Lokal
Share this on:

Ingat! Flyover Kretek Hanya untuk Mobil Kecil

  • Ingat! Flyover Kretek Hanya untuk Mobil Kecil
  • Ingat! Flyover Kretek Hanya untuk Mobil Kecil

DIBATASI - Penggunaan Flyover Kretek Kecamatan Paguyangan dibatasi hanya untuk mobil pribadi dengan ketinggian kurang dari 2,5 meter. (teguh supriyanto/radar brebes)

PAGUYANGAN - Flyover Kretek Kecamatan Paguyangan yang berada di jalur utama Tegal-Purwokerto mulai dibuka untuk jalur mudik, Senin (19/6) hari ini.

Hanya saja dalam penggunaanya, jalan layang yang masih menggunakan jembatan bailey sebagai penghubungnya tersebut, hanya dapat dilintasi oleh kendaraan pribadi. Sedangkan bus atau kendaraan lain tetap lewat jalur bawah.

Di lokasi flyover, sejumlah persiapan akhir telah selesai dilakukan. Termasuk diantaranya rambu pemisahan jalur, barikade jalan serta portal pembatas ketinggian maksimal kendaran yang diperbolehkan melalui flyover yakni setinggi 2,5 meter.

"Selama arus mudik dan balik lebaran berlangsung flyover hanya untuk lintasan mobil pribadi. Kendaraan besar seperti bus tetap lewat jalan bawah,ujar Banon, Penanggung Jawab Lapangan Pekerjaan Flyover Kretek, kemarin.

Jembatan bailey terpasang di atas rel kereta api penghubung abutmen pilar 1 dengan pilar 2, dengan lantai jembatann barupa rangkaian kayu. Kondisi ini pula, menurut Banon, menjadi dasar penggunaan flyover hanya untuk kendaraan pribadi.

"Pembatasan dilakukan karena sebagian konstruksi masih bersifat darurat, untuk dipergunakan dalam arus mudik. Seletah itu pekerjaan akan kembali dilakukan," terangnya.

Seiring dengan berlangsungnya musim mudik yang diperkirakan mulai H-7 Lebaran ini, arus lalu lintas yang melalui perlintasan KA Kretek dari arah utara (Tegal) menggunakan tiga lajur jalan.

Masing-masing dua lajur bagi kendaran pribadi melalui flyover dan satu lainnya jalur bawah bagi kendaraan besar. Sementara bagi kendaraan dari arah Purwokerto, diarahkan melalui jalur bawah di sisi barat.

Kondisi ini diperkirakan akan menimbulkan permasalahan dengan adanya bottleneck (penyempitan jalur), selepas flyover bagian selatan. Dimana kendaraan masuk ke lajur semula (jalan lama) dua arah dari Tegal maupun Purwokerto.

Untuk mengatasi kemacetan tersebut, telah disiapkan jalur alternatif, khususnya bagi mobil pribadi dan sepeda motor. Kapolres Brebes melalui Kapolsek Paguyangan AKP Bowo Cipto Hadi menyampaikan, jalur alternatif telah disiapkan sebagai penghubung wilayah Kecamatan Bumiayu dengan Paguyangan.

"Ada beberapa pintu masuk menuju jalur alternatif. Diantaranya simpang tiga Negaradaha jalan Lingkar Bumiayu dan simpang tiga Kretek-Pesanggrahan samping Gudang Wings," jelasnya.

Selain lebar jalan yang sempit, jalur tersebut melewati underpass Negaradaha sehingga hanya diperuntukan bagi kendaraan pribadi dan sepeda motor. Untuk memudahkan pengguna jalan, papan petunjuk arah telah dipasang di pintu masuk jalur alternatif baik di jalan lingkar Bumiayu maupun simpang tiga Kretek. (pri/har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pangkostrad Asal Slawi ini Prihatin Tanah Leluhurnya Kebanjiran

Pangkostrad Asal Slawi ini Prihatin Tanah Leluhurnya Kebanjiran

Panglima Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjend Agus Kriswanto menyerahkan bantuan untuk korban banjir di tanah kelahirannya.


Panwaslu Tindaklanjuti Temuan Motor Plat Merah untuk Kampanye

Panwaslu Tindaklanjuti Temuan Motor Plat Merah untuk Kampanye

Kendaraan roda dua berplat merah kedapatan digunakan salah satu pendukung pasangan calon (paslon), saat kampanye damai, Minggu (18/2) kemarin.


Banjir Masih Potensial Terjadi, Warga Diminta Waspada

Banjir Masih Potensial Terjadi, Warga Diminta Waspada

BPBD Kabupaten Tegal meminta warga untuk tetap waspada banjir seiring intensitas hujan yang diperkirakan masih akan tinggi hingga beberapa hari ke depan.


Ini Dia Guru Asal Tegal yang Lolos Mengajar di Makkah

Ini Dia Guru Asal Tegal yang Lolos Mengajar di Makkah

Tak menyangka, seorang guru di SMP Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal mendapat tugas untuk mengajar di Luar Negeri yakni di Kota Suci Makkah.


Warga Sekitar Bendungan Weloet Poetih Waspada

Warga Sekitar Bendungan Weloet Poetih Waspada

Bendungan Weloet Poetih di Desa Pepedan Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang mengalami kenaikan debit air warga sekitar bendungan diimbau untuk waspada.


Mulai Maret, Masuk Guci Pakai e-Ticketing

Mulai Maret, Masuk Guci Pakai e-Ticketing

Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci Bumijawa Kabupaten Tegal sudah siap menerapkan tiket elektronik atau e-ticketing untuk pengunjung.


Pemkab Tegal Siapkan Angkutan Gratis untuk Keluarga Miskin

Pemkab Tegal Siapkan Angkutan Gratis untuk Keluarga Miskin

Keseriusan Pemkab Tegal untuk mewujudkan angkutan gratis bagi keluarga miskin terus dimatangkan tahun ini.


Pulang Sekolah, Bocah Temukan Mayat Menggantung

Pulang Sekolah, Bocah Temukan Mayat Menggantung

Niat Fajar (10), pelajar SD warga Desa Yamansari RT 01 RW 07 Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal untuk pulang ke rumahnya lebih cepat membuat geger.


KPU Siapkan 1.476.000 Alat Peraga Kampanye

KPU Siapkan 1.476.000 Alat Peraga Kampanye

KPU Kabupaten Tegal menyiapkan 1.476.000 alat peraga kampanye (APK) untuk tiga pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati yang akan mulai berkampanye.


Suami yang Bantai Istri dan Anak Balitanya Sering Cekcok

Suami yang Bantai Istri dan Anak Balitanya Sering Cekcok

Entah apa yang merasuki Tarmuji (33) hingga tega menghabisi nyawa istrinya, Koniti (39) berserta anak kandungnya hanya karena masalah ekonomi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!