• Home
  • Berita Lokal
  • Jempol Sung! Mang Damin Luncurkan Buku Berbahasa Tegal Aja Kadiran

Lokal
Share this on:

Jempol Sung! Mang Damin Luncurkan Buku Berbahasa Tegal Aja Kadiran

  • Jempol Sung! Mang Damin Luncurkan Buku Berbahasa Tegal Aja Kadiran
  • Jempol Sung! Mang Damin Luncurkan Buku Berbahasa Tegal Aja Kadiran

TEGAL - Budayawan Yono Daryono meluncurkan buku berbahasa tegal berjudul ?Aja Kadiran? bersamaan dengan acara Pengukuhan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Bahasa Tegal (LPPBT) yang dilangsungkan di Aula Gedung C Kampus 1 Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal, Jalan Mataram, kemarin.

Buku setebal 299 halaman itu berisi kumpulan kolom yang ditulis Yono sejak 2011 sampai sekarang. ?Buku ini sebagai upaya mendokumentasikan bahasa tutur yang telah ditulis secara periodik. Tidak sekadar memuseumkan, diluncurkannya buku ini diharapkan bisa merawat dan menjaga bahasa tegal dari kepunahan,? ujarnya.

Menurut budayawan kelahiran Tegal, 25 Maret 1955 ini, dibandingkan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa, bahasa Tegal memiliki keunikan pada tataran fonetis-fonologis, morfologi, dan sintaksis. Sebagai varian dari bahasa Jawa, bahasa tegal bercirikan demokratik, egaliter.

Sehingga mampu mengekspresikan gagasan, filosofi, dan kearifan budaya Tegal. Berangkat dari hal itu pula, pada 2006 diselenggarakan Kongres Bahasa Tegal yang menghasilkan sejumlah rekomendasi. Bahasa tegal sebagai kekayaan budaya dan sarana pengungkapan cipta, rasa, karsa, dan karya memiliki akar sejarah panjang.

?Menulis dalam bahasa tegal belum banyak dilakukan, bahkan sebagian orang menilai bahwa bahasa Tegal adalah bahasa tutur, bukan bahasa tulis,? jelasnya.

Aja Kadiran diterbitkan oleh Badan Penerbit PHB Press. Diluncurkannya buku ini disambut baik berbagai kalangan. Direktur PHB Mc Chambali menyampaikan, bahasa tegal perlu terus dijaga eksistensinya, agar generasi mendatang tidak merasa asing dengan bahasa ibunya.

PHB, kata Chambali, sebagai institusi pendidikan di Kota Tegal mendukung penuh pelestarian bahasa tegal. Buku Aja Kadiran yang baru diluncurkan Yono diharapkan menambah perbendaharaan literatur berbahasa tegal yang saat ini dinilai masih sangat kurang.

Selain itu, diharapkan pula dapat memberikan motivasi bagi terus tumbuh suburnya pengembangan bahasa tegal di masa yang akan datang.

?Aja Kadiran merupakan hasil perenungan Yono Daryono dalam menyikapi problematika keseharian. Semua disajikan secara apik dalam bahasa Tegal yang kental dan khas,? jelasnya. (nam/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Modus Baru, Salon Kecantikan Ternyata Juga Jual Miras

Modus Baru, Salon Kecantikan Ternyata Juga Jual Miras

Menjelang pelaksanaan Pilkades serentak di 116 desa pada pertengahan Desember 2018 mendatang, Polres Tegal mengosek keberadaan minuman keras (miras).


Antisipasi Konflik di 116 Pilkades, Polres Tegal Siagakan 447 Polisi

Antisipasi Konflik di 116 Pilkades, Polres Tegal Siagakan 447 Polisi

Sebanyak 116 desa di Kabupaten Tegal akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II Desember mendatang.


Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng posting berita gempa di Pulau Jawa, DP (25), seorang Facebooker, warga Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal ditangkap polisi.


Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Ancam Demo Jalan Tol

Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Ancam Demo Jalan Tol

Warga Desa Penarukan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal mengancam bakal melakukan unjuk rasa di tengah-tengah Jalan Tol Trans Jawa Brebes Timur-Pemalang.


Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Warga di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya diminta mewaspadai potensi terjadinya angin kencang setiap saat hingga memasuki musim penghujan pada akhir Novem


Lepas SJI Korwil Tegal, Ketua DPRD Minta Tim Solid dan Hati-hati

Lepas SJI Korwil Tegal, Ketua DPRD Minta Tim Solid dan Hati-hati

Tim Suzuki Jip Indonesia (SJI) Korwil Tegal direncanakan akan mengikuti event off road Central Java VI di Semarang dan Batang.


Pemkot Tegal Siapkan Perda Larangan Memberi kepada Pengemis dan Pengamen

Pemkot Tegal Siapkan Perda Larangan Memberi kepada Pengemis dan Pengamen

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tegal mengimbau masyarakat untuk tidak memberi uang kepada pengamen dan pengemis, utamanya di sepanjang jalan protokol.


Dirazia, Pemilik Gubuk-gubuk Liar di Sungai Kemiri Bukan Warga Tegal

Dirazia, Pemilik Gubuk-gubuk Liar di Sungai Kemiri Bukan Warga Tegal

Dinas Sosial Kota Tegal kembali menggelar razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, Rabu (14/11).


Hingga Pertengahan November, Ada 3.000 Janda Baru di Kabupaten Tegal

Hingga Pertengahan November, Ada 3.000 Janda Baru di Kabupaten Tegal

Kasus perceraian di Kabupaten Tegal ternyata cukup tinggi.


BPBD Mulai Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor

BPBD Mulai Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor

Potensi terjadinya banjir dan longsor di Kabupaten Tegal meningkat seiring mulai memasuki musim hujan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!