Lokal
Share this on:

Jembatan Putus, Petugas Bopong Kotak Suara

  • Jembatan Putus, Petugas Bopong Kotak Suara
  • Jembatan Putus, Petugas Bopong Kotak Suara

TONJONG - Proses pemungutan suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Brebes bagi sebanyak 172 hak pilih yang tinggal di Dukuh Ciluluk, Desa Purbayasa, Kecamatan Tonjong terhambat menyusul putusnya jembatan Sungai Prupuk akibat diterjang banjir besar pada Selasa (14/2) petang.

Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses bagi masyarakat Dukuh Ciluluk, sementara dalam pemungutan suara yang dilaksanakan, Rabu (15/2), warga yang tinggal di Dukuh Ciluluk mendapat alokasi tempat di TPS 1 yang berada di Dukuh Purbayasa. Di mana warga Ciluluk harus menyeberangi sungai, untuk menuju TPS.

"Sampai dengan pukul 10.00 WIB, warga belum bisa memberikan hak suaranya di TPS," kata Toha, selaku Ketua BPD Purbayasa.

Dikatakan, jembatan dengan panjang total 30 meter dan lebar 2,5 meter ini putus sepanjang 15 meter. Warga berupaya membangun jembatan darurat dengan menggunakan bambu untuk membuka akses menuju pedukuhan tersebut.

"Kita upayakan agar jembatan darurat bisa selesai secepatnya, sehingga dapat dilalui terutama memudahkan proses pemungutan suara Pilkada,"jelasnya. Dengan pertimbangan keselamatan warga, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tonjong memutuskan untuk bisa mendatangi langsung pedukuhan dengan jalan pemindahan TPS.

"Kita terpaksa bedol TPS untuk memudahkan warga menyampaikan hak pilihnya,"kata M Ajedi, Ketua PPK Tonjong. Untuk itu, semua logistik Pilkada yang dibutuhkan dalam proses pemungutan suara dipindahkan secara manual. Bedol TPS ini juga didampingi oleh jajaran Panwascam dan juga jajaran Polsek Tonjong.

"Sesuai aturan, di mana batas waktu pemungutan suara dilakukan sampai pukul 13.00. Sementara sampai dengan pukul 11.00 WIB, jembatan darurat belum selesai sepenuhnya dan kami datangkan TPS 01 ke Dukuh Ciluluk," jelas Ajedi.

Bersama PPK, Panwas dan juga jajaran Polsek Tonjong, meniti jembatan darurat yang masih dalam kondisi licin akibat guyuran hujan yang kembali terjadi. Sementara logistik, terpaksa di bopong oleh petugas KPPS.

Kepala Desa Purbayasa Yudi Warpai menyampaikan, Dukuh Ciluluk sendiri secara keseluruhan dihuni oleh sebanyak 83 Kepala Keluraga (KK) terdiri dari 206 jiwa. Pihaknya mengapresiasi upaya yang dilakukan PPK Tonjong, untuk mendatangi langsung pemilih di wilayah tersebut menyusul putusnya jembatan utama.

"Pertimbangan lain adalah faktor keselamatan, mengingat kondisi jembatan darurat masih sangat terbatas hanya terbuat dari bambu,"terangnya. Jembatan Sungai Prupuk penghubung Dukuh Ciluluk ini, lanjut dia, selesai dibangun pada tahun 2005 lalu. Meski hanya sebagai penghubung pedukuhan, namun keberadaannya sangat penting bagi aktifitas masyarakat.

"Jembatan ini satu-satunya akses warga Ciluluk, putusnya jembatan jelas sangat menghambat aktifitas mereka," terangnya. (pri/har/zul)


Berita Sebelumnya

Usai Pilkada, Brebes Dikepung Banjir
Usai Pilkada, Brebes Dikepung Banjir

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kepalanya Nyaris Gepeng, Bayi yang Dibuang Prematur dan Baru Berusia 2-3 Jam

Kepalanya Nyaris Gepeng, Bayi yang Dibuang Prematur dan Baru Berusia 2-3 Jam

Penemuan mayat bayi di lingkungan lingkungan RSUD Kabupaten Brebes, Selasa (19/9), membuat petugas dan pasien RSUD tersebut geger.


Dimulai, Tahapan Pilkades Serentak 48 Desa di Kabupaten Tegal

Dimulai, Tahapan Pilkades Serentak 48 Desa di Kabupaten Tegal

Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Tegal mulai berjalan. Tahapan pemungutan suara akan digelar akhir Oktober.


Mau Nonton Konser Musik, 40 Anak-anak Dikira Anak Jalanan Diangkuti Satpol PP

Mau Nonton Konser Musik, 40 Anak-anak Dikira Anak Jalanan Diangkuti Satpol PP

Puluhan anak jalanan yang tengah berkeliaran di sejumlah sudut wilayah Kabupaten Brebes tak berkutik saat kepergok petugas Satpol PP.


Penyeberang Sering Celaka, Pertigaan Adiwerna Butuh JPO

Penyeberang Sering Celaka, Pertigaan Adiwerna Butuh JPO

Pemkab Tegal diminta menyediakan fasilitas jembatan penyeberangan orang (JPO) di sekitar pertigaan Adiwerna dan central Banjaran Kecamatan Adiwerna.


Kades Diusulkan Diberhentikan Sementara, Polisi Jaga Balai Desa Sesepan

Kades Diusulkan Diberhentikan Sementara, Polisi Jaga Balai Desa Sesepan

Petugas Polres Tegal menjaga ketat Balai Desa Sesepan usai dibacakan surat Camat Balapulang terkait usulan pencopotan Kades Sesepan, Toripin.


Tolong Pak, Jika Ditutup Total Bangun Jembatan Penyeberangannya

Tolong Pak, Jika Ditutup Total Bangun Jembatan Penyeberangannya

Pascakesepakatan penutupan sebagian perlintasan KA Kretek, Senin (5/9) lalu, aktifitas masyarakat di sekitar perlintasan kembali normal.


Ruang Kerja Bunda Sitha Digeledah, KPK Sita Tiga Koper Barang bukti

Ruang Kerja Bunda Sitha Digeledah, KPK Sita Tiga Koper Barang bukti

Petugas KPK melakukan penggeledahan selama beberapa jam di ruang kerja Wali Kota Tegal KMT Hj Siti Masitha Soeparno.


Usai Wali Kota Tegal Ditangkap KPK, Balai Kota Dijaga Aparat Bersenjata

Usai Wali Kota Tegal Ditangkap KPK, Balai Kota Dijaga Aparat Bersenjata

Kabar ditangkapnya Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat warga penasaran.


Begini Kronologis Penangkapan Wali Kota Tegal oleh KPK

Begini Kronologis Penangkapan Wali Kota Tegal oleh KPK

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno ikut dibawa petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (29/8), pukul 17.30 WIB.


Segel Ruangan Direktur, KPK Juga Bawa Dua Petinggi RSUD Kardinah

Segel Ruangan Direktur, KPK Juga Bawa Dua Petinggi RSUD Kardinah

Selain membawa Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno, petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menangkap dua pejabat di RSUD Kardinah Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!