Lokal
Share this on:

Kandidat Sekda Mulai Pasang ‘Kuda-kuda’

  • Kandidat Sekda Mulai Pasang ‘Kuda-kuda’
  • Kandidat Sekda Mulai Pasang ‘Kuda-kuda’

SLAWI - Pemkab Tegal mengadakan seleksi jabatan pimpinan pratama sekretaris daerah (sekda) sejak awal Maret lalu. Hingga kini, sudah ada 6 peserta yang lolos seleksi dari 7 pendaftar. Dari 6 orang itu, dua peserta diantaranya sudah mulai mempersiapkan strateginya ketika terpilih menjadi sekda nanti.

Keduanya yakni, Suspriyanti yang saat ini menjabat sebagai kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tegal, serta Agus Subagyo yang saat ini menjabat kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal.

Menurut Suspriyanti, pihaknya sudah mulai belajar tentang dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk jangka periode selama 5 tahun. Dokumen itu terangkum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Selain itu, mantan kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tegal (sebelum OPD baru) ini juga sudah mempelajari tentang dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang disusun untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan dalam tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB).

"Dokumen itu terangkum dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD)," kata Suspri, sapaan akrab kepala Dinas Pariwisata ini.

Dirinya tak menampik, untuk menjadi sekda, memang harus menguasai seluruh masalah yang ada di Kabupaten Tegal. Tidak hanya keuangan, tapi juga tentang visi dan misi bupati-wakil bupati Tegal. Sehingga dirinya harus tetap belajar untuk mewujudkan Kabupaten Tegal yang mandiri, unggul, berbudaya, religius, dan sejahtera.

"Yang pertama itu, dan yang kedua kita harus tetap tawakal. Kita harus berdoa kepada Allah SWT," ujar pejabat cantik ini.

Sementara, Agus Subagyo jika terpilih menjadi sekda, pihaknya mengaku akan melakukan koordinasi terhadap seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Tegal untuk memberikan kebijakan umum yang berdasarkan pada peraturan perundang-undangan. Tak terkecuali, pihaknya juga akan mengundang jajaran instansi vertikal, dan lembaga kemasyarakatan lainnya untuk berkoordinasi dan bersinergi.

"Pada prinsipnya, seorang sekda harus bisa mengkoordinasikan seluruh sumber daya. Baik Sumber Daya Manusia (SDM), keuangan, peralatan, metode, market, ruang, waktu dan teknologi," kata Agus, saat ditemui usai mengikuti pembahasan di kantor DPRD Kabupaten Tegal.

Tidak berbeda dengan Suspri, Agus juga mengaku bakal mempercepat visi dan misi bupati-wakil bupati untuk mewujudkan Kabupaten Tegal yang mandiri, unggul, berbudaya, religius, dan sejahtera. Selain itu, pihaknya juga akan menyinergikan antara aspirasi masyarakat yang berasal dari musrenbang dan pokok pikiran (pokir) dari anggota DPRD.

"Kita juga harus bisa mencari dukungan anggaran. Entah dari APBD Provinsi, maupun APBN pusat. Sehingga kita tidak hanya mengandalkan APBD murni saja," kata mantan asisten sekda Bagian Administrasi Pembangunan ini.

Dia juga mengaku akan melakukan berbagai terobosan untuk mewujudkan visi dan misi bupati-wakil bupati. Termasuk menyinergikan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). "Supaya mereka masuk ke Kabupaten Tegal dan masyarakat di sini makmur dan sejahtera," ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kabupaten Tegal Edi Budiyanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Karir dan Penilaian Kompetensi ASN Mujahidin menjelaskan, jumlah pendaftar seleksi sekda sebanyak 7 orang. Dari jumlah itu, 6 peserta lolos.

Mereka antara lain, Agus Subagyo (kepala Dinas Lingkungan Hidup), dr Joko Mulyono (direktur RSUD Dr Soeselo Slawi), Retno Suprobowati (kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Tegal), Suspriyanti (kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olehraga Pemkab Tegal), Tedjo Kisworo (kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemkab Tegal), dan Joko Lelono (pejabat di Inspektorat Pemkab Tegal).

Sedangkan satu peserta yang dinyatakan tidak lolos seleksi, Nushy Mansyur selaku kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes karena tidak melengkapi berkas persyaratan.

"Untuk seleksi administrasi sudah dilakukan 28 Februari lalu. Kemudian 1 Maret diumumkan. Lalu 3 Maret uji tertulis, uji wawancara, dan dilanjutkan 6-7 Maret uji kompetensi di Semarang," terangnya.

Untuk saat ini, pihaknya mengaku hanya menunggu pengumuman. Namun, dia enggan menyebutkan waktunya kapan. Sebab, pengumuman akan dilakukan setelah panitia seleksi menyampaikan hasilnya kepada bupati Tegal.

"Mungkin minggu ini sudah diumumkan," tandasnya. (yer/ima/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Air Mulai Sulit, Petani Bawang Merah Brebes Terancam Rugi Besar

Air Mulai Sulit, Petani Bawang Merah Brebes Terancam Rugi Besar

Petani di Kabupaten Brebes mulai merasakan dampak musim kemarau.


Mulai Tahun Depan, Pemkab Tanggung Biaya Haji Non BPIH

Mulai Tahun Depan, Pemkab Tanggung Biaya Haji Non BPIH

Kabar gembira untuk calon jamaah haji (calhaj) di Kabupaten Tegal.


Alhamdulillah, Denda Pembuatan Akta Kelahiran 0-18 Tahun Dihapus

Alhamdulillah, Denda Pembuatan Akta Kelahiran 0-18 Tahun Dihapus

Mulai 16 Agustus kemarin, Disdukcapil Kabupaten Brebes menggratiskan biaya pembuatan akta kelahiran bagi masyarakat yang berusia antara 0-18 tahun.


Tegur Warganya yang Tak Pasang Bendera, Kades Beri Merah Putih Gratis

Tegur Warganya yang Tak Pasang Bendera, Kades Beri Merah Putih Gratis

Puluhan rumah warga di Desa Bulusari Kecamatan Bulakamba kabupaten Brebes kedapatan tidak memasang bendera untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-72.


Mulai Terserang Ispa, Warga Tuntut Kompensasi Pelaksana Proyek Tol

Mulai Terserang Ispa, Warga Tuntut Kompensasi Pelaksana Proyek Tol

Puluhan warga di Desa Pagedangan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal mengeluhkan proyek pembangunan jalan tol yang melewati desa mereka.


Akhirnya Film Turah Tayang Juga di Bioskop Tegal

Akhirnya Film Turah Tayang Juga di Bioskop Tegal

Setelah lama menantikan pemutaran film berbahasa tegalan karya wong tegal, penantian itu mulai terealisasi, Minggu (13/8).


Melanggar Aturan, Reklame Cabup-Cawabup Akan Dicopoti

Melanggar Aturan, Reklame Cabup-Cawabup Akan Dicopoti

Para kandidat bakal calon bupati dan wakil bupati yang berencana maju dalam Pilkada Kabupaten Tegal 2018 dihimbau mematuhi aturan pemasangan reklame.


Sumber Air Irigasi Berkurang, Petani Ketar-ketir

Sumber Air Irigasi Berkurang, Petani Ketar-ketir

Musim kemarau yang berkepanjangan membuat petani mulai kesulitan mendapatkan sumber air.


Waspadai Antraks, Hewan Ternak dari Luar Kota Diketati

Waspadai Antraks, Hewan Ternak dari Luar Kota Diketati

Pemkab Tegal mulai mewaspadai masuknya hewan ternak pengidap penyakit mematikan ke wilayahnya menjelang Hari Raya Idul Adha.


Sudah Lima Orang Nyalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal lewat Golkar

Sudah Lima Orang Nyalon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal lewat Golkar

Sejak dibuka pendaftaran bakal calon wali dan wakil wali kota Tegal, DPD Partai Golkar telah didatangi sejumlah kandidat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!