Lokal
Share this on:

Kesandung Dugaan Pungli Prona, Dua Kades di Brebes Ditahan

  • Kesandung Dugaan Pungli Prona, Dua Kades di Brebes Ditahan
  • Kesandung Dugaan Pungli Prona, Dua Kades di Brebes Ditahan

Kabag Pemdes Setda Pemkab Brebes Amrin Alfi Umar. (dedy sulastro/radar brebes)

BREBES - Dua kepala desa (Kades) di wilayah Kabupaten Brebes tersandung kasus dugaan pungutan liar (pungli) terkait proyek operasi nasional agraria (prona). Kedua kades itu adalah Kades Pakijangan dan Kades Larangan.

Keduanya saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Kabupaten Brebes. Kepala LP Kelas IIB Kabupaten Brebes Maliki membenarkan bahwa dua kades itu telah dimasukkan ke LP yang dipimpinnya.

Penyerahan kedua kades tersebut sudah dilakukan dua hari lalu. ”Ya benar. Kalau nggak salah dua hari yang lalu keduanya dimasukkan ke ruang karangtina selama nanti ikut persidangan,” kata Maliki melalui sambungan telepon genggamnya, kemarin.

Dia menjelaskan, selama mengikuti proses persidangan, kedua kades tersebut akan menetap di LP Kelas IIB Kabupaten Brebes. Meski demikian, jika dalam proses persidangan dinyatakan bebas, keduanya akan dibebaskan.

Namun, jika keduanya dinyatakan bersalah dan dihukum beberapa tahun, maka keduanya akan tetap tinggal di LP.”Kita tunggu sampai proses persidangannya selesai,” ujarnya.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintah Desa (Pemdes) Setda Kabupaten Brebes Amrin Alfi Umar menegaskan pihaknya masih menunggu surat resmi dari pengadilan. Jika sudah ada surat resmi, pihaknya akan langsung menunjuk petugas yang menjalankan tugas (YMT) selama proses persidangan.

”Biasanya YMT ini sekertaris desa (sekdes), tapi kita masih menunggu surat resmi dari kasus tersebut,” ungkapnya.

Saat ditanya, apakah akan memberikan bantuan hukum kepada kedua kades, dia menjawab, ya. Menurut dia, kesalahan yang dilakukan kedua kades tersebut bukan kesalahan mutlak. Sebab, kepengurusan prona saat itu belum ada peraturan desa (perdes)-nya.

”Yang jelas kita sepenuhnya menyerahkan kasus ini kepada lembaga hukum. Apapun itu keputusannya kita akan menerimanya,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya mengkau sudah menyelesaikan [erdes terkait sertifikasi prona. Dengan demikian, harapannya tidak ada lagi kades yang tersandung masalah penarikan iuran selama kepengurusan prona. Di mana dalam perdes tersebut harus sesuai dengan rekomendasi bupati.

”Menyangkut masalah prona sudah selesai. Andaikan ada pungutan lagi itu sudah ada aturan dalam perdesnya,” tegasnya. (ded/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Defisit Rp102 Miliar, Sejumlah Kegiatan di Brebes Terancam Dicoret

Defisit Rp102 Miliar, Sejumlah Kegiatan di Brebes Terancam Dicoret

Kebijakan efisiensi oleh Kementeruan Keuangan (Kemenkeu) berdampak pada anggaran di daerah.


Dinpernaker Dalami TKW yang Belum Digajih

Dinpernaker Dalami TKW yang Belum Digajih

Dinpernaker Kabupaten Brebes belum mengetahui adanya TKW asal Brebes di Arab Saudi yang belum mendapat gaji selama empat tahun.


Miris, TKW di Arab Saudi Curhat Tak Digaji Empat Tahun

Miris, TKW di Arab Saudi Curhat Tak Digaji Empat Tahun

Sunila (29), TKW asal Dukuh Karangmangu Desa Kubangputat Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes mengaku sudah empat bulan terakhir tak dibayar gajinya.


Bus Sumber Alam Terjun ke Sungai, 12 Penumpang Luka-luka

Bus Sumber Alam Terjun ke Sungai, 12 Penumpang Luka-luka

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Songgom Kabupaten Brebes, Senin (24/7) sore.


Ditabrak Truk, Kades Tanggungsari Tewas Mengenaskan

Ditabrak Truk, Kades Tanggungsari Tewas Mengenaskan

Kecelakaan maut terjadi di ruas jalur pantura tepatnya di Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Senin (24/7).


Begini Perjuangan Warga Brebes Selatan Berangkat ke Sekolah

Begini Perjuangan Warga Brebes Selatan Berangkat ke Sekolah

Angkutan sekolah menjadi persoalan bagi orang tua dan siswa di Desa Cipetung Kecamatan Paguyangan,Kabupaten Brebes.


Babi Hutan Ngamuk, Serang Lahan Pertanian Warga

Babi Hutan Ngamuk, Serang Lahan Pertanian Warga

Para petani di Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes resah menyusul serangan hama babi merusak tanaman pertanian di wilayah itu.


Smash Tabrak Scoopy, Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Smash Tabrak Scoopy, Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Dua remaja tewas saat dua sepeda motor bertabrakan di Jl. AR Hakim Tegal, Jumat (21/7) malam.


Dua Sepeda Motor Adu Banteng, Satu Pelajar Tewas

Dua Sepeda Motor Adu Banteng, Satu Pelajar Tewas

Dua sepeda motor bertabrakan di Jalan Raya Wredameta, Kamis (20/7) sore, tepatnya di sebelah timur Obyek Wisata Sulaku Bumijawa.


Cabut Komentarnya di Facebook, Rofii Ali Minta Maaf kepada NU

Cabut Komentarnya di Facebook, Rofii Ali Minta Maaf kepada NU

Pascadilaporkan ke Kepolisian atas dugaan fitnah kepada ormas NU, anggota DPRD Kota Tegal Rofii Ali membuat surat pernyataan bermaterai.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!