Lokal
Share this on:

Empat Fly Over Bisa Digunakan saat Mudik Nanti

  • Empat Fly Over Bisa Digunakan saat Mudik Nanti
  • Empat Fly Over Bisa Digunakan saat Mudik Nanti

KETANGGUNGAN - Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri Inspektur Jendral Polisi (Irjen Pol) Royke Lumowa kembali meninjau pembangunan jalan tol Brebes-Pemalang dan empat fly over (jembatan layang), kemarin. Tinjauan tersebut merupakan yang kelima sejak Januari lalu.

Kakorlantas Irjen Pol Royke Lumowa beserta rombongan timba di exit tol Pejagan sekitar pukul 14.00. Setelah istirahat, Kakorlantas mendapatkan pemaparan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 06 terkait progres pembuatan empat fly over yang saat ini dikebut untuk menyambut arus mudik 2017 mendatang.

Dalam pemaparan tersebut hadir pula Direktur Lalu Lintas (Dir Lantas) Polisi Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Bakhruddin, Wakapolres Brebes Kompol Mashudi, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Brebes AKP Arfan Zulkan Sipayung beserta jajaran Polri lainnya, dan stakeholder.

Kordinator PPK 06 Arif Agus Styawan mengatakan, dari keempat fly over yang dibangun progres pembangunan yang paling kritis adalah fly over di Kretek, Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Pasalnya, hingga saat ini progres pembangunannya baru mencapai 42.923 persen.

"Kalau untuk pembebasan lahan sudah semua, hanya saja ada beberapa lahan yang ada perubahan dalam pengukuran. Pada dasarnya warga sudah setuju semua dalam pembebasan lahannya," jelasnya.

Sedangkan untuk progres ketiga fly over lainnya seperti fly over Dermoleng di Kecamatan Ketanggungan progresnya sudah mencapai 62,432 persen. Fly over Kesambi, Desa Prupuk Selatan Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal progresnya 70,46 persen dan fly over Klonengan di Desa Prupuk Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal progresnya mencapai 83,786 persen.

Meski demikian, pihaknya mengklaim pembangunan keempat fly over akan rampung dan bisa digunakan saat arus mudik tahun ini. Karenanya, dia berharap dalam pembangunan ke depan cuacanya bisa mendukung, sehingga tidak menghambat dalam proses pembangunan.

"Insyaallah semuanya bisa digunakan dalam arus mudik tahun ini. Hanya saja, terkadang kendalanya cuaca yang bisa turun hujan tiba-tiba," terangnya.

Kakorlantas Royke Lumowa menilai kunjungan kelimanya tersebut merupakan salah satu upaya dalam mendorong dan memotivasi para pekerja dalam menselesaikan pembangunan fly over tersebut. Dia berharap, adanya peninjauan oleh pihaknya bisa menambah semangat dalam menyelesaikan pembangunan tersebut.

"Sengaja kita lakukan peninjaun jauh-jauh hari diharapkan saat arus mudik tiba semuanya bisa berjalan dengan lancar," ujarnya.

Dia berharap pembangunan fly over yang progresnya di bawah 50 persen diharapkan bisa terus dikebut. Dengan demikian, bisa menyesuaikan pembangunan fly over lainnya yang sudah rata-rata di atas 60-70 persen.

"Saya minta pembangunannya untuk dikebut, sehingga pembangunan fly over yang masih di bawah 50 persen bisa selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan,"jelasnya.

Saat disinggung mengenai peraturan kendaraan yang masuk ke tol akan diberlakukan sistem ganjil genap, Royke mengungkapkan, rencana tersebut masih dalam tahap kajiannya. Menurutnya, rencana tersebut dikembalikan lagi pada masyarakat yang mengusulkan rencana tersebut.

"Rencana itu kita kembalikan ke masyarakat, apakah mereka akan tetap mudik dan arus balik dihari yang sama yang macet atau berbeda hari (ganjil genap) tapi lancar. Yang jelas sistem ini masih dalam tahap kajian," pungkasnya. (ded/har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lawan Polisi saat Akan Ditangkap, Tahanan Lapas Brebes yang Kabur Didor

Lawan Polisi saat Akan Ditangkap, Tahanan Lapas Brebes yang Kabur Didor

Dedi Setyawan, residivis pencurian yang sempat kabur, (14/6) lalu akhirnya kembali ditangkap anggota kepolisian di Tanggerang, Provinsi Banten.


Menteri Pertanian Optimis Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045

Menteri Pertanian Optimis Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045

Kementerian Pertanian menargetkan Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia pada 2045 mendatang.


Terima Remisi, Empat Napi Lapas Tegalandong Slawi Langsung Bebas

Terima Remisi, Empat Napi Lapas Tegalandong Slawi Langsung Bebas

Sebanyak 208 narapidana Lapas Klas IIB Slawi, Kabupaten Tegal, memperoleh remisi pada peringatan HUT Kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia, kemarin.


Empat Kecamatan Rawan Kekeringan, BPBD Siaga

Empat Kecamatan Rawan Kekeringan, BPBD Siaga

Sedikitnya empat kecamatan di Kabupaten Tegal rawan kekeringan seiring memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan pada Agustus-September.


Cerita Warga, Sebelum Tangkap Terduga Teroris Slawi, Orang Tak Dikenal Sering Hilir Mudik

Cerita Warga, Sebelum Tangkap Terduga Teroris Slawi, Orang Tak Dikenal Sering Hilir Mudik

Penangkapan Ahmad Ghoni, warga Kelurahan Kudaile Kecamatan Slawi kabupaten Tegal oleh Densus 88 masih menjadi pembicaraan warga di sekitar rumahnya.


Talut Mudah Ambrol saat Dikorek Tangan, Bupati Enthus Marah

Talut Mudah Ambrol saat Dikorek Tangan, Bupati Enthus Marah

Bupati Tegal Enthus Susmono marah-marah saat melakukan sidak ke lokasi proyek pembangunan talut di Jalan Kepel Tanjungharja-Maribaya, Kecamatan Kramat.


BPD dan Pemdes Tak Harmonis, Dana Desa Desa Sesepan Tak Bisa Cair

BPD dan Pemdes Tak Harmonis, Dana Desa Desa Sesepan Tak Bisa Cair

Proses pencairan bantuan keuangan pusat untuk percepatan pembangunan desa melalui dana desa (DD) hingga saat ini terus dilakukan.


Ikut Kemah, Siswa MI di Brebes Tewas Tenggelam

Ikut Kemah, Siswa MI di Brebes Tewas Tenggelam

Seorang pelajar di Desa Terlaya Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes tewas tenggelam di sungai saat tengah mengikuti kegiatan perkemahan.


Saat Ditangkap Terduga Teroris Slawi Hanya Kenakan Celana Pendek

Saat Ditangkap Terduga Teroris Slawi Hanya Kenakan Celana Pendek

Penangkapan Ahmad Ghoni, warga Kelurahan Kudaile Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal oleh Densus 88 Antiteror Polri, sangat mengagetkan tetangga-tetangganya.


Rumah Baru Selesai Dibangun, Warga Dermasuci Segera Direlokasi

Rumah Baru Selesai Dibangun, Warga Dermasuci Segera Direlokasi

Puluhan warga di Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, kini bisa bernafas lega dengan ancaman bencana tanah bergerak yang bisa menimpa tempat tinggalnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!