Lokal
Share this on:

Diduga Masih Beroperasi, Eks Lokalisasi Peleman Dikosek Polisi

  • Diduga Masih Beroperasi, Eks Lokalisasi Peleman Dikosek Polisi
  • Diduga Masih Beroperasi, Eks Lokalisasi Peleman Dikosek Polisi

SURADADI - Praktik prostitusi di eks Lokalisasi Peleman Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal ditengarai masih terjadi. Padahal kawasan bisnis esek-esek tersebut sudah ditutup permanen oleh Pemkab Tegal.

Itu diperkuat dengan banyaknya laporan dari masyarakat terkait aktifitas malam tempat tersebut. Tak mau kecolongan, Satreskrim Polres Tegal melakukan razia, Kamis (15/6) dinihari WIB.

Hasilnya, sejumlah orang yang diduga masih melakukan bisnis tersebut diamankan dari lokasi. Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo mengatakan kegiatan razia sengaja dilakukan di bulan Ramadan.

Itu untuk memberikan kenyamanan kepada umat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa sehingga nisa kusyuk.

"Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk membersihkan wilayah dari penyakit masyarakat yang meresahkan. Ini juga sebagai agar pemudik merasakan kenyamanan saat kembali ke kampung halaman," katanya.

Bambang mengatakan kegiatan pada malam itu dibagi menjadi 3 titik, pantura, wilayah tengah dan selatan. Dengan sasaran yakni penyakit masyarakat seperti prostitusi, premanisme, parkir liar dan kejahatan lainnya.

"Untuk di wilayah Pantura, kita sengaja menggelar di Peleman. Sebab, banyak aduan dari masyarakat kalau tempat itu masih ada akifitas yang mengarah kepada prostitusi. Meskipun tempat tersebut telah resmi ditutup petugas," tandasnya.

Bambang menambahkan, dari lokali sasi tersebut, pihaknya terpaksa mengamankan sejumlah orang karena tidak dapat menunjukan identitas. Selain itu, pihaknya juga mengamankan minuman keras berbagai merek. (muj/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Kerap Palak Sopir, 15 Anjal Diamankan Polisi

Kerap Palak Sopir, 15 Anjal Diamankan Polisi

Lantaran kerap meminta uang kepada pengguna jalan raya, sedikitnya 15 anak jalanan (anjal) diamankan Satuan Sabhara Polres Tegal Kota.


Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pekerja pabrik teh 2 Tang Adiwerna Kabupaten Tegal sempat menggelar aksi unjuk rasa dan mogok kerja untuk menuntut pembayaran upah sesuai UMK.


Tarif Dikurangi 50 Persen Lebih, Pengojek Online Log Out Akun

Tarif Dikurangi 50 Persen Lebih, Pengojek Online Log Out Akun

Masih mogoknya ojek online atau daring di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya, Rabu (18/4), ternyata cukup membuat repot penggunanya.


Alat Perekaman Kurang, Pemohon KTP-el Masih Antre

Alat Perekaman Kurang, Pemohon KTP-el Masih Antre

Pemohon KTP elektronik atau KTP-el di tiap kecamatan di Kabupaten Brebes selalu penuh.


Ketati Peredaran Miras, Polisi Gencarkan Razia

Ketati Peredaran Miras, Polisi Gencarkan Razia

Ratusan botol minuman keras berbagai merk dan ukuran di wilayah hukum Kepolisian Resor Tegal Kota disita petugas dari sejumlah lokasi, Sabtu (14/4) lalu.


198 SMP di Brebes Masih Unas Pakai Kertas

198 SMP di Brebes Masih Unas Pakai Kertas

Berbeda dengan sekolah tingkat menengah atas, pelaksanaan ujian nasional (unas) tahun 2018 tingkat SMP/MTs di Kabupaten Brebes tak seragam.


Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Korban Dugaan Bully Membaik

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Korban Dugaan Bully Membaik

Seorang siswa kelas 5 sebuah sekolah dasar di Kota Tegal diduga menjadi korban bullying yang dilakukan teman-teman sekelasnya saat jam pelajaran berlangsung.


Gondol Uang Rp300 Juta, Polisi Kumpulkan CCTV di Jalur yang Dilewati Begal

Gondol Uang Rp300 Juta, Polisi Kumpulkan CCTV di Jalur yang Dilewati Begal

Kasus pembegalan yang menimpa H. Sultoni, warga Jalan Sepat Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal terus diusut jajaran Polsek Tegal Barat.


STNK Anda Telat Dipajaki, Siap-siap Saja Ditilang

STNK Anda Telat Dipajaki, Siap-siap Saja Ditilang

Masih rendahnya wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor, disikapi UPPD Samsat Slawi dengan mengencarkan razia.


Diduga Minta Jatah Proyek Dana Desa, Kades di Brebes Dipenjara

Diduga Minta Jatah Proyek Dana Desa, Kades di Brebes Dipenjara

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Brebes menahan Kepala Desa (Kades) Cipelem Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Alifudin, Selasa (27/3) lalu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!