Lokal
Share this on:

Digigit Nyamuk, Tiga Orang Meninggal

  • Digigit Nyamuk, Tiga Orang Meninggal
  • Digigit Nyamuk, Tiga Orang Meninggal

SLAWI - Memasuki bulan kelima 2017, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Tegal sudah terjadi sebanyak 121 kasus. Dari jumlah tersebut, tiga nyawa tak tertolong akibat dengue shock syndrome (DSS), karena terlambat menerima layanan medis.

Ketiga korban yang tak tertolong nyawanya tersebut berasal dari Kecamatan Slawi dan Talang. Mereka yang meninggal berusia balita dan usia pelajar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dr Hendadi Setiaji MKes melalui Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) dr Meliansyori mengatakan, penyebaran wabah penyakit akibat gigitan nyamuk tahun ini menyebar di Slawi, Penusupan, Dukuhwaru, Kaladawa, Pangkah, Kedungbanteng, dan Margasari.

"Tahun sebelumnya beberapa kecamatan terbebas dari wabah DBD. Namun di awal tahun ini merata. Seperti di Kecamatan Suradadi, Warureja, dan Tarub. Mereka yang tidak tertolong karena sudah memasuki fase DDS, dengan gejala dingin di bagian kaki disertai turunnya tekanan darah," ujarnya, kemarin.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk mewaspadai gejala panas selama tiga hari yang merupakan tipe demam berdarah. "Hari keempat panas biasanya turun dan ini merupakan fase paling rawan atau kritis. Biasanya sesampai di rumah sakit akan dianjurkan pemeriksaan trombosit dan hematokrit. Hasil kesepakatan badan kesehatan dunia WHO, trombosit di bawah 100.000 positif demam berdarah. Dan trombosit di angka 100.000 hingga 150.000 disebut tersangka demam berdarah," terangnya.

Menurut dia, rata-rata korban yang tak tertolong baru dibawa ke rumah sakit setelah memasuki fase DDS, dimana jarum infus tidak bisa lagi masuk ke dalam tubuh sehingga upaya memasukkan cairan tidak bisa dilakukan.

"Dari fenomena ini, kami meminta pada seluruh masyarakat untuk menggalakkan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan kegiatan 3M (Menguras, Menutup, Mengubur) tempat yang sering digunakan nyamuk untuk bersarang. Kami juga sudah mulai mengencarkan sosialisasi gerakan satu rumah satu pemantau jentik dan akan diawasi setiap minggunya oleh supervisor dengan melibatkan kader kesehatan desa. Kader kesehatan desa itu akan mendapat honor dari anggaran puskesmas dan Dana Desa (DD)," jelasnya.

Untuk melakukan tindakan penanganan DBD, menurutnya, tidak hanya pemerintah, akan tetapi peran masyarakat juga sangat diperlukan.

"Perbandingan kalkulasi kasus DBD setiap tahunnya mengalami tren peningkatan. Bila selama 2015, terjadi 410 kasus dengan jumlah angka meninggal dunia mencapai 12 orang, di tahun 2016 melonjak menjadi 620 kasus dengan jumlah meninggal dunia mencapai 18 orang," rincinya.

Dia berharap, melalui gerakan satu rumah satu pemantau jentik nyamuk dan dilibatkannya kader kesehatan desa bisa menekan angka kematian akibat DBD di tahun ini. (her/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kendaraan Pemudik Meningkat, dari Tol Brexit Polisi Terapkan Contra Flow Tiga Lajur

Kendaraan Pemudik Meningkat, dari Tol Brexit Polisi Terapkan Contra Flow Tiga Lajur

Memasuki H-3 lebaran, volume kendaraan terus mengalami peningkatan hingga mencapai 30 persen.


Tiga Orang Ini Mudik ke Wonogiri dan Jogyakarta Naik Sepeda, Per 20 Kilometer Istirahat

Tiga Orang Ini Mudik ke Wonogiri dan Jogyakarta Naik Sepeda, Per 20 Kilometer Istirahat

Ada-ada saja yang dilakukan warga agar bisa kembali ke kampung halaman saat lebaran nanti.


Jaga Jarak, Jalur Pantura Mulai Dipadati pemudik

Jaga Jarak, Jalur Pantura Mulai Dipadati pemudik

Tiga bus rombongan pemudik yang disponsori Kementerian BUMN kecelakaan searah dengan satu Bus Sinar Jaya dan truk.


Pemudik ke Jawa Tengah Diperkirakan Tembus 8 Juta Orang

Pemudik ke Jawa Tengah Diperkirakan Tembus 8 Juta Orang

Jumlah pemudik yang akan melalui wilayah Jawa Tengah saat mudik 2017 nanti diprediksi bakal meningkat dari tahun sebelumnya.


Rayonisasi Bikin Orang Tua Susah Cari Sekolah buat Anaknya

Rayonisasi Bikin Orang Tua Susah Cari Sekolah buat Anaknya

Orang tua calon peserta didik mengeluhkan sistem rayonisasi yang diterapkan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada SMA 2017/2018


Ban Gundul dan Kaca Retak, Tiga Bus Tak Layak Jalan

Ban Gundul dan Kaca Retak, Tiga Bus Tak Layak Jalan

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) melaksanakan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan untuk Angkutan Umum di Terminal Tegal.


 15 Penghuni Kos Diamankan, Dua Orang Diketahui Pasangan Mesum

15 Penghuni Kos Diamankan, Dua Orang Diketahui Pasangan Mesum

Petugas gabungan menggelar razia disejumlah tempat kos-kosan di sejumlah wilayah Kota Tegal, Kamis (15/6) siang.


Panglima TNI: Orang Tegal Mayoritas Muslim dan Baik-baik

Panglima TNI: Orang Tegal Mayoritas Muslim dan Baik-baik

Wilayah Jawa Tengah (Jateng) dinilai aman, karena bebas dari kerusuhan dan keanarkisan.


Tiga Unit Ambulans Sepeda Motor Disiagakan di Tol Brexit

Tiga Unit Ambulans Sepeda Motor Disiagakan di Tol Brexit

Berbagai langkah dilakukan supaya mudik tahun ini makin aman dan nyaman.


16 Penumpang Terluka dan Seorang Kritis Masih Dirawat di Rumah Sakit

16 Penumpang Terluka dan Seorang Kritis Masih Dirawat di Rumah Sakit

Selain mengakibatkan dua orang tewas, kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan juga mengakibatkan sejumlah korban luka-luka.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!