• Home
  • Berita Lokal
  • Jaga Keutuhan NKRI, FUIP Gelar Salat Subuh Berjamaah dan Doa Bersama

Lokal
Share this on:

Jaga Keutuhan NKRI, FUIP Gelar Salat Subuh Berjamaah dan Doa Bersama

  • Jaga Keutuhan NKRI, FUIP Gelar Salat Subuh Berjamaah dan Doa Bersama
  • Jaga Keutuhan NKRI, FUIP Gelar Salat Subuh Berjamaah dan Doa Bersama

TEGAL - Sebagai wujud keberpihakan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Forum Umat Islam Peduli (FUIP) Kota Tegal akan menggelar Salat Subuh Berjamaah di Masjid Agung, Rabu (19/4).

Kegiatan tersebut juga diharapkan bisa menggugah kesadaran masyarakat muslim untuk lebih mengutamakan persatuan dan keutuhan dalam mengantisipasi perpecahan. Ketua Panitia Ghusni Darojatun mengatakan, dilaksanakannya Salat Subuh Berjamaah dan Doa Bersama untuk Keselamatan NKRI merupakan bentuk kepedulian serta persatuan umat Islam di tengah banyaknya isu sara yang mengancam keselamatan dan kedamaian negara.

Sebab, selain menjadi bagian dari keutuhan NKRI gerakan Salat Subuh Berjamaah juga untuk mengokohkan kembali jati diri umat Islam sebagai pelopor persatuan dan kedamaian.

"Kegiatan ini juga untuk mendoakan berlangsungnya pilkada damai di DKI Jakarta sebagai poros pemerintahan di NKRI," ungkapnya.

Lebih lanjut Ghusni menambahkan, dalam rangkaian kegiatan tersebut FUIP melibatkan seluruh komponen tokoh agama dan masyarakat dari berbagai kalangan. Meliputi Ketua PDM, PCNU, ulama dan para Habaib di wilayah Kota Tegal.

Acaranya, dimulai dzikir hizib nashor dari Imam Al Haddad yang rencananya dipimpin langsung Habib Thohir Al Kaff. Dilanjutkan salat subuh berjamaah dipimpin imam Masjid Agung. Kemudian istighotsah dan doa bersama dipimpin Ustadz Nur Sidiq serta tausiyah dari KH. Sholeh Basalamah Jatibarang, Brebes.

"Target kami, salat subuh berjamaah dan doa bersama diikuti 1.500 jamaah yang juga mengundang Forkompinda," terangnya.

Ketua FUIP Kota Tegal Nadirin Maskha menambahkan melalui gerakan Salat Subuh Berjamaah dan Doa Bersama tersebut diharapkan bisa menjadi pemicu umat Islam di wilayah Tegal dari berbagai golongan untuk lebih mempererat persatuan dan keutuhan dalam menjaga kedamaian serta keselamatan NKRI.

Bahkan, kesadaran masyarakat diharapkan bisa lebih tergugah membiasakan kegiatan keagamaan satu tujuan sebagai bagian dari NKRI.

"Meski berbeda latar belakang dan golongan, atas nama umat Islam harus tetap bersatu jangan sampai terpecah dalam menjaga keselamatan dan keutuhan NKRI," pungkasnya. (syf/ela/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Begini Prosesi Pelarungan Ancak Kepala Kerbau ke Tengah Waduk Cacaban

Begini Prosesi Pelarungan Ancak Kepala Kerbau ke Tengah Waduk Cacaban

Pengelola dan warga yang tinggal di sekitar Waduk Cacaban Kabupaten Tegal menggelar sedekah bumi, Kamis (19/10).


Hari Santri, 5.000 Santri di Brebes Siapkan Upacara dan Drama Kolosal

Hari Santri, 5.000 Santri di Brebes Siapkan Upacara dan Drama Kolosal

Sebanyak 5.000 santri dari sejumlah ponpes di Kabupaten Brebes akan menggelar upacara bendera bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN).


Tegal Hadiningrat Bagus untuk Warga Kabupaten Tegal

Tegal Hadiningrat Bagus untuk Warga Kabupaten Tegal

Ketua DPRD Kabupaten Tegal A. Firdaus Assyairozi saat ditanya soal slogan Hadiningrat, pihaknya mengaku sangat setuju dan mendukungnya.


Pencari Kerja di Pantura Berebut Posisi di Sejumlah Perusahaan

Pencari Kerja di Pantura Berebut Posisi di Sejumlah Perusahaan

Ratusan pencari kerja berebut sejumlah posisi yang ditawarkan sejumlah perusahaan dalam kegiatan Job fair dan Pameran Pendidikan, kemarin.


Bolos Kerja Empat Bulan, PNS di Brebes Dipecat dan Dipolisikan

Bolos Kerja Empat Bulan, PNS di Brebes Dipecat dan Dipolisikan

Sebagai abdi negara, sudah sepatutnya PNS bekerja melayani kepentingan masyarakat.


Tiga Bulan Berfungsi, Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan Sembilan Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Tiga Bulan Berfungsi, Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan Sembilan Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur flyover Kretekm Kecamatan Paguyangan.


Dicatut Namanya, Warga Minta Penggelapan Uang Rp2,5 Miliar Diusut

Dicatut Namanya, Warga Minta Penggelapan Uang Rp2,5 Miliar Diusut

Warga dari dalam dan luar Kecamatan Kramat yang namanya dicatut untuk mencairkan pinjaman pada PNPM UPK Kramat mengaku kecewa.


15 Parpol Sudah Serahkan KTA dan KTP Anggotanya ke KPU

15 Parpol Sudah Serahkan KTA dan KTP Anggotanya ke KPU

Hingga berakhirnya masa penyerahan berkas pendaftaran, sejumlah Parpol tercatat telah menyerahkan KTA dan KTP anggotanya kepada KPU.


Geruduk DPRD, Sopir dan Tukang Ojek di Slawi Minta Angkutan Online Dikaji Ulang

Geruduk DPRD, Sopir dan Tukang Ojek di Slawi Minta Angkutan Online Dikaji Ulang

Perwakilan sopir angkutan dan ojek pangkalan yang ada di Kabupaten Tegal menggeruduk gedung dewan.


Tegal Raya Miliki Potensi Ekonomi Menggiurkan

Tegal Raya Miliki Potensi Ekonomi Menggiurkan

Potensi dari beberapa sektor ekonomi di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya cukup menggiurkan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!