• Home
  • Berita Lokal
  • Keluyuran saat Jam Kerja, Lima Pegawai Negeri Sipil dan Lima Tenaga Honorer Dirazia

Lokal
Share this on:

Keluyuran saat Jam Kerja, Lima Pegawai Negeri Sipil dan Lima Tenaga Honorer Dirazia

  • Keluyuran saat Jam Kerja, Lima Pegawai Negeri Sipil dan Lima Tenaga Honorer Dirazia
  • Keluyuran saat Jam Kerja, Lima Pegawai Negeri Sipil dan Lima Tenaga Honorer Dirazia

JARING ASN - Petugas Satpol PP Kabupaten Tegal mendata beberapa ASN yang dipergoki berada di luar kantor saat jam dinas, kemarin. (yerry novel/radar tegal)

SLAWI - Sepuluh pegawai negeri sipil atau aparatur sipil negara (ASN) terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal saat berada di tempat umum di wilayah Kabupaten Tegal pada jam kerja, kemarin. Mereka tidak bisa berkutik saat dipergoki sedang belanja dan jalan-jalan di supermarket.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Berlian Adjie didampingi sekretarisnya, Zaenal Arifin mengatakan dari 10 ASN itu, lima di antaranya berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Sedangkan lima lainnya, merupakan tenaga honorer dan guru Taman Kanak-Kanak (TK).

"Mereka hanya kami data. Nanti hasilnya kami laporkan ke pak bupati, sekda, dan BKD," ujarnya.

Razia itu, lanjut Zaenal, mendasari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Selain itu, pihaknya juga mendasari Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tegal Nomor 7 tahun 2011 tentang Ketertiban Umum (tibum). Dalam perda itu, ada 12 tata tertib. Salah satunya tertib aparatur daerah, seperti pamong desa dan PNS.

Perda itu juga menyatakan bahwa setiap PNS dan lembaga pemerintah daerah dilarang bepergian di dalam jam dinas untuk kepentingan pribadi atau golongan dan tidak ada sangkut pautnya dengan kepentingan dinas.

"Kecuali kalau ada surat tugas dari pimpinannya, kami lepaskan," kata Zaenal.

Kepala Bidang Trantibum Susworo menambahkan, jam kerja pegawai di lingkungan Pemkab Tegal sudah diatur dalam Surat Edaran Bupati Tegal Nomor 061.2/01.08/2417 tentang Penetapan Jam Kerja di Bulan Ramadan 1438 H.

Surat edaran itu menyebutkan, bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lima hari kerja Senin-Kamis mulai pukul 07.30 sampai 15.15. Sedangkan hari Jumat mulai pukul 07.30 sampai 11.00. Sementara bagi OPD yang enam hari kerja Senin-Kamis dimulai pukul 07.30 sampai 14.00.

"Untuk hari Jumatnya mulai pukul 07.30 sampai 11.00. Sedangkan Sabtu, mulai pukul 07.30 sampai 12.30," imbuhnya. (yer/ima/zul)



Berita Sejenis

Di LKS MTs kok Tugas DPR/DPRD Buat Perppu?

Di LKS MTs kok Tugas DPR/DPRD Buat Perppu?

Anggota DPRD Kabupaten Tegal M. Khuzaeni menemukan isi Lembar Kerja Siswa (LKS) yang menyesatkan.


Water Barrier dan Traffic Light Portable Mulai Disiapkan

Water Barrier dan Traffic Light Portable Mulai Disiapkan

Pemkot Tegal melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menegaskan siap menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2017.


Diguncang Gempa, Warga Berhamburan Keluar

Diguncang Gempa, Warga Berhamburan Keluar

Warga di sejumlah komplek perumahan di Kota dan Kabupaten Tegal, Jumat (15/12) pukul 23.54 berhamburan keluar rumah.


Tolak Sikap Trump, Pendemo di Tegal Serukan Boikot Produk Amerika Serikat dan Israel

Tolak Sikap Trump, Pendemo di Tegal Serukan Boikot Produk Amerika Serikat dan Israel

Seribuan massa dari PKS menggelar Aksi Peduli Palestina yang diselenggarakan di alun-alun Kota Tegal, Jumat (15/12).


Ini Penyebab Jembatan di Batumirah Ambruk dan Lukai 12 Pekerjanya

Ini Penyebab Jembatan di Batumirah Ambruk dan Lukai 12 Pekerjanya

DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah masih mengevaluasi penyebab ambruknya jembatan di Jalan Raya Bumijawa-Sirampog.


Dibangun Rp1,1 Miliar, Baru 80 Persen Jembatan Malah Ambruk

Dibangun Rp1,1 Miliar, Baru 80 Persen Jembatan Malah Ambruk

Jembatan Kali Watu Kantong di Desa Batumirah Kecamatan Bumijawa Kabupten Tegal ambruk saat tengah dalam proses pengerjaan.


Lima Kali Apus, Suspect Difteri di Kota Tegal Negatif

Lima Kali Apus, Suspect Difteri di Kota Tegal Negatif

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis RSUD Kardinah, Aska (5), yang berstatus pasien suspect difteri dinyatakan negatif.


Jembatan Ambruk, 12 Pekerja Luka-luka

Jembatan Ambruk, 12 Pekerja Luka-luka

Sedikitnya 12 orang pekerja mengalami luka-luka dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.


Lima Tahun Terakhir, Angka Kekerasan Anak dan Perempuan Menurun

Lima Tahun Terakhir, Angka Kekerasan Anak dan Perempuan Menurun

Dalam kurun waktu 5 tahun, angka kekerasan terhadap anak dan perempuan mengalami penurunan.


Potongan Kaki Wanita Tercecer Mengambang di Sungai Keruh

Potongan Kaki Wanita Tercecer Mengambang di Sungai Keruh

Sebuah benda yang diduga merupakan potongan tubuh manusia ditemukan mengambang dan tersangkut batu di Sungai Keruh, Bumiayu Kabupaten Brebes, Kamis (13/12).



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!