• Home
  • Berita Lokal
  • Diduga Masuk Rekening Pribadi Pejabat, Ganti Rugi Lahan IPAL Disoal

Lokal
Share this on:

Diduga Masuk Rekening Pribadi Pejabat, Ganti Rugi Lahan IPAL Disoal

  • Diduga Masuk Rekening Pribadi Pejabat, Ganti Rugi Lahan IPAL Disoal
  • Diduga Masuk Rekening Pribadi Pejabat, Ganti Rugi Lahan IPAL Disoal

Ilustrasi.

ADIWERNA - Proses ganti rugi lahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) perajin tahu yang terimbas proyek jalan Tol Trans Jawa memunculkan permasalahan baru. Ini lantaran mencuatnya dugaan uang ganti rugi tersebut masuk ke rekening pribadi dan bukan pada rekening desa.

Permasalahan ini memicu Paguyuban Perajin Tahu Berkah Lestari Dukuh Pesalakan Desa Adiwerna mendesak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat untuk menggelar musyawarah desa dengan mengundang pejabat pemerintahan desa.

Ketua Paguyuban Perajin Tahu Berkah Lestari Samiun mengatakan, di tahun 2000, pihak pemerintah pusat hendak memberi bantuan instalasi IPAL biogas untuk limbah tahu dengan syarat desa harus mempersiapkan lahannya.

"Saat itu proses persiapan bantuan pusat dijembatani provinsi dan Pemkab Tegal. Pihak pemerintah desa bersama paguyuban mengajukan tanah atau lahan yang sudah siap di tiga tempat,? terangnya, kemarin.

Kades Masturoh yang saat itu menjabat, tambah Samuiun, memberikan tiga bidang tanah kas desa untuk mendukung pemberian bantuan pusat berupa instalasi pengolahan limbah tahu menjadi biogas. Ditegaskan pula, kades saat itu menyatakan ke-3 bidang tanah kas desa tersebut sudah bersertifikat.

Permasalahan muncul saat proyek pembangunan jalan Tol Trans Jawa. Menurutnya, paguyuban sama sekali tidak diajak berembuk dengan pejabat kepala desa.

"Saat itu kami hanya fokus pada keberadaan IPAL dan saluran limbah perajin. Kami tidak diajak berembuk soal ganti rugi lahan yang terimbas proyek tol," tambah dia.

Saat klarifikasi dengan pejabat kades terdahulu yang masih dijabat Khumedi, diketahui status tanah IPAL ternyata masih atas nama perorangan. Termasuk milik H. Asmuari yang terimbas proyek tol. Namun saat dilakukan pendataan, yang bersangkutan telah memberikan tanah tersebut kepada negara untuk menjadi tanah kas desa.

Kini di bawah kepemimpinan pejabat kepala desa baru, Sutrisno, tanah yang sebelumnya sudah diserahkan untuk kas desa diduga sudah berganti kepemilikan menjadi milik pribadi salah satu pejabat di Kabupaten Tegal.

"Dan informasi yang berkembang, uang ganti rugi sudah dibayarkan pihak pelaksana proyek Tol Trans Jawa melalui rekening pribadi," ujarnya.

Paguyuban meminta pemerintah desa segera menyertifikatkan tanah yang ada, mengingat bangunan IPAL tahu menjadi tanah milik kas desa untuk penyelamatan aset.

Ketua BPD Adiwerna Firdaus melalui sekretarisnya, Sucipto mengaku, bakal melakukan rapat musyawarah desa dengan mengundang pejabat kepala desa guna mengklarifikasi informasi yang berkembang.

"Kami akan undang pejabat kepala desa berikut ketua paguyuban perajin tahu berkaitan dengan proses pembayaran ganti rugi lahan IPAL imbas dari proyek tol yang diduga masuk ke rekening seseorang, dan bukan masuk rekening kas desa," tegasnya. (her/ima/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bangunan Dibongkar, Warga Tuntut Ganti Rugi

Bangunan Dibongkar, Warga Tuntut Ganti Rugi

Sejumlah warga Desa Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal menuntut ganti rugi.


Istri Disms, Suami Bacok Teman Istrinya

Istri Disms, Suami Bacok Teman Istrinya

Diduga karena cemburu istrinya SMS-an dengan pria lain, Andi Setiaji alias Kendhil (28), nekat membacok seorang pria yang juga teman istrinya.


Dua Pejabat Kabupaten Tembus Lelang Terbuka Jabatan di Kota Tegal

Dua Pejabat Kabupaten Tembus Lelang Terbuka Jabatan di Kota Tegal

Dua pejabat dari Kabupaten Tegal, Imam Masykur dan Dadang Darusman termasuk di antara 27 nama kandidat terbaik.


Old and New, Polres Tegal Lakukan Penyekatan

Old and New, Polres Tegal Lakukan Penyekatan

Polres Tegal akan melakukan penyekatan di jalur masuk wilayah Kabupaten Tegal menjelang momen perayaan pergantian tahun untuk mencegah terjadinya gangguan keama


Diduga Jadi Pengurus Parpol, Pamong Dipanggil Panwas

Diduga Jadi Pengurus Parpol, Pamong Dipanggil Panwas

Seorang Perangkat Desa Siandong Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Dunarso, memenuhi undangan klarifikasi Panwascam Larangan.


Malam Nanti Puncak Arus Balik, Brexit Buka Dua Gardu Masuk

Malam Nanti Puncak Arus Balik, Brexit Buka Dua Gardu Masuk

Puncak arus balik libur natal tahun ini diprediksi bakal terjadi Selasa (26/12) malam nanti.


Setahun, Di Kabupaten Tegal Ada 3.675 Kasus Gugat Cerai

Setahun, Di Kabupaten Tegal Ada 3.675 Kasus Gugat Cerai

Memasuki akhir tahun 2017, angka perkara gugatan cerai yang masuk di Pengadilan Agama (PA) Slawi kelas I B meningkat dibanding tahun sebelumnya.


Diduga Selingkuh Hingga Palsukan Dokumen, Tiga Pejabat Dilaporkan ke Inspektorat

Diduga Selingkuh Hingga Palsukan Dokumen, Tiga Pejabat Dilaporkan ke Inspektorat

Tiga pejabat di lingkungan Pemkab Tegal dilaporkan ke Inspektorat setempat sepanjang 2017. Mereka dilaporkan karena diduga melanggar disiplin PNS.


Pengunjung Overload, Guci Butuh Lahan Parkir Baru

Pengunjung Overload, Guci Butuh Lahan Parkir Baru

Obyek wisata Guci Kabupaten Tegal menjadi primadona masyarakat di Kabupaten Tegal dan sekitarnya, bahkan luar daerah untuk berlibur.


Beli Rokok, Seorang Pria Ternyata Pengedar Uang Palsu

Beli Rokok, Seorang Pria Ternyata Pengedar Uang Palsu

Jajaran Polsek Suradadi berhasil mengamankan seorang pria yang diduga mengedarkan uang palsu, Minggu (17/12).



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!