• Home
  • Berita Lokal
  • Dishub Merasa Dirugikan dengan Keberadaan Pedagang Sub Terminal

Lokal
Share this on:

Dishub Merasa Dirugikan dengan Keberadaan Pedagang Sub Terminal

  • Dishub Merasa Dirugikan dengan Keberadaan Pedagang Sub Terminal
  • Dishub Merasa Dirugikan dengan Keberadaan Pedagang Sub Terminal

SLAWI - Selain dikeluhkan pedagang di dalam pasar, keberadaan pedagang yang mangkal di Sub Terminal Pasar Trayeman rupanya juga merugikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal.

?Selama ini, Dishub sudah legowo memberi kesempatan hampir satu tahun menunggu kesiapan Dindagkop UKM (Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah) untuk memindahkan pedagang yang mangkal di Sub Terminal Pasar Trayeman agar masuk ke wilayahnya dalam hal ini pasar," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kushartono Hadi Rahardjo, kemarin.

Menurutnya, keberadaan pedagang di lahan sub terminal justru merugikan Dishub. Pendapatan menurun, karena pihaknya tidak punya lahan lagi untuk memberikan pelayanan publik zona parkir di dalam terminal.

Dikatakannya, langkah mendayagunakan lahan Sub Terminal Pasar Trayeman secara utuh bakal segera ditempuh. Hal ini sejalan dengan rencana mengikuti ajang bergengsi penilaian Wahana Tata Nugraha (WTN) tingkat nasional 2018 mendatang.

Menyikapi keberadaan pedagang Pasar Trayeman yang menempati lahan sub terminal di sana, menurut dia, dinas terkait dalam hal ini Dindagkop UKM Kabupaten Tegal bertanggungjawab penuh menata pedagang masuk ke area pasar.

Sub Terminal Pasar Trayeman, diakuinya, sudah bertahun-tahun ditempati pedagang pasar. Sehingga pihaknya tidak bisa menjalankan tupoksi fungsi terminal dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD).

?Jadi kami meluruskan siapa yang menyulap kawasan terminal menjadi pasar ucapnya.

Dia menegaskan, pengembalian fungsi sub terminal sudah dirapatkan bersama Asisten II sesuai dengan tujuan awal pemkab. Terkait adanya pedagang yang menempati kawasan tersebut sifatnya hanya sementara dalam rangka relokasi pedagang pada saat insiden kebakaran pasar beberapa tahun lalu.

?Setelah pasar terbangun kembali, idealnya tidak ada lagi pedagang yang menduduki area Sub Terminal Pasar Trayeman. Kami sudah memberi toleransi selama setahun, dan diharapkan dinas terkait sebisa mungkin mengatur mereka untuk meninggalkan area tersebut,?tambahnya.

Menurutnya, hampir separuh lebih lahan Sub Terminal Pasar Trayeman digunakan untuk tempat mangkal pendagang yang sebenarnya sifatnya hanya sementara. Langkah koordinasi dengan dinas terkait akan terus dilakukan, agar area tersebut bebas dari keberadaan pedagang pasar. (her/ima/muj)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lebaran Usai, Penumpang Menumpuk di Terminal

Lebaran Usai, Penumpang Menumpuk di Terminal

Arus balik H+5 sangat terasa di Terminal Kota Tegal. Terjadi penumpukkan penumpang, Selasa (19/6).


Begal Motor Bertato Hello Kitty di Brebes Ini Bisa Sadis Juga

Begal Motor Bertato Hello Kitty di Brebes Ini Bisa Sadis Juga

Gabungan personil Unit Reskrim Polsek Brebes dan Sat Reskrim Polres Brebes berhasil mengamankn empat pelaku pencurian dengan pemberatan, Selasa (12/6) pagi.


Bawa Senjata Tajam, Pemuda Ngamuk di Halaman Masjid

Bawa Senjata Tajam, Pemuda Ngamuk di Halaman Masjid

Tidak jelas sebab musababnya, seorang lelaki berusia 27 tahun tiba-tiba mengamuk dengan membawa sabit di halaman sebuah masjid.


Simpang Timur Ditutup, Bus Sulit Masuk Terminal Tegal

Simpang Timur Ditutup, Bus Sulit Masuk Terminal Tegal

Meski arus lalu lintas di Jalur Pantura Kota Tegal sebenarnya lancar, mayoritas pengurus bus dan pedagang mengeluhkan ditutupnya Simpang Timur Terminal Tegal.


Pemudik Diingatkan Cek Rem saat Akan Melintasi Flyover Kretek

Pemudik Diingatkan Cek Rem saat Akan Melintasi Flyover Kretek

H-6 Lebaran, jalur tengah Brebes-Tegal-Purwokerto mulai ramai dengan kendaraan pemudik.


Dor... Dor... Ada Penyergapan dan Penembakan di Depan Pasar Langon Tegal

Dor... Dor... Ada Penyergapan dan Penembakan di Depan Pasar Langon Tegal

Media Sosial Facebook dihebohkan dengan kabar kejadian yang disertai dengan suara mirip letusan senjata api di Jl. Werkudoro Kota Tegal Kamis (7/8).


Lima Komplotan Maling Motor Terancam 9 Tahun Penjara

Lima Komplotan Maling Motor Terancam 9 Tahun Penjara

Kelima pelaku pencurian sepeda motor yang telah beraksi disejumlah lokasi di Kota Tegal kini dijerat dengan pasal 363 KUHP kedua, ketiga dan keempat.


Sistem Remnya Tak Standar, Lima Bus Dilarang Angkut Penumpang

Sistem Remnya Tak Standar, Lima Bus Dilarang Angkut Penumpang

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tegal bersama Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) mengadakan ramp check.


Nyaleg, Begini Pesan Mendiang Enthus Susmono untuk Istrinya

Nyaleg, Begini Pesan Mendiang Enthus Susmono untuk Istrinya

Sepeninggal suaminya, istri Enthus Susmono, Nurlaela, memutuskan terjun ke dunia politik dengan menjadi calon anggota legislatif (caleg) Partai Gerindra.


Ardie Siap Jadikan Kabupaten Tegal Bumi Sholawat

Ardie Siap Jadikan Kabupaten Tegal Bumi Sholawat

Calon Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie merasa terhormat bisa berkumpul dengan para pecinta sholawat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!