• Home
  • Berita Lokal
  • Kapolres Tegal Minta Kepastian Flyover Klonengan Bisa Dilalui saat Mudik

Lokal
Share this on:

Kapolres Tegal Minta Kepastian Flyover Klonengan Bisa Dilalui saat Mudik

  • Kapolres Tegal Minta Kepastian Flyover Klonengan Bisa Dilalui saat Mudik
  • Kapolres Tegal Minta Kepastian Flyover Klonengan Bisa Dilalui saat Mudik

SIDAK - Kapolres Tegal AKBP Heru Sutopo SIK melihat-lihat proyek flyover di Jalur Tegal-Purwokerto. (hermas purwadi/radar tegal)

SLAWI - Untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di wilayah hukumnya, Kapolres AKBP Heru Sutopo SIK didampingi Kasat Lantas AKP Yopi Anggi Krisna berikut Kabag Ops Kompol R Dian Kusumasmoro melakukan sidak untuk memantau percepatan pembangunan flyover di jalur selatan wilayah Kabupaten Tegal, kemarin.

Kapolres meminta kepastian pihak pelaksana pembangunan, dalam hal ini PT. Hutama Karya terkait rampungnya proyek tersebut sebelum hari raya. "Dari konfirmasi dengan pihak rekanan diupayakan jembatan flyover itu bisa dilalui saat arus mudik dan balik lebaran. Saat ini tahap pengerasan jembatan terus dilakukan dan diprediksi bisa dioperasionalisasikan saat puncak arus mudik," terangnya.

Selain percepatan pengerasan jembatan agar bisa dilalui kendaraan pemudik, rekanan juga disibukkan dengan penambahan penerangan jalan di sepanjang jalur yang menghubungkan flyover. "Pemasangan lampu penerangan jalan ini sangat penting, agar jembatan bisa tetap berfungsi di malam hari,'' jelasnya.

Ketua PPK Flyover Wahyu S.Winaseta mengatakan pihaknya kini berupaya memaksimalkan waktu yang ada untuk percepatan pembangunan flyover di empat titik sekaligus. Masing-masing di Desa Dermoleng dan Kretek Kecamatan Brebes, Klonengan dan Kesambi di Kabupaten Tegal.

Kendala mendasar diakuinya saat ini curah hujan masih tinggi yang diprediksi akan terjadi. Namun pihaknya tetap mengerjakan proses pengerasan jembatan saat hujan telah reda.

"Panjang flyover yang dikerjakan di Desa Dermoleng sepanjang 500 meter, Klonengan 1 kilometer, Kesambi 470 meter, dan Kretek 700 meter. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan proyek ini, sesuai dengan harapan sebelum Lebaran, flyover tersebut sudah fungsional atau bisa digunakan," tambahnya. (her/ima/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Siap-siap, Belum Urus Izin, Usaha Anda Bisa Disegel

Siap-siap, Belum Urus Izin, Usaha Anda Bisa Disegel

Satpol PP Kabupaten Tegal akan menggencarkan razia izin usaha di sejumlah wilayah. Ditengarai masih banyak pelaku usaha yang tak mengantongi izin.


Nomor Satu di Jateng, Hingga Oktober 24 Ibu di Brebes Meninggal saat Melahirkan

Nomor Satu di Jateng, Hingga Oktober 24 Ibu di Brebes Meninggal saat Melahirkan

Kabupaten Brebes masih menempati urutan pertama Angka Kematian Ibu (AKI) di Jawa Tengah hingga Oktober 2017 ini.


Tunggu Aturan Pusat, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Minta Transportasi Online Berhenti Beroperasional

Tunggu Aturan Pusat, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Minta Transportasi Online Berhenti Beroperasional

Transportasi online diminta untuk stop beroperasi di wilayah Kabupaten Tegal.


Sebentar Lagi, Tegal akan Jadi Tegal Hadiningrat

Sebentar Lagi, Tegal akan Jadi Tegal Hadiningrat

Bupati Tegal Enthus akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang tambahan nama Tegal menjadi Tegal Hadiningrat.


Tiga Bulan Berfungsi, Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan Sembilan Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Tiga Bulan Berfungsi, Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan Sembilan Kecelakaan dan Dua Orang Tewas

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur flyover Kretekm Kecamatan Paguyangan.


Nama Tak Ada di DPT, Anda Tidak Bisa Nyoblos di Pilkades Serentak

Nama Tak Ada di DPT, Anda Tidak Bisa Nyoblos di Pilkades Serentak

Warga desa yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tidak punya hak pilih untuk melakukan pencoblosan.


Dicatut Namanya, Warga Minta Penggelapan Uang Rp2,5 Miliar Diusut

Dicatut Namanya, Warga Minta Penggelapan Uang Rp2,5 Miliar Diusut

Warga dari dalam dan luar Kecamatan Kramat yang namanya dicatut untuk mencairkan pinjaman pada PNPM UPK Kramat mengaku kecewa.


Angkutan Online Tak Ditertibkan, Awak Angkutan Umum Ancam Mogok Massal

Angkutan Online Tak Ditertibkan, Awak Angkutan Umum Ancam Mogok Massal

Awak angkutan umum di Kabupaten Tegal mengeluhkan keberadaan angkutan umum berbasis online yang mulai merambah di wilayah Kabupaten Tegal.


Jangan Politisasi PMI

Jangan Politisasi PMI

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota HM Nursholeh memnta Palang Merah Indinesia (PMI) di Kota Tegal jangan lagi dipolitisasi.


Tukang Ojek Pangkalan Hanya Dapat Rejeki Kalau Penumpangnya Mabuk

Tukang Ojek Pangkalan Hanya Dapat Rejeki Kalau Penumpangnya Mabuk

Kehadiran ojek online di wilayah Kabupaten Tegal berdampak serius dengan keberlangsungan tukang ojek pangkalan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!