Lokal
Share this on:

Ingin Jadi Pamong? Minimal Harus Dapat Nilai 70

  • Ingin Jadi Pamong? Minimal Harus Dapat Nilai 70
  • Ingin Jadi Pamong? Minimal Harus Dapat Nilai 70

Untuk kelulusan perangkat desa yang akan mengikuti seleksi penjaringan perangkat desa, harus memenuhi passing grade dengan poin 70.

SLAWI - Untuk kelulusan perangkat desa yang akan mengikuti seleksi penjaringan perangkat desa, harus memenuhi passing grade dengan poin 70 dari nilai maksimal 100.

"Berdasarkan Perbub 74 Tahun 2016 pasal 16 ayat 3, nantinya peserta seleksi perangkat desa harus memenuhi passing grade nilai tes di atas nilai 70 untuk bersaing menjadi perangkat desa. Sementara kalau di bawah passing grade secara otomatis gugur," ungkap Untung Basuki.

Ketua Praja yang juga kepala Desa Semboja ini menambahkan, masing-masing materi mempunyai bobot nilai sendiri. Adapun jenis tes meliputi 3 macam yakni tes tertulis, komputer dan wawancara.

"Poinnya untuk tertulis 50, komputer 30, dan wawancara 20," ujarnya.

Untuk tes tertulis sendiri, dia menambahkan 80 persen pilihan ganda, dan 20 persen uraian. Serta materinya meliputi Pancasila, UUD 1945, Pengetahuan Umum, Pengetahuan Pemdes, Bahasa Indonesia serta Matematika.

"Untuk wawancara sendiri materinya meliputi Ideologi, loyalitas kepada desa serta akhlak," terangnya.

Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa Kecamatan Bojong H Akhmad Zaeni menyatakan, pihaknya akan menjunjung tinggi azaz netralitas dan tidak akan intervensi dalam perekrutan perangkat desa.

"Kami ingin cari sumber daya manusia yang kompeten untuk mengisi jabatan perangkat desa yang kosong. Karena itu kami akan secara profesional dalam mengadakan penjaringan nantinya," imbuh dia. (fri/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Begini Alasan Pelaku Nekat Bunuh, Karungi, dan Buang Korban ke Laut

Begini Alasan Pelaku Nekat Bunuh, Karungi, dan Buang Korban ke Laut

Jazad pria yang ditemukan tewas dalam karung ternyata korban dukun palsu yang mengaku dapat menggandakan uang.


Enthus: Saya Terima Laporan, 11 Titik Diduga Jadi Bisnis Esek-esek Baru

Enthus: Saya Terima Laporan, 11 Titik Diduga Jadi Bisnis Esek-esek Baru

Pascapenutupan empat lokasi prostitusi di wilayah Pantura Kabupaten Tegal, kini mulai bermunculan tempat prostitusi baru.


Kasasi Ditolak, Rumah Mewah di Tol Pejagan-Pemalang Segera Dibongkar

Kasasi Ditolak, Rumah Mewah di Tol Pejagan-Pemalang Segera Dibongkar

Masalah pembebasan lahan kini tak lagi jadi persoalan dalam proyek pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang.


Soal Pembubaran HTI, Pemerintah Harus Hati-hati

Soal Pembubaran HTI, Pemerintah Harus Hati-hati

Menanggapi rencana pembubaran ormas Hisbut Tahrir Indonesia (HTI), pemerintah diminta untuk tidak gegabah.


Bupati: Masih Ada Warga Tak Bisa Sekolah, Lapor Saya

Bupati: Masih Ada Warga Tak Bisa Sekolah, Lapor Saya

Memasuki tahun penerimaan siswa baru, dimungkinkan ada keluarga yang ingin menyekolahkan anaknya tapi tak punya biaya.


Ingin Berburu Kuliner Khas Pemalang? 20 Mei, Pujasera Dilaunching

Ingin Berburu Kuliner Khas Pemalang? 20 Mei, Pujasera Dilaunching

Pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) di Pertigaan Gandulan Pemalang sudah selesai.


Ingin Mudik Lancar dari Pemalang sampai Batang, Ini Petanya

Ingin Mudik Lancar dari Pemalang sampai Batang, Ini Petanya

Pembangunan Jalan Tol Pemalang – Batang Tol Road yang sedang dikebut siang dan malam selama 24 jam, sesuai progres sudah 80 persen lebih.


Alhamdulillah, Izin Cantrang Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

Alhamdulillah, Izin Cantrang Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

Para nelayan yang masih menggunakan alaf tangkap cantrang boleh jadi dapat bernafas dengan lega.


Makan Jajan, Empat Anak Muntah Darah, Seorang Meninggal

Makan Jajan, Empat Anak Muntah Darah, Seorang Meninggal

Sedikitnya, empat orang anak harus dilarikan ke RS dr Soselo Slawi. Bahkan, seorang di anytaranya dilaporkan meninggal dunia.


Rugi Rp3,8 Triliun, 26 BUMN Harus Beri Penjelasan ke Publik

Rugi Rp3,8 Triliun, 26 BUMN Harus Beri Penjelasan ke Publik

Kerugian yang diderita 26 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hinga triliyunan rupiah disikapi serius Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal.



Kolom

BNN

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!