Lokal
Share this on:

Di Brebes, Tiga Bulan Ada 101 Kasus Demam Berdarah

  • Di Brebes, Tiga Bulan Ada 101 Kasus Demam Berdarah
  • Di Brebes, Tiga Bulan Ada 101 Kasus Demam Berdarah

BREBES - Tingginya instens hujan selama tiga bulan ini membuat kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Brebes meningkat. Dinas Kesehatan setempat mencatat sedikitnya ada 101 kasus DBD dengan satu korban meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aides Aegepthy tersebut.

"Sejak Januari hingga Maret ini, atau baru tiga bulan tercatat sebanyak 101 warga yang terserang DBD, dan satu pasein meninggal dunia," kata Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Brebes dr Sri Gunadi Parwoko, kemarin.

Meski secara angka cukup tinggi, namun jika dibandingkan dengan kejadian serupa pada tiga bulan pertama di tahun 2016 lalu, tahun ini jumlahnya cukup menurun tajam. Sebab, tahun lalu tercatat sebanyak 215 warga yang terserang DBD dengan 6 penderita di antaranya meninggal dunia.

"Tahun ini kasusnya jauh menurun, begitu pun korban juga turun," terang dia.

Meski sama-sama musim penghujan, namun tahun ini kasus dan korban DBD meninggal lebih sedikit. Dari hasil evaluasi yang dilakukan, menurut Gunadi, penurunan ini menandakan sejumlah program yang sudah dicanangkan sudah mulai berjalan.

"Ada beberapa program yang sudah berjalan, diantaranya gerakan siswa pemantau jentik (Sipetik). Selain itu, tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya juga terus meningkat," jelasnya.

Menurut Gunadi, pihaknya juga akan melakukan program terobosan lain untuk menekan penyebaran DBD ini, diantaranya adalah program gerakan ketuk pintu. Program ini akan menerjunkan sedikitnya 8.000 kader kesehatan. Termasuk seluruh personel di bidang kesehatan, dari mulai posyandu, puskesmas dan Dinas Kesehatan juga akan dilibatkan.

Para petugas yang diterjunkan itu nantinya bertugas mendatangi rumah warga di lingkungannya dan salah satunya meningatkan terkait upaya gerakan menguras, menutup, dan mengubur (3M).

"Kami melalui program ketuk pintu ini arahnya agar petugas puskesmas atau Dinas Kesehatan tidak hanya duduk di belakang meja, tetapi turun langsung ke lapangan. Begitu datang ke rumah sasaran, petugas mengingatkan apakah bak mandi sudah dikuras, di antaranya seperti itu. Kami berharap ini akan semakin menekan jumlah penderita DBD," paparnya.(ism/har/zul)

Berita Sebelumnya

Orang Gila pun Harus Punya KTP-el
Orang Gila pun Harus Punya KTP-el

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tunggu Rapat Antar Menteri, Keputusan Merger Pemkot Tegal Belum Ada

Tunggu Rapat Antar Menteri, Keputusan Merger Pemkot Tegal Belum Ada

Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal telah menjalani visitasi sebagai salah satu persyaratan merger atau penggabungan ke Kemenkes.


Ternyata Dua Terduga Teroris Slawi yang Ditangkap Masih Kerabat

Ternyata Dua Terduga Teroris Slawi yang Ditangkap Masih Kerabat

Setelah hampir dua bulan terakhir melakukan pemantauan, Densus 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil meringkus dua terduga teroris di dua tempat berbeda.


Disegel tapi Nekat Beroperasional, Kafe Bodong Dikepung Warga

Disegel tapi Nekat Beroperasional, Kafe Bodong Dikepung Warga

Ratusan warga Desa Sumurjomblangbogo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan kembali menggeruduk tempat hiburan yang ada di lingkungannya.


Awas! Bubuk Daur Ulang Makanan Kedaluwarsa Dipakai untuk Bumbu Jajanan

Awas! Bubuk Daur Ulang Makanan Kedaluwarsa Dipakai untuk Bumbu Jajanan

Terungkapnya kasus produksi makanan rekondisi dari bahan yang telah kedaluwarsa oleh jajaran Satreskrim Polres Tegal kemarin membuat publik tersentak.


Duh, Ada Ribuan Reklame Tak Kantongi Izin dan Salahi Aturan

Duh, Ada Ribuan Reklame Tak Kantongi Izin dan Salahi Aturan

Keberadaan reklame yang dipasang di sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal banyak yang tak berijin dan menyalahi aturan pemasangan.


Bejat! Tiga Tahun, Ayah Tega Cabuli Anak Kandungnya

Bejat! Tiga Tahun, Ayah Tega Cabuli Anak Kandungnya

Bejat benar perbuatan Tohari (54), warga Desa Tanggeran Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes ini.


Tak Ada Regulasinya, Ojek Pangkalan dan Online Diminta Bagi-bagi Rejeki

Tak Ada Regulasinya, Ojek Pangkalan dan Online Diminta Bagi-bagi Rejeki

Terkait, angkutan sepeda motor (ojek) baik konvensional ataupun online hingga saat ini belum ada regulasi yang mengaturnya.


Lapas Tegal Dititipi Napi Terorisme, Kapolres Ajak Kembali ke NKRI

Lapas Tegal Dititipi Napi Terorisme, Kapolres Ajak Kembali ke NKRI

Salah seorang narapidana kasus terorisme dari rumah tahanan (Rutan) Salemba Jakarta Pusat dititipkan di Lapas Kelas II B Tegal.


Ada Tunggakan Parkir Rp250 Juta, DPRD Bentuk Pansus Lagi

Ada Tunggakan Parkir Rp250 Juta, DPRD Bentuk Pansus Lagi

Panitia khusus (Pansus) tentang retribusi parkir tepi jalan akan dibentuk lagi.


Nyolong 400 Kilogram Cumi-cumi, Tiga Maling Dibekuk

Nyolong 400 Kilogram Cumi-cumi, Tiga Maling Dibekuk

Seorang penjaga malam dan dua nelayan dibekuk polisi Pelabuhan Kota Tegal, karena mencuri ratusan kilogram cumi-cumi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!