• Home
  • Berita Lokal
  • Diserang Badai Bermaterial Air, Puluhan Pendaki Gagal ke Puncak Gunung Slamet

Lokal
Share this on:

Diserang Badai Bermaterial Air, Puluhan Pendaki Gagal ke Puncak Gunung Slamet

  • Diserang Badai Bermaterial Air, Puluhan Pendaki Gagal ke Puncak Gunung Slamet
  • Diserang Badai Bermaterial Air, Puluhan Pendaki Gagal ke Puncak Gunung Slamet

BUMIJAWA - Puluhan pendaki yang hendak merayakan liburan akhir pekan di puncak Gunung Slamet harus mengurungkan niatnya. Penyebabnya, karena mereka diserang badai dan kabut yang membawa material air, kemarin.

"Para pendaki naik dari jalur Guci, Kamis (26/1) lalu. Rencananya mereka akan merayakan libur panjang memperingati Hari Raya Imlek. Tetapi pada ketinggian 2.800 mdpl, tepatnya di pos 5, para pendaki diserang badai dan kabut yang membawa material air, sehingga mereka urung melanjutkan ke puncak," kata Humas Kelompok Pendaki Kompak Arif Rahman, kemarin.

Dia menuturkan, sudah tiga hari para pendaki bertahan di pos 5 pendakian jalur Guci. Dia menambahkan, rencananya puluhan pendaki tersebut akan turun melalui jalur asal pemberangkatan.

"Hari ini (kemarin) mereka turun lewat jalur Guci juga," imbuhnya.

Lebih lanjut, Arif menuturkan, badai dan kabut yang membawa material air sangat berbahaya. Jika para pendaki nekat menerjang dan mencoba naik ke puncak, kabut yang membawa material air akan menyebabkan pendaki sesak nafas.

"Semua perlengkapan dan bahan makanan pendaki basah karena terkena badai dan kabut bermaterialkan air," ungkapnya.

Sebelumnya, para pendaki jalur Guci sudah dihadang guyuran hujan saat masuk ke pos 2. Akibatnya, satu kelompok pendaki asal Universitas Suryadarma Jakarta memutuskan kembali ke pos 1.

"Kami serombongkan memutuskan untuk kembali ke pos awal. Kami lihat kondisinya kurang memungkinkan untuk melanjutkan ke atas," kata Ketua Rombongan Pendaki Universitas Suryadarma Jakarta, Siahaan.

Dia yang juga mahasiswa semester 9 menuturkan, awal berangkat bersama kelompok lain cuaca masih cerah. "Ketika hampir memasuki pos 2, hujan mulai turun dan semakin deras," ungkapnya. (fri/zul)


Berita Sejenis

Warga Sekitar Bendungan Weloet Poetih Waspada

Warga Sekitar Bendungan Weloet Poetih Waspada

Bendungan Weloet Poetih di Desa Pepedan Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang mengalami kenaikan debit air warga sekitar bendungan diimbau untuk waspada.


Mulai Maret, Masuk Guci Pakai e-Ticketing

Mulai Maret, Masuk Guci Pakai e-Ticketing

Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci Bumijawa Kabupaten Tegal sudah siap menerapkan tiket elektronik atau e-ticketing untuk pengunjung.


95 Persen Sekolah di Perbatasan Kota Tegal-Brebes Terendam Air

95 Persen Sekolah di Perbatasan Kota Tegal-Brebes Terendam Air

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sebagian besar sekolah di wilayah Kecamatan Margadana terganggu akibat dikepung banjir.


Tanggul Pemali Mulai Merembes

Tanggul Pemali Mulai Merembes

Debit air di Sungai Pemali mengalami peningkatan sejak Kamis (8/2) dinihari. Air kiriman dari selatan itu nyaris menyentuh titik tanggul tertinggi.


Video Guci Banjir Bandang Hoax, Guci Aman

Video Guci Banjir Bandang Hoax, Guci Aman

Ramai beredar di media sosial video yang menggambarkan kondisi debit air sungai di pancuran 13 obyek wisata Guci, hal itu tidak benar dan kondisi Guci aman.


Awas, Sungai Pemali Sudah Siaga I

Awas, Sungai Pemali Sudah Siaga I

Warga yang tinggal di wilayah sekitar Sungai Pemali Kabupaten Brebes diminta untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya debit air.


Kapolresta Tegal Marah lalu Temu Pendemo, Begini Jadinya...

Kapolresta Tegal Marah lalu Temu Pendemo, Begini Jadinya...

Puluhan Nelayan yang tergabung dalam Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT), menggelar unjuk rasa dengan mengedor-gedor pintu pagar rumah dinas Kapolres Tegal.


Dibegal di Depan Rumahnya, Uang Rp86,5 Juta Amblas

Dibegal di Depan Rumahnya, Uang Rp86,5 Juta Amblas

Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Brebes Selasa (30/1). Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.


Pemuda Tewas Seketika usai Kencing di Parkiran Mal

Pemuda Tewas Seketika usai Kencing di Parkiran Mal

Pelajaran berharga bagi warga untuk tidak buang air kecil (BAK) sembarangan.


Irigasi Terganggu, Warga Demo Tol Pejagan-Pemalang

Irigasi Terganggu, Warga Demo Tol Pejagan-Pemalang

Puluhan warga Desa Lembarawa Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes menggeruduk proyek jalan tol Pejagan-Pemalang yang melintasi desa setempat, Jumat (19/1).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!