Lokal
Share this on:

Jumlah SMP Negeri di Kota Tegal Njomplang

  • Jumlah SMP Negeri di Kota Tegal Njomplang
  • Jumlah SMP Negeri di Kota Tegal Njomplang

SISWA BARU ? Siswa baru SMP Negeri 1 Kota Tegal mengikuti kegiatan pembagian kelas, Sabtu (15/7). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2017/2018 dengan sistem zonasi menyisakan pekerjaan rumah untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal. Salah satunya, belum meratanya jumlah SMP negeri di setiap kecamatan.

Masih timpangnya jumlah SMP negeri membuat zonasi belum bisa ditentukan berdasarkan jarak tempuh sekolah. Setelah SMP Negeri 16 berubah menjadi SMK Negeri 3, Kota Tegal hanya memiliki 18 SMP negeri yang mayoritas berlokasi di Kecamatan Tegal Timur.

Di kecamatan terpadat itu, terdapat SMP Negeri 1, 2, 4, 9, 10, 11, 12, 14, dan 15. Sedang di Kecamatan Tegal Barat, SMP Negeri 3, 6, 8, dan 13, di Kecamatan Tegal Selatan SMP Negeri 5, 7, dan 19.

Wilayah yang membutuhkan penambahan SMP Negeri adalah Kecamatan Margadana, karena hanya ada SMP Negeri 17 dan 18. ?Jumlah sekolah belum merata. Berat sebelah di Kecamatan Tegal Timur dan Tegal Barat. Di Kecamatan Margadana, lulusan lebih banyak dari sekolah yang ada,? kata Kepala Disdikbud Johardi melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar M. Mashar, kemarin.

Mashar menjelaskan, belum meratanya jumlah SMP negeri sudah dipikirkan solusinya oleh Disdikbud. Sebelumnya, SMP Negeri 5 dipindah ke wilayah Kecamatan Tegal Selatan, sebagai upaya pemerataan.

Selanjutnya, dinas merencanakan menggabungkan SMP Negeri 3 dan 8 yang lokasinya berdekatan, kemudian membangun SMP Negeri 8 di wilayah Kecamatan Margadana. ?Berdasarkan pemetaan, penambahan satu sekolah cukup untuk di Kecamatan Margadana,? jelas Mashar.

Selain merencanakan membangun satu SMP negeri di Kecamatan Margadana, Disdikbud bekerja keras untuk memenuhi sarana dan prasarana sebagai konsekuensi pemerataan pendidikan yang menjadi salah satu tujuan sistem zonasi.

Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2017, Mashar menyebut mengajukan anggaran bantuan ruang kelas komputer. Bantuan rencananya ditujukan untuk seluruh SMP negeri, kecuali SMP Negeri 1 dan 7 yang fasilitasnya sudah cukup memadai.

Satu sekolah, nantinya mendapatkan dua ruang kelas. Di mana, satu kelasnya berisi 35 client komputer. Disdikbud berharap, dengan demikian, tahun depan seluruh SMP negeri bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer secara mandiri.

Mashar menambahkan, terkait kondisi SMP Negeri 18 yang sering tergenang banjir, dikucurkan anggaran dari Dana Alokasi Khusus dan APBD Kota Tegal. Saat ini, sedang dilakukan lelang pengurukan.

Sedang terkait pemetaan guru, secara spesifik diatur Bidang Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan. (nam/ela/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lokalisasi di Pantura Ditutup, 111 PSK Masih Ketahuan Umbar Syahwat

Lokalisasi di Pantura Ditutup, 111 PSK Masih Ketahuan Umbar Syahwat

Sebagai upaya untuk mengurangi penyakit masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal rutin menggelar razia PSK.


2.030 Rumah di Kota Tegal Tak Layak Huni

2.030 Rumah di Kota Tegal Tak Layak Huni

Rumah tidak layak huni (RTLH) yang perlu di rehab di Kota Tegal ternyata cukup banyak. Berdasarkan data di 2016, sedikitnya ada 2.030 unit.


Pimen Kiye, 12 Ibu Hamil di Kabupaten Tegal Terjangkit HIV/AIDS

Pimen Kiye, 12 Ibu Hamil di Kabupaten Tegal Terjangkit HIV/AIDS

Jumlah penderita Human Immunudeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiensy Syndrome (AIDS) di Kabupaten Tegal masih memprihatinkan.


Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Angkutan Umum Ancam Mogok Lagi

Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Angkutan Umum Ancam Mogok Lagi

Sopir angkutan umum di Kabupaten Tegal mengancam akan kembali menggelar aksi dan mogok beroperasi jika keberadaan angkutan online kian marak.


Jaringan Narkoba di Tegal Diduga Dikendalikan dari Salemba

Jaringan Narkoba di Tegal Diduga Dikendalikan dari Salemba

Pasca berhasil menangkap pengedar narkoba, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tegal terus melakukan penyeledikan.


Polisi: Anes Kelola sendiri Arisan Onlinenya

Polisi: Anes Kelola sendiri Arisan Onlinenya

Polres Tegal masih memproses kasus arisan bodong yang dijalankan dengan sistem online dan merugikan ratusan korbannya hingga ratusan juta rupiah.


Anda Suka Durian? Ini Durian Markonah dari Jatinegara yang Maknyusss

Anda Suka Durian? Ini Durian Markonah dari Jatinegara yang Maknyusss

Musim durian sudah tiba! Anda yang berniat berburu durian di akhir pekan tidak ada salahnya untuk datang ke Desa Gantungan, Kec Jatinegara, Kab Tegal.


Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

Satpol PP Kabupaten Tegal kembali menjaring puluhan aparatur sipil negara (ASN) saat berada di tempat keramaian pada jam kerja.


Tolak Transportasi Online, Bupati Enthus Surati Kemeninfo

Tolak Transportasi Online, Bupati Enthus Surati Kemeninfo

Kian terjepitnya angkutan konvensional karena transportasi online membuat keluarga besar angkutan umum se wilayah Kabupaten Tegal menggelar apel bersama.


Sengketa Hasil Pilkades 17 Desa di Kabupaten Tegal Tunggu Nasib

Sengketa Hasil Pilkades 17 Desa di Kabupaten Tegal Tunggu Nasib

Panitia Pengarah dan Pemantau Pilkades Kabupaten Tegal masih memproses aduan sengketa hasil pilkades serentak di 17 desa yang tersebar di 11 kecamatan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!