Lokal
Share this on:

Fly Over Kretek di Bumiayu Disangsikan Selesai saat Arus Mudik

  • Fly Over Kretek di Bumiayu Disangsikan Selesai saat Arus Mudik
  • Fly Over Kretek di Bumiayu Disangsikan Selesai saat Arus Mudik

BREBES - Anggota FPKB DPRD Kabuptane Brebes asal Brebes Selatan, Mustolah memperkirakan wilayah Bumiayu dan sekitarnya masih akan diwarnai kemacetan saat arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Pasalnya, kendati pemerintah sudah menggadang keberadaan fly over di wilayah Kecamatan Paguyangan, namun hingga saat ini progresnya masih belum meyakinkan.

"Kalau melihat tenggang waktu dengan progress pekerjaan fly over di Brebes Selatan, kami agak pesimis fly over bisa dilewati walaupun secara darurat untuk arus mudik. Sehingga sangat dimungkinkan Bumiayu dan sekitarnya masih belum bebas dari macet seperti tahun sebelumnya, bahkan bisa jadi nanti macetnya lebih parah," ungkap Mustolah, kemarin.

Ia menyampaikan harapan agar kekhawatiran itu tidak terjadi. Pihaknya mengharapkan agar pihak pengelola fly over segera mengintensifkan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan sehingga pada hari H bisa dilalui meskipun secara darurat.

Sebab, jika itu tidak bisa dilaksanakan maka pertaruhannya justru berpotensi menimbulkan kemacetan krodit. "Kalau saat ini kan belum semua lahan milik warga bebas, kami harapkan itu segera diselesaikan tanpa merugikan warga secepatnya,"kata dia.

Sebagai langkah lain, pihaknya juga meminta kepada Pemerintah untuk mendesak pihak pengelola fly over memperbaiki jalan kabupaten yang rusak akibat pekerjaan fly over. Jalan kabupaten di beberapa ruas, disebutkan dalam keadaan rusak parah karena menjadi jalan alternatif kendaraan akibat pekerjaan jembatan layang itu.

"Segera jalan kabupaten yang rusak itu diperbaiki, kasihan warga jadi korban. Belum lagi nantinya juga bisa dijadikan jalan alternatif lagi saat arus mudik," tandas Mustolah.

Sebelumnya, Kepala Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Wilayah Tegal-Brebes Wahyu Supriyo mengatakan pembangunan empat jalan layang saat ini terus dikebut. Di antaranya di perlintasan Klonengan, Kabupaten Tegal, perlintasan Dermoleng Brebes serta di Kesambi dan Kretek cenderung lebih lambat.

Pembangunan jalan layang yang paling cepat progresnya adalah di perlintasan Klonengan. Meskipun secara teknis pembangunan paling rumit, tapi paling cepat perkembangannya. Sebab, tidak terkendala pembebasan lahan.

?Di Klonengan itu pertigaan, jadi dari arah Pejagan-Purwokerto tetap memakai jalur lama. Dari arah Slawi ke Purwokerto lewat jalan layang, begitu juga dari arah Purwokerto menuju Pejagan,? ungkap dia.

Proyek yang dimulai sejak akhir Januari 2017 itu menghabiskan dana Rp250 miliar. Sumbernya dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017. Diharapkan, dengan beroperasinya empat jalan layang yang dibangun di empat perlintasan sebidang tersebut bisa mengurangi kemacetan. (ism/har/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bersihkan Material Longsor, Operator Alat Berat Kesetrum

Bersihkan Material Longsor, Operator Alat Berat Kesetrum

Insiden dialami seorang operator alat berat (excacator), Ali Mughni saat akan menangani bencana longsor yang mengisolasi ribuan warga di Kabupaten Brebes.


Panwaslu Tindaklanjuti Temuan Motor Plat Merah untuk Kampanye

Panwaslu Tindaklanjuti Temuan Motor Plat Merah untuk Kampanye

Kendaraan roda dua berplat merah kedapatan digunakan salah satu pendukung pasangan calon (paslon), saat kampanye damai, Minggu (18/2) kemarin.


Warung dan Rumah di Bumiayu Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Warung dan Rumah di Bumiayu Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Banjir besar di aliran Sungai Keruh merobohkan satu rumah dan juga warung milik Sutiyani (52), warga Bumiayu kabupaten Brebes.


Kapal Meledak di Laut, Satu Nelayan Tewas, Dua Terluka Bakar Serius

Kapal Meledak di Laut, Satu Nelayan Tewas, Dua Terluka Bakar Serius

Seorang nelayan tewas dan dua lainnya mengalami luka bakar serius, saat kapal yang mereka tumpangi terbakar, Rabu (14/2) malam.


Talut Ambrol, Jalur Bawah Flyover Kretek Ditutup

Talut Ambrol, Jalur Bawah Flyover Kretek Ditutup

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Paguyangan pada Sabtu (10/2), merontokan talud penahan tebing sungai Grengseng.


Tol Pejagan-Pemalang Bisa Dipakai saat Mudik Nanti

Tol Pejagan-Pemalang Bisa Dipakai saat Mudik Nanti

Jalan tol Pejagan-Pemalang dipastikan sudah bisa digunakan ‎untuk arus mudik lebaran tahun ini.


Darurat, Flyover Kretek Butuh Jalur Penyelamat

Darurat, Flyover Kretek Butuh Jalur Penyelamat

Keberadaan jalur penyelelamat di sekitar jalan Nasional Tegal-Purwokerto ruas Bumiayu-Paguyangan, perlu untuk diwujudkan.


SLO Belum Terbit, Nelayan Kembali Geruduk Kantor PSDKP

SLO Belum Terbit, Nelayan Kembali Geruduk Kantor PSDKP

Meski telah mengikuti verifikasi berkas kapal yang digelar Kementrian Kelautan dan Perikanan, namun hingga saat ini SLO yang dinanti belum terbit.


Perahu Terbalik saat Arung Jeram, Pengawas SD Tewas Tenggelam

Perahu Terbalik saat Arung Jeram, Pengawas SD Tewas Tenggelam

Peristiwa naas menimpa rombongan Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal saat mengikuti kegiatan arung jeram di sebuah obyek wisata, Jumat (2/1) sore.


Tanggul Pemali Masih Tunggu Penanganan

Tanggul Pemali Masih Tunggu Penanganan

Kondisi tanggul Sungai Pemali yang berada di Desa Tengki Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes rawan ambrol karena tergerus arus sungai.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!