Lokal
Share this on:

Jalan Utama Rawan Longsor, Warga Waswas

  • Jalan Utama Rawan Longsor, Warga Waswas
  • Jalan Utama Rawan Longsor, Warga Waswas

RAWAN - Jalan poros penghubung sejumlah wilayah di Desa Ragatunjung Paguyangan rawan longsor. (teguh supriyanto/radar brebes)

PAGUYANGAN - Ruas jalan poros yang menjadi akses utama ratusan warga Dukuh Crumyang Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan menuju luar wilayah, masih dalam kondisi mengkhawatirkan. Di mana sebelumnya, hujan deras sempat memutuskan satu-satunya akses jalan yang menyebabkan pedukuhan yang berada di dataran tinggi ini nyaris terisolir.

Kepala Desa Ragatunjung, Masduki menyampaikan, tanah yang berasal dari bagian atas tebing jalan longsor hingga menimbun akses jalan. Akibatnya aktifitas warga yang hendak keluar maupun masuk menuju Cirumyang sempat terputus.

"Tebing dengan tinggi sekitar 50 meter, longsor setelah hujan deras mengguyur, warga berupaya membuka keterisoliran secara manual dengan bergotongroyong," ungkapnya, kemarin.

Dikatakannya, meski sebatas akses jalan menuju pedukuhan, namun putusnya jalan tersebut menyebabkan terhentinya aktifitas perekonomian dan juga pendidikan bagi siswa-siswi yang belajar di SMP satu atap di Cirumyang.

"Banyak dari pedukuhan terdekat bersekolah di SMP satu atap itu, selain itu tenaga pengajar yang berasal dari luar pedukuhan juga terhadang oleh longsor. Sehingga saat itu, sekolah terpaksa diliburkan," terang Masduki.

Letak jalan yang berada diatara tebing dan jurang, menjadika lokasi tersebut rawan mengalami longsor jika terjadi hujan lebat. Terlebih letaknya juga berada di wilayah dataran tinggi.

"Di lokasi tertutup oleh lapisan tanah yang berasal dari guguran tebing, sehingga selain ancaman longsor jalan tersebut juga sangat sulit dilalui karena sangat licin jika telah diguyur hujan," terangnya.

Hidayat, salah seorang warga Cirumyang mengatakan, kondisi jalan di wilayah tersebut menjadi kendala bagi warga yang tinggal di sekitar pedukuhan Cirumyang maupun Cibatur didalam beraktifitas.

"Sebab jika jalan ini putus, kita terpaksa memutar lebih jauh dengan medan jalan sangat terjal. Tentu selain waktu, biaya juga jadi semakin tinggi," ungkap Hidayat.

Karenanya warga berharap, pemerintah dapat membantu memberikan perhatian terhadap kondisi jalan yang dijadikan urat nadi bagi aktifitas warga disana tersebut.

"Penanganan bisa dilakukan dengan pengamanan tebing, sehingga tidak rawan mengalami longsor. Karena jika jalan ini mengalami kendala, kami masyarakat disini yang sangat merasakan dampaknya," keluh Hidayat. (pri/ism/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Kerap Ugal-ugalan, Dumptruk Proyek Tol Dikeluhkan

Kerap Ugal-ugalan, Dumptruk Proyek Tol Dikeluhkan

Kendaraan dumptruk yang mengangkut tanah uruk untuk proyek Jalan Tol Trans Jawa dikeluhkan sejumlah masyarakat Kabupaten Tegal.


Bus Sumber Alam Terjun ke Sungai, 12 Penumpang Luka-luka

Bus Sumber Alam Terjun ke Sungai, 12 Penumpang Luka-luka

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Songgom Kabupaten Brebes, Senin (24/7) sore.


Enam Bulan, 98 Orang Tewas Sia-sia di Jalan

Enam Bulan, 98 Orang Tewas Sia-sia di Jalan

Miris. Dalam kurun waktu enam bulan, di Kabupaten Tegal terjadi 302 kecelakaan yang diakibatkan kurangnya disiplin dan pelanggaran lalu lintas.


Begini Perjuangan Warga Brebes Selatan Berangkat ke Sekolah

Begini Perjuangan Warga Brebes Selatan Berangkat ke Sekolah

Angkutan sekolah menjadi persoalan bagi orang tua dan siswa di Desa Cipetung Kecamatan Paguyangan,Kabupaten Brebes.


Babi Hutan Ngamuk, Serang Lahan Pertanian Warga

Babi Hutan Ngamuk, Serang Lahan Pertanian Warga

Para petani di Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes resah menyusul serangan hama babi merusak tanaman pertanian di wilayah itu.


Dua Sepeda Motor Adu Banteng, Satu Pelajar Tewas

Dua Sepeda Motor Adu Banteng, Satu Pelajar Tewas

Dua sepeda motor bertabrakan di Jalan Raya Wredameta, Kamis (20/7) sore, tepatnya di sebelah timur Obyek Wisata Sulaku Bumijawa.


Asyik di Hotel Melati, Tiga Pasangan Mesum Digerebek

Asyik di Hotel Melati, Tiga Pasangan Mesum Digerebek

Tiga pasangan mesum di hotel melati di Jalan Durian Kota Tegal digerebek petugas Sabhara Polres Tegal Kota, Kamis (20/7) dini hari.


Kencing di Samping Truk, Kernet Tewas Seketika Tergencet

Kencing di Samping Truk, Kernet Tewas Seketika Tergencet

Kecelakaan maut yang mengakibatkan seorang tewas terjadi di Jalur Pantura tepatnya di Jalan Raya Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Jumat (21/7).


Truk Pengangkut Sisa Cat dan Thiner Terbakar di Pantura

Truk Pengangkut Sisa Cat dan Thiner Terbakar di Pantura

Sebuah truk pengangkut barang-barang bekas terbakar saat terparkir di depan Lingkungan Industri Kecil (LIK) Jalan Raya Dampyak, Jumat (21/7).


Pimen Kiye... Blanko E-KTP Hanya 40 Ribu, Pemohonnya 152.399 Orang

Pimen Kiye... Blanko E-KTP Hanya 40 Ribu, Pemohonnya 152.399 Orang

Momentum libur lebaran dimanfaatkan warga untuk melakukan perekaman KTP Elektronik.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!