• Home
  • Berita Lokal
  • Diambil Alih BKSDA, Masuk Pancuran 13 Guci Ditariki Retribusi Lagi

Lokal
Share this on:

Diambil Alih BKSDA, Masuk Pancuran 13 Guci Ditariki Retribusi Lagi

  • Diambil Alih BKSDA, Masuk Pancuran 13 Guci Ditariki Retribusi Lagi
  • Diambil Alih BKSDA, Masuk Pancuran 13 Guci Ditariki Retribusi Lagi

SLAWI - Pengunjung Obyek Wisata Guci di Kabupaten Tegal harus bersiap-siap merogoh koceknya lebih dalam. Rencananya ntuk masuk ke sejumlah obyek yang berada di dalamnya, pengunjung bakal dikenai retribusi tambahan.

Itu menyusul adanya pengambilalihan kawasan yang menjadi cagar alam. Di mana obyek yak berada di kawasan tersebut akan dikelola Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Obyek Wisata Guci Abdul Haris mengatakan sesuai aturan Kementerian Kehutanan, kawasan berstatus cagar alam tidak boleh dikelola untuk kegiatan atau aktivitas komersil. Kecuali ada pemasukan sebagai penghasilan negara bukan pajak (PNBP).

?Tidak semua kawasan akan diambil alih oleh BKSDA. Kawasan yang akan diambil alih itu meliputi pancuran 13 dan kolam renang Barokah,? katanya.

Menurut Haris, luas kawasan cagar alam yang berada di kompleks Guci 2,29 hektare. Dengan pengambilalihan tersebut, nantinya wisatawan yang akan ke kawasan pancuran 13 akan ditarik retribusi tersendiri. Penarikan akan dilakukan oleh petugas BKSDA.

?Pemkab sebelumnya sudah meminta ke Kementerian Kehutanan? agar kawasan cagar alam itu bisa jadi taman wisata alam. Kementerian Hutan mengijinkan asal ada PNBP. Nah ini pelaksanaan aturan itu," jelas Haris.

Menurut Haris, nantinya, pengunjung akan ditarik dua kali retribusi. Di loket dan di pancuran 13 kalau mau ke lokasi itu.

?Kami belum mengetahui kapan pemberlakuan retribusi tersebut mulai dilakukan. Termasuk besaran retribusi. Saat ini kami masih menunggu dari BKSDA kapan waktunya. Yang jelas dalam waktu dekat ini," ucapnya.

Haris berharap pemberlakuan retribusi tersebut tidak mengurangi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Guci, khususnya yang berniat menikmati sensasi air panas di pancuran 13. (muj/zul)


Berita Sejenis

Mulai Maret, Masuk Guci Pakai e-Ticketing

Mulai Maret, Masuk Guci Pakai e-Ticketing

Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci Bumijawa Kabupaten Tegal sudah siap menerapkan tiket elektronik atau e-ticketing untuk pengunjung.


Jalur Pantura: Habis Hujan, Terbitlah Lubang

Jalur Pantura: Habis Hujan, Terbitlah Lubang

Pascadiguyur hujan lebat selama sepekan terakhir, kondisi jalur pantura yang masuk dalam wilayah Kecamatan Suradadi hingga Warureja dipenuhi lubang.


Rekam Hubungan Intimnya, Pelaku Peras dan Intimi Lagi Korbannya

Rekam Hubungan Intimnya, Pelaku Peras dan Intimi Lagi Korbannya

Sungguh bejat apa yang dilakukan Sr (29), warga Dukuh Brengkok Desa Penujah Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal ini.


Guci Longsor, Satu Vila Ambruk

Guci Longsor, Satu Vila Ambruk

Hujan deras yang turun di sekitar Obyek Wisata Guci dan sekitarnya sejak, Minggu (11/2) pukul 15.30 sore, menyebabkan longsor.


Pengunjung Guci Dilarang Mendekat Sungai

Pengunjung Guci Dilarang Mendekat Sungai

Pengelola obyek wisata Guci Bumijawa Kabupten Tegal memastikan kondisi Guci aman dikunjungi meski cuaca ekstrim melanda sejumlah wilayah.


Video Guci Banjir Bandang Hoax, Guci Aman

Video Guci Banjir Bandang Hoax, Guci Aman

Ramai beredar di media sosial video yang menggambarkan kondisi debit air sungai di pancuran 13 obyek wisata Guci, hal itu tidak benar dan kondisi Guci aman.


Dodol Keranjang Jajanan Sakral Imlek

Dodol Keranjang Jajanan Sakral Imlek

Perayaan Imlek tinggal sebentar lagi. Di tengah persiapannya, tradisi perayaan tahun baru Imlek juga tampak dari hidangan kue yang disajikan.


Ditilang Polisi, Ratusan Kendaraan Belum Diambil

Ditilang Polisi, Ratusan Kendaraan Belum Diambil

Ratusan kendaraan sebagai barang bukti hasil tindakan pelanggaran tilang yang dilakukan Satlantas Polres Brebes menumpuk lantaran belum diambil oleh pemiliknya.


Biaya Kesehatan 17.064 Warga Miskin Dibayari Pemkot Tegal

Biaya Kesehatan 17.064 Warga Miskin Dibayari Pemkot Tegal

17.064 warga miskin di Kota Tegal yang belum tercover Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan ditanggung Pemkot Tegal, untuk bisa masuk dalam program JKN.


Dipanggil Panwaslu, Ketua KPU Kota Tegal Ditanyai 12 Hal

Dipanggil Panwaslu, Ketua KPU Kota Tegal Ditanyai 12 Hal

KPU Kota Tegal menanggapi laporan dari masyarakat yang masuk ke Panwaslu terkait dugaan ketidaksesuaian berkas persyaratan paslon wali kota dan wakil wali kota.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!