Lokal
Share this on:

Diserbu Warga, Blanko Kosong KTP-el Menipis

  • Diserbu Warga, Blanko Kosong KTP-el Menipis
  • Diserbu Warga, Blanko Kosong KTP-el Menipis

TUNTAS - Layanan administrasi kependudukan dilakukan seluruh kecamatan di Kota Tegal. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Bertambahnya sisa Print Ready Record (PRR) mencapai 4700 tidak sebanding dengan ketersediaan blangko kosong pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) yang tersisa sebanyak 3.500 keping.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal menyatakan stok blanko kosong pencetakan kartu identitas kependudukan itu semakin menipis.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Ali Rosyidi melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Budi Saptaji menyampaikan, dengan jumlah blangko kosong yang tersedia tersebut diprediksi pelayanan cetak KTP-el hanya mampu bertahan dua pekan mendatang.

Sebab, rincian kebutuhan sekali cetak minimal 350 keping perhari dengan antisipasi kerusakan atau gagal cetak sebanyak 25 keping. "Untuk mencukupi kebutuhan blangko, kami akan mengusulkan penambahan droping ke pusat," jelasnya.

Lebih lanjut Budi menuturkan terkait teknis pengajuan tambahan blangko kosong pihaknya akan mengajukan permohonan atas nama Disdukcapil Kota Tegal yang diusulkan melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ditujukan ke Dirjen Dukcapil.

Selain juga akan melayangkan surat tembusan ke Dispermades Dukcapil Provinsi Jateng yang mengakomodir usulan droping tambahan blangko kosong.

Sekretaris Disdukcapil Eko Purwadi menambahkan, selain mengantisipasi habisnya stok blangko kosong saat pencetakan KTP-el, pihaknya juga terus mengimbau masyarakat yang sudah melakukan perekaman data untuk lebih pro aktif melakukan konfirmasi.

Sehingga data base hasil perekaman bisa segera dikroscek untuk ditindaklanjuti sebagai prioritas wajib KTP-el atau tahap perbaikan karena rusak.

"Jika ditotal, kekurangan blangko kosong sebanyak 1200 dan menunggu konfirmasi. Kalau sudah ada respon, surat segera kami layangkan ke pusat," tambahnya. (syf/adi/zul)


Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Hina Polisi di Facebook, Warga Sirampog Ditangkap

Hina Polisi di Facebook, Warga Sirampog Ditangkap

Polres Brebes mengamankan Ade Sucipto, warga RT 2 RW 4 Desa Sridadi Kecamatan Sirampog kabupaten Brebes, karena diduga melanggar UU ITE, Brebes.


Flyover Kretek Mengkhawatirkan, Warga Ancam Turun ke Jalan

Flyover Kretek Mengkhawatirkan, Warga Ancam Turun ke Jalan

Kecelakaan lalu lintas di jalur flyover Kretek kembali terulang, Kamis (16/11).


Dihipnotis, Motor Beserta Surat-suratnya Dibawa Lari

Dihipnotis, Motor Beserta Surat-suratnya Dibawa Lari

Sial benar nasib yang dialami oleh Ahmad Sultoni, warga Desa Sigentong, Brebes ini.


Warga dan TNI Bahu Membahu Buka Jalan Baru

Warga dan TNI Bahu Membahu Buka Jalan Baru

Anggota TNI AD bersama dengan warga setempat membuka akses jalan baru di di Dusun Cigareng, Desa Salem, Kecamatan Salem.


Di Kota Tegal, 219 Orang Terjangkit HIV/AIDS, Paling Banyak Pria Penyuka Sesama Jenis

Di Kota Tegal, 219 Orang Terjangkit HIV/AIDS, Paling Banyak Pria Penyuka Sesama Jenis

Hingga Oktober 2017 jumlah warga yang terinfeksi HIV/AIDS telah mencapai 219 orang. Dari data itu, jumlah terbanyak ditempati lelaki suka lelaki (LSL).


Kolom Agama di 51 KTP-Elekronik Kosong

Kolom Agama di 51 KTP-Elekronik Kosong

Isian kolom agama pada 51 KTP Elektronik (KTP-El) yang terdata di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal masih kosong.


Warga Desa Sidaharja Geruduk DPRD Kabupaten Tegal Adukan Kecurangan Pilkades

Warga Desa Sidaharja Geruduk DPRD Kabupaten Tegal Adukan Kecurangan Pilkades

Ratusan warga Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal menggeruduk kantor DPRD Kabupaten Tegal, Rabu (15/11).


Kecewa, Warga Desa Sukareja Blokir Jalan dan Hadang Dump Truk Material Proyek Tol Pejagan-Pemalang

Kecewa, Warga Desa Sukareja Blokir Jalan dan Hadang Dump Truk Material Proyek Tol Pejagan-Pemalang

Warga Desa Sukareja Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal kembali memblokir jalan desa yang digunakan untuk akses lewat dump truk proyek jalan tol Pejagan-Pemalang


Tertipu Pengantin Pria Ternyata Perempuan, Keluarga Pengantin Wanita Sepakat Berdamai

Tertipu Pengantin Pria Ternyata Perempuan, Keluarga Pengantin Wanita Sepakat Berdamai

Warga Desa Batunyana Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal dihebohkan dengan pernikahan sesama jenis Nirma dengan seorang warga Cilacap yang mengaku sebagai laki-lak


Kenalan di Facebook, Suami Nirma ternyata Perempuan Asal Cilacap

Kenalan di Facebook, Suami Nirma ternyata Perempuan Asal Cilacap

Seorang warga Desa Batunyana Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal, Nirma, menikah dengan warga Cilacap yang ternyata adalah sama-sama seorang perempuan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!