• Home
  • Berita Lokal
  • Jalan Rusak dan Berlubang Diperbaiki, Pantura Mulai Lebih Lancar

Lokal
Share this on:

Jalan Rusak dan Berlubang Diperbaiki, Pantura Mulai Lebih Lancar

  • Jalan Rusak dan Berlubang Diperbaiki, Pantura Mulai Lebih Lancar
  • Jalan Rusak dan Berlubang Diperbaiki, Pantura Mulai Lebih Lancar

KRAMAT - Pascaperbaikan di sejumlah titik di jalur pantura, arus lalu lintas baik yang mengarah ke barat atau sebaliknya terpantau lebih lancar dibandingkan sebelumnya. Truk dan bus bisa melaju dengan kecepatan sedang tanpa perlu menghindar dari lubang yang sebelumnya banyak dijumpai.

Salah seorang pengemudi truk yang sedang beristirahat, Supri (54), mengatakan, ruas jalur pantura sekarang lebih baik. Saat melintas dari Semarang hingga masuk ke perbatasan Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Tegal, ruas jalan yang sebelumnya bergelombang dan dipenuhi lubang sekarang lebih rata karena sebagian sudah diaspal ulang.

Hanya saja, untuk lubang yang cukup kecil semestinya penambalan dilakukan dengan baik agar rata dengan aspal di sekitarnya. Pasalnya, ada beberapa titik lubang yang setelah ditambal justru lebih tinggi dari aspal di sekitarnya dan saat dilalui kendaraan mengakibatkan guncangan.

Tetapi, secara umum kondisi ruas jalur pantura saat ini jauh lebih baik pascaperbaikan. Harapannya, pemeliharaan jalur pantura bisa lebih rutin dilakukan dan tidak perlu menunggu sampai terjadi kerusakan parah agar keamanan dan kenyamanan pengguna jalan bisa terjaga dengan baik.

?Sekarang perjalanan lebih lancar sehingga kami bisa mengantar logistik dengan cepat,? jelasnya.

Hal senada diungkapkan Suares (44). Menurut dia, kondisi jalur pantura pascaperbaikan jauh lebih nyaman saat dilalui. Sebelumnya, pengemudi harus ekstra hati-hati agar tidak terperosok dalam lubang. Terutama truk dengan muatan yang besar.

Sekarang, kondisinya sudah normal seperti semula sehingga pengemudi bisa memacu kendaraan dengan kecepatan sedang. Terutama di ruas jalan yang belum dibeton. Dia juga berharap agar kondisi seperti ini bisa dipertahankan guna menjaga mobilitas warga yang setiap hari menggunakan jalur pantura dalam menjalankan aktivitas.

Apalagi, panjang jalan yang dibeton lebih banyak daripada yang tidak dibeton sehingga pemeliharaan semestinya bisa lebih mudah karena terfokus pada jalan yang masih menggunakan aspal.

?Harapan kami jalur pantura bisa semakin baik agar lalu lintas tetap lancar dan tidak perlu lagi takut terperosok ke dalam lubang,? pungkasnya. (gun/ima/zul)

Berita Berikutnya

UNBK Tambah Beban Sekolah
UNBK Tambah Beban Sekolah

Berita Sejenis

Sinung Minta Akun Medsos Pejabat dan OPD Selalu Diperbarui

Sinung Minta Akun Medsos Pejabat dan OPD Selalu Diperbarui

Usai dikukuhkan Gubernur Jawa Tengah menjadi pejabat sementara (pjs) bupati tegal, Sinung Noegroho Rachmadi memimpin apel perdana di Pemkab Tegal.


Dikosek, 18 PGOT Tercyduk

Dikosek, 18 PGOT Tercyduk

18 orang pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) terciduk dalam razia gabungan Dinsos Kota Tegal bersama Satpol PP.


Jalur Penghubung Dua Kecamatan Tertutup Longsor

Jalur Penghubung Dua Kecamatan Tertutup Longsor

Jalur penghubung dua kecamatan di Kabupaten Brebes tertutup dan tak bisa dilalui kendaraan, Sabtu (17/2) lalu.


Jambret Kalung Ibu-ibu, Penjambret Sekarat Dimassa

Jambret Kalung Ibu-ibu, Penjambret Sekarat Dimassa

Aksi penjambretan terjadi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, tepatnya di dekat Kantor Kelurahan Tunon Kota Tegal, Senin (19/2) pagi.


Besok, Tiga Paslon Kampanye Bareng dan Teken Pilkada Damai

Besok, Tiga Paslon Kampanye Bareng dan Teken Pilkada Damai

Tiga paslon bupati-wakil bupati di pilbup Tegal akan mengikuti kampanye damai bersama yang digelar KPU, Minggu (18/2).


Pilkades Serentak 170 Desa Butuh Uang Lebih dari Rp4,2 Miliar

Pilkades Serentak 170 Desa Butuh Uang Lebih dari Rp4,2 Miliar

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak akan kembali digelar di Kabupaten Tegal November mendatang. Namun pelaksanaannya masih terkendala anggaran.


Ditinggal ke Sawah, Rumah Pak Tani Terbakar

Ditinggal ke Sawah, Rumah Pak Tani Terbakar

Rumah milik pasangan Nasi'i (66) dan Hindun (61), warga Desa Sokasari RT 1 RW 4 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal terbakar, Sabtu (17/2) sekitar pukul 09.00 WI


Ratusan Warga Masih Terisolasi, Bantuan Sulit Didistribusikan

Ratusan Warga Masih Terisolasi, Bantuan Sulit Didistribusikan

Sejumlah warga yang berada di tiga kelurahan, utamanya di selatan Pantura, masih terdampak banjir dan terisolasi.


Jembatan Perbatasn Pemalang dan Pekalongan Ambruk

Jembatan Perbatasn Pemalang dan Pekalongan Ambruk

Jembatan Kali Keruh yang menghubungkan Kabupaten Pemalang dan Pekalongan ambruk dihajar banjir, Kamis (15/2) sekitar pukul 17.00 WIB lalu.


Warung dan Rumah di Bumiayu Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Warung dan Rumah di Bumiayu Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Banjir besar di aliran Sungai Keruh merobohkan satu rumah dan juga warung milik Sutiyani (52), warga Bumiayu kabupaten Brebes.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!