayar kegiatan dari DAK fisik tersebut melalui APBD Kabupaten Brebes. Bahkan, pihaknya juga telah meminta DPRD untuk membahas persoalan dibahas dalam Badan Anggaran, sehingga pekerjaan para kontraktor itu dapat dibayarkan.

"Persoalan ini bulan hanya menjadi tanggung jawab eksekutif, tetapi juga legislatif. Sehingga kami juga sedang berkoordinasi dengan legislatif agar pekerjaan itu segera dibayarkan secepatnya," ujar Sekda.

Jika anggaran Rp28 miliar tersebut akan dibebankan ke APBD, pihaknya akan melakukan rasionalisasi. "Total pembayaran proyek DAK ini mencapai Rp28 miliar, yang menjadi beban Pemkab Pemkab Brebes. Saat ini kami tengah melaksanakan rasionalisasi anggaran sehingga bisa untuk membayar proyek tersebut," pungkasnya. (ism/har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ardie: Pilihan Anda Tentukan Nasib Kemajuan Kabupaten Tegal

Ardie: Pilihan Anda Tentukan Nasib Kemajuan Kabupaten Tegal

Pasangan calon bupati dan wakil bupati tegal nomor 3 Umi Azizah-Sabilillah Ardie menggelar Mudik Bareng Umi-Ardie bersama komunitas PWTB.


Kiai Ahmad: Umi-Ardie calon Pemimpin yang Tepat

Kiai Ahmad: Umi-Ardie calon Pemimpin yang Tepat

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Tegal Umi Azizah dan Sabilillah Ardie mengunjungi Khotmil Qutub Balagh Romadhon.


Sugeng Rawuh, Kabupaten Tegal Siap Sambut Pemudik

Sugeng Rawuh, Kabupaten Tegal Siap Sambut Pemudik

Pjs Bupati Tegal Sinoeng N. Rachmadi memastikan kesiapan Kabupaten Tegal menyambut pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya masing-masing.


Teruskan Cita-cita Suaminya, Istri Ki Enthus Susmono Nyaleg

Teruskan Cita-cita Suaminya, Istri Ki Enthus Susmono Nyaleg

Istri mantan Bupati Tegal Enthus Susmono, Nurlaela mengikuti jejak almarhum suaminya itu terjun ke dunia politik.


Ardie Bidik Kemajuan Prestasi Olahraga di Kabupaten Tegal

Ardie Bidik Kemajuan Prestasi Olahraga di Kabupaten Tegal

Calon wakil bupati (cawabup) Tegal Sabilillah Ardie mulai dikenal luas berbagai kalangan, utamanya generasi milenial.


Ardie Siap Jadikan Kabupaten Tegal Bumi Sholawat

Ardie Siap Jadikan Kabupaten Tegal Bumi Sholawat

Calon Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie merasa terhormat bisa berkumpul dengan para pecinta sholawat.


Rangkul Generasi Milenial, Ardie Siap Berdayakan Kembangkan Ekonomi Kreatif

Rangkul Generasi Milenial, Ardie Siap Berdayakan Kembangkan Ekonomi Kreatif

Bagi calon wakil bupati (cawabup) tegal Sabilillah Ardie, pemilih pemula yang mayoritas berasal dari generasi milenial harus dirangkul.


6 Juni, THR 10.502 PNS dan Honorer BerSK Bupati di Brebes Cair

6 Juni, THR 10.502 PNS dan Honorer BerSK Bupati di Brebes Cair

Awal bulan depan, tunjangan hari raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai honorer di lingkungan Pemkab Brebes dipastikan cair.


Umi-Ardie Ditetapkan, KPU Cetak Lagi 1,1 Juta Surat Suara Pilbup

Umi-Ardie Ditetapkan, KPU Cetak Lagi 1,1 Juta Surat Suara Pilbup

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal mulai mencetak lagi surat suara untuk pemilihan bupati (pilbup) Tegal.


Sasar Generasi Milenial, Sabilillah Ardie Gelar Nobar Final Liga Champions

Sasar Generasi Milenial, Sabilillah Ardie Gelar Nobar Final Liga Champions

Calon wakil bupati tegal yang diusung PKB Sabilillah Ardie, Minggu (27/5) dinihari WIB, menggelar nonton bareng (nobar) final Liga Champions.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!