Lokal
Share this on:

Duh... Jelang Muduk, Jalur Alternatif Tegal-Purwokerto Rusak

  • Duh... Jelang Muduk, Jalur Alternatif Tegal-Purwokerto Rusak
  • Duh... Jelang Muduk, Jalur Alternatif Tegal-Purwokerto Rusak

RUSAK - Jalur alternatif Tegal-Purwokerto di Linggapura, Tonjong, Brebes rusak. (teguh supriyanto/radar brebes)

TONJONG - Menjelang arus mudik dan balik lebaran tahun ini, kondisi sejumlah jalur alternatif Kutamendala-Linggapura Kecamatan Tonjong masih dalam kondisi rusak. Padahal jalur tersebut menjadi andalan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di perlintasan KA sebidang Karangsawah, jalur utama Tegal-Purwokerto

Pantauan di ruas jalan sepanjang 6,5 kilometer tersebut, beberapa titik jalan berlubang mulai dari Kantor Desa Kutamendala hingga wilayah Desa Purwodadi, masih dalam tahap pemadatan. Kondisi kerusakan parah tampak pada ruas jalan wilayah Linggapura hingga Kantor Kecamatan Tonjong, sebagai pintu masuk jalur alternatif dari arah selatan.

"Kondisi jalan masih banyak yang berlubang. Perbaikan yang dilakukan kemungkinan besar tidak selesai saat arus mudik Lebaran ini," ungkap Zaenal Asikin, Kades Linggapura, kemarin.

Dikatakan, sebelumnya dalam rakor yang sempat digelar lintas instansi sebagai persiapan musim mudik lebaran, perbaikan jalan akan secepatnya dilakukan dan selesai sebelum pelaksanaan musim mudik.

"Tapi jika melihat kondisi yang ada sekarang ini, sepertinya belum akan segera selesai. Hal ini tentu akan menjadi kendala, khususnya saat jalur alternatif dipergunakan," jelasnya.

Ruas jalan Kabupaten Kutamendala-Linggapura, kerap menjadi jalur alternatif disaat terjadi kemacetan dijalur utama. Seperti halnya saat terjadi bencana alam ditanjakan Ciregol, maupun saat dilakukan penutupan jalan utama untuk dilakukan perbaikan beberapa waktu lalu.

"Kerusakan semakin parah saat musim hujan, sementara intensitas kendaraan besar yang melintas semakin tinggi. Kita berharap perbaikan bisa secepatnya diselesaikan. Karena selain pemudik, warga juga sangat membutuhkan jalur ini," harap Kades.

Sementara Kepala UPT DPU wilayah Bumiayu Suharto menyampaikan, perbaikan di ruas jalan alternatif tersebut dilakukan oleh PPK Bina Marga Jateng. Hal itu dilakukan sebagai konsekuensi penggunaan, sebagai jalur alternatif.

"Sudah mulai dilakukan perbaikan, sekitar 4 kilometer dari total panjang jalur alternatif 6,5 kilometer," terangnya.

Perbaikan sendiri, lanjut dia, dilaksanakan oleh Satker Bina Marga PPK 09 Slawi-Ajibarang-Wangon, hal itu sebagai konsekuensi penggunaan jalan Kabupaten sebagai jalur alternatif dari jalan utama Tegal-Purwokerto.

"Ruas jalan ini diprioritaskan menjelang arus mudik dan balik Lebaran. Sehingga saatnya nanti, jalur alternatif sudah ready digunakan para pemudik," terangnya lagi.

Kerusakan jalan terjadi pada ruas antara Desa Kutamendala hingga Desa Karangjati serta Linggapura hingga Karangjongkeng. Selain lapisan aspal yang telah terkelupas, beberapa titik jalan juga mengalami amblas. (pri/har/zul)


Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Siap-siap, Belum Urus Izin, Usaha Anda Bisa Disegel

Siap-siap, Belum Urus Izin, Usaha Anda Bisa Disegel

Satpol PP Kabupaten Tegal akan menggencarkan razia izin usaha di sejumlah wilayah. Ditengarai masih banyak pelaku usaha yang tak mengantongi izin.


Tunggu Aturan Pusat, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Minta Transportasi Online Berhenti Beroperasional

Tunggu Aturan Pusat, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Minta Transportasi Online Berhenti Beroperasional

Transportasi online diminta untuk stop beroperasi di wilayah Kabupaten Tegal.


Terapi Lintah Diyakini Mampu Sembuhkan Penyakit Menahun

Terapi Lintah Diyakini Mampu Sembuhkan Penyakit Menahun

Pengobatan alternatif masih menjadi pilihan bagi sebagian orang. Salah satunya pengobatan berupa terapi lintah.


Sebentar Lagi, Tegal akan Jadi Tegal Hadiningrat

Sebentar Lagi, Tegal akan Jadi Tegal Hadiningrat

Bupati Tegal Enthus akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang tambahan nama Tegal menjadi Tegal Hadiningrat.


Tiga Bulan Berfungsi, Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan Sembilan Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Tiga Bulan Berfungsi, Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan Sembilan Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur flyover Kretekm Kecamatan Paguyangan.


Angkutan Online Tak Ditertibkan, Awak Angkutan Umum Ancam Mogok Massal

Angkutan Online Tak Ditertibkan, Awak Angkutan Umum Ancam Mogok Massal

Awak angkutan umum di Kabupaten Tegal mengeluhkan keberadaan angkutan umum berbasis online yang mulai merambah di wilayah Kabupaten Tegal.


Jangan Politisasi PMI

Jangan Politisasi PMI

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota HM Nursholeh memnta Palang Merah Indinesia (PMI) di Kota Tegal jangan lagi dipolitisasi.


Tukang Ojek Pangkalan Hanya Dapat Rejeki Kalau Penumpangnya Mabuk

Tukang Ojek Pangkalan Hanya Dapat Rejeki Kalau Penumpangnya Mabuk

Kehadiran ojek online di wilayah Kabupaten Tegal berdampak serius dengan keberlangsungan tukang ojek pangkalan.


Geruduk DPRD, Sopir dan Tukang Ojek di Slawi Minta Angkutan Online Dikaji Ulang

Geruduk DPRD, Sopir dan Tukang Ojek di Slawi Minta Angkutan Online Dikaji Ulang

Perwakilan sopir angkutan dan ojek pangkalan yang ada di Kabupaten Tegal menggeruduk gedung dewan.


Cegah Penyakit, Siswa SD di Brebes Cuci Tangan Serentak

Cegah Penyakit, Siswa SD di Brebes Cuci Tangan Serentak

Ratusan siswa SD di Kecamatan Larangan Kabupaten Tegal ramai-ramai melakukan cuci tangan menggunakan sabun secara serentak, Senin (16/10).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!