Lokal
Share this on:

LSM Anggap Pologoro Pungli, Pansus Akan Konsultasi Lagi

  • LSM Anggap Pologoro Pungli, Pansus Akan Konsultasi Lagi
  • LSM Anggap Pologoro Pungli, Pansus Akan Konsultasi Lagi

Pengaturan kewenangan desa dalam melakukan pemungutan kepada pihak lain masih belum rampung di Kabupaten Brebes.

BREBES - Pengaturan kewenangan desa dalam melakukan pemungutan kepada pihak lain masih belum rampung dalam kerangka pembahasan raperda tentang kewenangan desa di Kabupaten Brebes. Poin yang masih cukup alot adalah pada masalah pungutan pologoro yang sudah menjadi tradisi turun temurun di Kabupaten Brebes.

Terungkap saat audiensi LSM Gebrak Brebes dengan Pansus Raperda Kewenangan Desa DPRD Brebes, Senin (13/3), pungutan pologoro masih menimbulkan multitafsir dalam perspektif peraturan perundang-undangan di atasnya.

Koordinator Gebrak Darwanto menegaskan, pola pemungutan pologoro yang selama ini dilakukan oleh aparat desa kepada pemohon, terlebih dalam pengurusan prona, sudah menjurus pada tindakan pungli. Apalagi, perdes yang selama ini menjadi acuan hukum tidak dikonsultasikan ke pemda atau bupati.

Sehingga, dengan alasan dalam rangka meningkatkan pendapatan desa, namun pemasukan yang didapat malah justru diambil atas dana swadaya atau iuran dari masyarakat. "Ini sebuah persoalan yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh desa. Sebab, sama halnya itu melakukan pungutan liar (pungli)," tuturnya.

Selain pologoro, Gebrak juga mengkritisi draft naskah akademik yang tidak miskin muatan lokal Brebes. Draft yang diusulkan Pemkab Brebes tersebut, justru sangat kentara hasil copypaste dari aturan lain.

Analisis itu didasarkan pada kajian literasi yang mengacu pada peraturan-peraturan yang lebih tinggi. Seperti undang-undang, peraturan pemerintah dan peraturan menteri.

"Hal ini menandakan Pemkab Brebes dalam menyusun perda belum menggali secara dalam atas persoalan yang ada di desa-desa secara komprehensif,"ujar Darwanto.

Ketua Pansus Ghofar Mughni mengapresiasi saran dan masukan tersebut. Utamanya terkait pungutan pologoro, pihaknya juga memiliki semangat yang sama.

Namun, hasil dari masukan pihak lain juga memberi referensi yang berbeda. Pologoro masih dinilai bisa dilakukan asal sebagai biaya persaksian.

"Hasil rakor dan sebagainya memang pologoro ya tidak boleh. Tapi bisa diberikan sebagai persaksian pribadi bukan aparat desa dan tanpa surat keterangan, kalau pologoro untuk saksi memang aturannya boleh mendapat bagian 1 persen," katanya.

Dilanjutkan, semangat raperda kewenangan desa ini adalah meningkatkan PADes. Namun sejumlah persoalan masih belum tegas. Pihaknya mengaku akan berkonsultasi agar perda nantinya bisa aplikatif.

"Soal pungutan ada permendes dan permendagri yang tidak matching, kita akan konsultasi agar clear, termasuk kewenangan pungutan pologoro," jelasnya.

Sekretaris Pansus Heri Fitriansyah menambahkan, terkait naskah akademik direvisi akan diteruskan ke eksekutif yang mengajukan usulan. "Sejatinya, kami juga tengah menggodok draf raperda tentang kewenangan desa ini untuk bisa ditetapklan menjadi perda. Apalagi kami juga ditarget agar bisa merampungkan raperda-raperda yang sudah ada maupun yang masih dalam pembahasan ataupun rencana penyusunan raperda lainnya," ungkap Heri.

Dia berharap tetap adanya masukan-masukan positif dari pihak-pihak terkait dalam penyusunan pembuatan draf raperda sehingga nantinya benar-benar bisa diimplemantasikan dengan baik. (ism/har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Genjot Wisata Mangrove Pandansari, Rumah Warga Dijadikan Home Stay

Genjot Wisata Mangrove Pandansari, Rumah Warga Dijadikan Home Stay

Puluhan rumah warga di Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes akan disulap menjadi home stay atau penginapan bagi wisatawan.


Bus Malam Tabrak Truk, Pantura Macet Panjang

Bus Malam Tabrak Truk, Pantura Macet Panjang

Diduga tak berhati-hati saat akan menyalip, sebuah bus Rosalia Indah menyeruduk truk diesel yang tengah berhenti di ruas jalan raya pantura Maribaya.


Wali Kota: Akper Pemkot Tegal Tercantum di Daftar 22 Poltek Kemenkes

Wali Kota: Akper Pemkot Tegal Tercantum di Daftar 22 Poltek Kemenkes

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno menegaskan lagi jika Pemkot Tegal tak pernah menyatakan akan menutup Akper Pemkot Tegal.


Bunda Sitha: Kupat Blengong Akan Dipromosikan Chef Muto ke Dunia Internasional

Bunda Sitha: Kupat Blengong Akan Dipromosikan Chef Muto ke Dunia Internasional

Waikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno meninjau Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Kelurahan Sumurpanggang, Jumat (24/3).


Diganti dr Joko, Bagas Minta Maaf pada Cleaning Service Setda

Diganti dr Joko, Bagas Minta Maaf pada Cleaning Service Setda

Setelah tidak lagi menjabat sebagai sekda, Haron Bagas Prakosa menempati pos baru sebagai staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia.


Di Brebes, Pemerintah Desa Akan Dilarang Pungut Pologoro

Di Brebes, Pemerintah Desa Akan Dilarang Pungut Pologoro

Kendati sudah berlangsung secara turun temurun, pologoro akhirnya bakal dilarang di Kabupaten Brebes.


Sah, Dokter Joko Gantikan Haron Bagas sebagai Sekda Kabupaten Tegal

Sah, Dokter Joko Gantikan Haron Bagas sebagai Sekda Kabupaten Tegal

Teka-teki siapa yang akan menjadi sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Tegal menggantikan Haron Bagas Prakosa terjawab.


Ruang Sudah Disiapkan, Bisa jadi Besok Sekda Baru Dilantik

Ruang Sudah Disiapkan, Bisa jadi Besok Sekda Baru Dilantik

Rumors besok akan ada pelantikan sekretaris daerah (sekda) baru di Pemkab Tegal kian berhembus kencang.


Jempol... Operasional RT/RW di Kota Tegal Akan Disetarakan UMK

Jempol... Operasional RT/RW di Kota Tegal Akan Disetarakan UMK

Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno mengapresiasi tas dukungan masyarakat Kecamatan Tegal Barat, untuk membangun Kota Tegal.


Pemkot Tegal Tak Pernah Keluarkan Statment Akan Tutup Akper Pemkot

Pemkot Tegal Tak Pernah Keluarkan Statment Akan Tutup Akper Pemkot

Polemik dan isu terkait penutupan Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal akhirnya selesai.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!