Lokal
Share this on:

Jika Ada Laporan Korban, Prona Madu Akan Ditindak Tegas

  • Jika Ada Laporan Korban, Prona Madu Akan Ditindak Tegas
  • Jika Ada Laporan Korban, Prona Madu Akan Ditindak Tegas

SLAWI - Upaya menggelar seminar sekaligus pembentukan pengurus DPD Pogram Nasional Masyarakat Terpadu (Prona Madu) Kabupaten Tegal akhirnya gagal.

Sebelumnya, sesuai rencana seminar dan pembentukan program kerja DPD Prona Madu itu akan dipusatkan di SMKN 2 Slawi. Pihak sekolah pun akhirnya menolak penggunaan aula sekolahnya untuk kegiatan tersebut.

Kepala Kantor Kesatuan Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Tegal Agus Sunarja didampingi Kasi Kesbang Hamami menyatakan, pascapenolakan penggunaan aula SMKN 2 Slawi, pengurus berupaya melakukan pendekatan agar bisa menggunakan aula Gedung NU.

Namun nasib yang sama juga dialami pengurus dengan penolakan penggunaan aula tersebut. "Kami sebelumnya sempat menyatakan bahwa seyogyanya pengurus Prona Madu melaporkan izin kegiatan tersebut ke pihak Polres Tegal. Namun dari hasil konfrimasi kami dengan kasat Intelkam, pihaknya belum pernah menerima ajuan terkait seminar Prona Madu," terangnya, kemarin.

Sedikitnya 400 orang yang sempat melakukan persiapan seminar membubarkan diri pasca tidak mendapatkan tempat untuk menggelar kegiatan. Sebelumnya, Prona Madu sempat dideklarasikan di Gedung Rakyat Slawi, 17 September 2016 silam. Setelah itu, kegelisahan muncul di tengah masyarakat terkait keberadaan organisasi kemasyarakatan tersebut.

"Berdasarkan hasil pemantauan dengan tim terpadu dan Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) dipastikan Prona Madu adalah organisasi ilegal. Prona Madu sampai saat ini tidak terdaftar di Kesbangpolinmas sebagaimana diatur dalam UU Nomor 17/Tahun 2013, yang mengharuskan ormas mendatarkan diri di Kesbangpolinmas," ujar dia.

Di samping itu, dari hasil komunikasi yang dilakukan dengan Satuan Intelkam Polres Tegal, Prona Madu juga dinyatakan ilegal meski sudah membuat 'produk' dan membuka rekrutmen lowongan kerja dengan iming-iming gaji tiga kali upah minimum tegional (UMR) DKI Jakarta.

Menurut Agus, pihaknya tinggal menunggu waktu. Bila sudah teridentifikasi ada korban yang melapor dari kegiatan tersebut, pihaknya bersama Tim Kominda akan segera mengambil tindakan.

"Langkah antisipasi sebelum jatuh korban kami tempuh dengan memberikan informasi kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi UU Nomor 17 tahun 2013 kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang paling banyak menjadi anggota Prona Madu. Sosialisasi akan kami lakukan untuk eks Kawedanan Adiwerna," terangnya. (her/ima/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Rastra yang Dicap Jelek Kualitasnya, Sudah Dibagi Sejak 11 April Lalu

Rastra yang Dicap Jelek Kualitasnya, Sudah Dibagi Sejak 11 April Lalu

Persediaan beras di gudang Bulog Sub Divisi Regional VI yang ada di Larangan, Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal dipastikan aman.


Kesandung Korupsi, ASN Tak Akan Diadvokasi

Kesandung Korupsi, ASN Tak Akan Diadvokasi

Sekertaris Daerah (Sekda) Brebes Emastoni Ezam mengaku tidak memberikan bantuan hukum bagi ASN yang tersandung kasus tindak pidana korupsi (tipikor).


Rest Area Tol Pejagan-Brexit Ini Bisa Jadi Wisata Sejarah

Rest Area Tol Pejagan-Brexit Ini Bisa Jadi Wisata Sejarah

PT Perkebunan Nusantara (PTPN IX) Jawa Tengah selaku pengelola pabrik gula di wilayah Brebes akan mengalihfungsukan lahan di eks pabrik gula.


Hati-hati, Titik Kemacetan Diprediksi Pindah ke Klonengan-Bumiayu

Hati-hati, Titik Kemacetan Diprediksi Pindah ke Klonengan-Bumiayu

Titik kemacetan arus mudik dan balik tahun ini di Kabupaten Brebes diprediksi akan terjadi di Brebes selatan.


Perekaman KTP Elektronik Dikebut, Pemilih Pilwalkot Tegal Bertambah

Perekaman KTP Elektronik Dikebut, Pemilih Pilwalkot Tegal Bertambah

Jumlah pemilih yang akan memberikan suaranya di Pilkada Kota Tegal 2018 bertambah.


Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pekerja pabrik teh 2 Tang Adiwerna Kabupaten Tegal sempat menggelar aksi unjuk rasa dan mogok kerja untuk menuntut pembayaran upah sesuai UMK.


Jazad yang Mengambang di Sungai Ketiwon Ternyata Pelajar SMAN 2 Tegal

Jazad yang Mengambang di Sungai Ketiwon Ternyata Pelajar SMAN 2 Tegal

Tak membutuhkan waktu lama, Satreskrim Polres Tegal akhirnya mampu mengungkap identitas korban yang ditemukan mengambang di Sungai Ketiwon.


Besok Pemilih Pilbup dan Pilgub Ditetapkan

Besok Pemilih Pilbup dan Pilgub Ditetapkan

KPU Kabupaten Tegal akan menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan bupati (pilbup) Tegal dan pemilihan gubernur (pilgub) Jateng, Kamis (19/4) besok.


Tak Perpalang, 6 Perlintasan KA di Pemalang Rawan Kecelakaan

Tak Perpalang, 6 Perlintasan KA di Pemalang Rawan Kecelakaan

Sedikitnya ada enam perlintasan kereta api di Pemalang yang dinilai rawan kecelakan.


Pembatas Jalan di banjaran Akan Diganti Beton

Pembatas Jalan di banjaran Akan Diganti Beton

Setelah hilangnya puluhan stick cone Dishub Kabupaten Tegal di sekitar Pasar Banjaran, kini pembersihan total piranti pembagi arus itu dilakukan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!