Lokal
Share this on:

Ingat, Mobil Dilarang Lintasi Jembatan Penguripan

  • Ingat, Mobil Dilarang Lintasi Jembatan Penguripan
  • Ingat, Mobil Dilarang Lintasi Jembatan Penguripan

KRAMAT - Warga di sekitar Jembatan Penguripan yang berdiri di atas Kali Cacaban antara Desa Plumbungan Kecamatan Kramat dengan Desa Sidoharjo Kecamatan Suradadi melarang kendaraan roda empat melintas. Cara tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan yang melintas sekaligus mencegah agar jembatan tidak cepat rusak.

Sahuri (59), warga setempat mengungkapkan, larangan tersebut memang tidak dibuat secara tertulis. Saat ada mobil seperti bak terbuka hingga angkutan pedesaan akan melintas, warga biasanya mengingatkan kepada pengemudi untuk mencari jalan lain. Pasalnya, lebar jembatan hanya 2 meter lebih sehingga tidak diperuntukkan bagi kendaraan roda empat. Maksimal, hanya bisa dilalui sepeda motor roda tiga.

Jembatan dengan panjang sekitar 25 meter tersebut menggunakan lantai dari pelat baja dan ketebalannya terbatas sehingga lebih aman jika mobil tidak melintas di atas jembatan. ?Sayangnya, saat warga lengah, ada saja mobil kecil yang nekat melintas,? keluhnya.

Kepala Desa Plumbungan Suharno membenarkan jika saat ini ada saja mobil yang nekat melintas. Umumnya, pemilik mobil tersebut merupakan warga sekitar sehingga perlu kesadaran bersama untuk menjaga agar jembatan yang dibangun sekitar sepuluh tahun silam tidak rusak.

Tujuan dilarangnya mobil melintas, kata dia, cukup realistis. Hal ini dilihat dari akses masuk menuju jembatan yang sempit serta lebar jembatan yang sedari awal memang diperuntukan bagi pejalan kaki maupun roda dua saja.

Menurutnya, perlu kerja sama yang baik antar warga sehingga tumbuh kesadaran untuk merawat dan menjaga jembatan tersebut agar bisa bertahan lama. Untuk itu, dia meminta kepada warga yang tinggal di sekitar jembatan untuk terus mengingatkan warga terutama yang menggunakan mobil agar tidak melintas.

Semua, jelasnya, demi keamanan bersama agar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti jembatan roboh dan sebagainya akibat beban berlebih di atas jembatan.

?Idealnya memang Jembatan Penguripan hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki dan sepeda motor. Mobil harus mencari jalan lain yang sesuai dengan kelas jalan,? pungkasnya. (gun/ima/zul)


Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tak Netral, ASN Siap-siap Saja Disanksi

Tak Netral, ASN Siap-siap Saja Disanksi

Selain harus menjaga netralitasnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang berpolitik praktis dalam penyelenggaraan Pilkada maupun pemilu.


Dilarang Berpolitik, ASN Tidak Hanya PNS

Dilarang Berpolitik, ASN Tidak Hanya PNS

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tegal memperingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk netral dalam pilkada.


Ingat ya, PNS Wajib Sarjana

Ingat ya, PNS Wajib Sarjana

Pegawai negeri sipil (PNS) wajib memiliki gelar sarjana. Itu menyusul adanya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).


Kebakaran di Arum Indah Baru Padam dengan Dua Unit Mobil Damkar

Kebakaran di Arum Indah Baru Padam dengan Dua Unit Mobil Damkar

Sebuah rumah di Jalan Arum Blok B Kelurahan Randugunting Kota Tegal terbakar, Senin (1/1) pagi.


Ingat, BI Checking Beralih ke OJK

Ingat, BI Checking Beralih ke OJK

Sistem Informasi Debitur (SID) atau lebih dikenal dengan istilah BI Checking kini bertransformasi menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).


Nelayan Tradisional Kuatirkan Gesekan Cantrang Dilarang

Nelayan Tradisional Kuatirkan Gesekan Cantrang Dilarang

Tidak hanya mengakibatkan puluhan ribu pengangguran, pelarangan cantrang ditengarai akan menimbulkan persoalan baru.


Pimen Kiye, Jembatan Ambles kok Tak Diperbaiki

Pimen Kiye, Jembatan Ambles kok Tak Diperbaiki

Sebuah jembatan yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal ambles dan lama dibiarkan tanpa perbaikan.


Ambles, Jalur Penghubung Dua Desa Tak Bisa Dilalui Mobil

Ambles, Jalur Penghubung Dua Desa Tak Bisa Dilalui Mobil

Hujan lebat yang melanda sejumlah wilayah pada Selasa (26/12) malam juga mengakibatkan jalan di Bumijawa Kabupaten Tegal ambles.


Jembatan Jemasih Putus, Enam Ribu Warga Harus Memutar

Jembatan Jemasih Putus, Enam Ribu Warga Harus Memutar

Ribuan warga di Desa Jemasih Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes terpaksa harus memutar lebih jauh pasca jembatan penghubung di desa itu putus.


Mulai 22 Desember, Mobil Barang Dilarang Melintas

Mulai 22 Desember, Mobil Barang Dilarang Melintas

Kementerian Perhubungan membatasi operasional mobil barang di sejumlah ruas jalan untuk periode Natal dan Tahun Baru.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!