Lokal
Share this on:

Diperiksa Lima Jam, Bendahara KONI Kota Tegal Akhirnya Ditahan

  • Diperiksa Lima Jam, Bendahara KONI Kota Tegal Akhirnya Ditahan
  • Diperiksa Lima Jam, Bendahara KONI Kota Tegal Akhirnya Ditahan

Setelah diperiksa sekitar lima jam oleh Penyidik Bendahara KONI Kota Tegal AN langsung ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kota Tegal, kemarin.

TEGAL - Setelah diperiksa sekitar lima jam oleh Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal, Bendahara KONI Kota Tegal AN langsung ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kota Tegal, kemarin.

AN yang mengenakan baju Korpri yang didobel dengan jaket KONI tampak didampingi pengacaranya, H. Imawan Sugiarto SH MH dan rekan yang diwakili Dedy SH. AN memasuki ruang penyidik kejaksaan sekitar pukul 10.30.

Kira-kira lima jam kemudian, sekitar pukul 16.30 WIB, bendahara KONI itu langsung dibawa ke LP Kota Tegal di Jalan Yos Sudarso. Wajah AN pun tampak lesu, saat beberapa penyidik Pidsus Kejari Tegal menggiringnya.

AN juga terlihat panik saat sejumlah wartawan memotretnya. ”Tersangka kita tahan karena dikhawatirkan menghilangkan barang bukti, melarikan diri, dan mempengaruhi saksi-saksi,” tegas Kajari Tegal Henri Budianto melalui Kasi Intel Wimpy Wohon SH.

Dia menjelaskan bahwa AN untuk sementara dilakukan penahanan selama 40 hari. Namun, jika nanti masih diperlukan dalam kepentingan penyidik, bisa dilakukan perpanjangan.

”Tapi Insya Allah, secepatnya bulan ini diupayakan berkas sudah lengkap. Sehingga, April diperkirakan sudah P21 dan sudah disidang,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Boy itu menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan ini merupakan pemanggilan yang ketiga. Sebab, saat pemeriksaan pertama AN sebagai tersangka tidak datang.

Pada pemanggilan kedua, AN datang tapi pemeriksaan belum rampung. Kemudian ketiga kalinya, setelah menjalani pemeriksaan langsung ditahan.

”Namun demikian, dalam pemeriksaan ini kami juga masih belum rampung. Diperkirakan pekan depan, kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap AN,” jelasnya.

Boy menerangkan, terkait agenda persidangan direncanakan bulan depan sudah sidang. Di mana persidangannya akan digelar di Pengadilan Tipikor Semarang.

”Sampai dengan sekarang, dari tersangka maupun keluarganya tidak ada pengajuan jaminan penangguhan penahanan. Mungkin keluarga juga tidak tahu kalau kami hendak menahannya, sehingga hingga kini belum ada pengajuan,” bebernya.

Dia menjelaskan bahwa dalam persidangan nanti, Kejari Tegal akan menghadirkan seorang saksi ahli. Yakni ahli dari BPKP terkait kerugian negara. Sebab, dalam penghitungannya, kerugian di kasus KONI ini, negara dirugikan sekitar Rp921 juta.

Sementara, saat ditanya tentang barang bukti yang diamankan, pihak kejaksaan belum berani menyebutkan. ”Nanti saja, karena pemeriksaan kami juga belum rampung. Namun yang jelas barang bukti banyak,” jelasnya.

Perwakilan pengacaranya yang mendampingi AN, Dedy SH saat hendak dikonfirmasi terus melenggang menaiki mobilnya. Pengacara berkacamata itu langsung mengikuti mobil Avanza milik kejaksaan yang membawa AN ke LP Tegal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari tersangka maupun pengacaranya. (gus/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Berada di Luar Kantor saat Jam Kerja, PNS dan Honorer Ditangkap Satpol PP

Berada di Luar Kantor saat Jam Kerja, PNS dan Honorer Ditangkap Satpol PP

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Tegal terjaring razia petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal, kemarin.


Diganti, Bagas Tegaskan Tak Ada Masalah Apa-apa

Diganti, Bagas Tegaskan Tak Ada Masalah Apa-apa

Kendati membantah ‘dilengserkan’ dari jabatannya sebagai Sekda Kabupaten Tegal, Haron Bagas Prakosa legawa posisinya digantikan Widodo Joko Mulyono.


Enthus: Joko Bukan yang Terbaik, tapi Menuju Baik

Enthus: Joko Bukan yang Terbaik, tapi Menuju Baik

Masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal Haron Bagas Prakosa sudah lima tahun.


Fly Over Ditarget Selesai Sepekan Sebelum Mudik

Fly Over Ditarget Selesai Sepekan Sebelum Mudik

Sejak adanya jalan tol di Kabupaten Brebes jadi, jalur selatan Kabupaten Tegal menjadi favorit pemudik.


Sekda Baru Minta Sinergitas dan Kerja Sama yang Baik

Sekda Baru Minta Sinergitas dan Kerja Sama yang Baik

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono akhirnya resmi dilantik menggantikan Haron Bagas Prakosa.


Wali Kota: Akper Pemkot Tegal Tercantum di Daftar 22 Poltek Kemenkes

Wali Kota: Akper Pemkot Tegal Tercantum di Daftar 22 Poltek Kemenkes

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menegaskan lagi jika Pemkot Tegal tak pernah menyatakan akan menutup Akper Pemkot Tegal.


Persoalan Akper Tinggal Tunggu Visitasi dan Pelimpahan Aset

Persoalan Akper Tinggal Tunggu Visitasi dan Pelimpahan Aset

Pemkot Tegal memastikan surat permohonan merger Akper Pemkot Tegal kepada Kemenkes sudah dikirim


Ricuh saat Halang-halangi Mobil Wali Kota, Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong

Ricuh saat Halang-halangi Mobil Wali Kota, Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong

Aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal, Jumat (24/3)


Bunda Sitha: Kupat Blengong Akan Dipromosikan Chef Muto ke Dunia Internasional

Bunda Sitha: Kupat Blengong Akan Dipromosikan Chef Muto ke Dunia Internasional

Waikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno meninjau Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Kelurahan Sumurpanggang, Jumat (24/3).


Di Brebes, Pemerintah Desa Akan Dilarang Pungut Pologoro

Di Brebes, Pemerintah Desa Akan Dilarang Pungut Pologoro

Kendati sudah berlangsung secara turun temurun, pologoro akhirnya bakal dilarang di Kabupaten Brebes.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!