• Home
  • Berita Lokal
  • Mahasiswa Akper Aksi Simpatik Pasang Spanduk, Satpol PP Perintahkan Dicopot

Lokal
Share this on:

Mahasiswa Akper Aksi Simpatik Pasang Spanduk, Satpol PP Perintahkan Dicopot

  • Mahasiswa Akper Aksi Simpatik Pasang Spanduk, Satpol PP Perintahkan Dicopot
  • Mahasiswa Akper Aksi Simpatik Pasang Spanduk, Satpol PP Perintahkan Dicopot
  • Mahasiswa Akper Aksi Simpatik Pasang Spanduk, Satpol PP Perintahkan Dicopot
  • Mahasiswa Akper Aksi Simpatik Pasang Spanduk, Satpol PP Perintahkan Dicopot

TEGAL - Mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal kembali menggelar aksi simpatik penggalangan dukungan penolakan rencana penutupan, Rabu (15/3). Berbeda dengan aksi sebelumnya, aksi kali ini dilakukan hanya di tiga titik dengan membagikan leaflet seruan dukungan.

Tak hanya itu, dalam aksinya kali ini mereka juga memasang spanduk di titik-titik tersebut yang berisi kecaman terhadap Plt Direktur Akper dan Wali Kota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno. Aksi tersebut mendapatkan reaksi dari jajaran Satpol PP yang segera meminta mereka menurunkannya.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Pras Adi mengatakan aksi dilakukan di pertigaan Jogja Mall, Gili Tugel dan Perempata lampu gantung di Jalan Jendral A Yani. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk reaksi mahasiswa yang menolak terhadap rencana penutupan Akper.

?Kami juga meminta kepada Pemkot Tegal segera membuat surat permohonan untuk merger dengan Kementrian Kesehatan,?jelasnya.

Menurutnya, permasalahan Akper berawal dengan keluarnya UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang menyatakan pendidikan tinggi menjadi kewenangan pemerintah pusat.

?Karenanya, berdasarkan kajian dan tinjauan berdasarkan kemanfaatan Akper Pemkot Tegal di masyarakat, jalan satu-satunya yang terbaik dengan lanjut merger dengan kemenkes,? tandasnya. (muj/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Genangan Rob Meluas, Warga Emoh Dievakuasi

Genangan Rob Meluas, Warga Emoh Dievakuasi

Genangan air pasang yang mengepung warga semakin meluas.


Gelombang Pasang Laut Pantura Seret Tongkang Hingga ke Pantai Muarareja

Gelombang Pasang Laut Pantura Seret Tongkang Hingga ke Pantai Muarareja

Selain mengakibatkan banjir rob dan menggenangi puluhan rumah di tiga kelurahan, bencana air laut pasang (rob) juga menyebabkan sebuah kapal tongkang terdampar.


Terendam Rob, Patani Melati Pantura Rugi Besar

Terendam Rob, Patani Melati Pantura Rugi Besar

Rob dan gelombang pasang tinggi merendam sebagian kebun melati milik warga Desa Demangharjo, Kecamatan Warureja.


Naik Atap lalu Bobol Indomaret, Rokok Puluhan Juta Rupiah Raib

Naik Atap lalu Bobol Indomaret, Rokok Puluhan Juta Rupiah Raib

Aksi pencurian menimpa Indomaret di Jalan Raya Slawi- Adiwerna, tepatnya di Desa Grobog Kulon Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, Rabu (23/5) dinihari.


Urung Turun ke Jalan, Pedagang Pilih Temui Pjs. Wali Kota

Urung Turun ke Jalan, Pedagang Pilih Temui Pjs. Wali Kota

Rencana aksi unjuk rasa pedagang pasar pagi yang sebelumnya akan digelar, Senin (14/5) siang, akhirnya dibatalkan.


Pasca Bom Bunuh Diri, Gereja-gereja di Kota Tegal Dijaga Ketat

Pasca Bom Bunuh Diri, Gereja-gereja di Kota Tegal Dijaga Ketat

Tak mau kecolongan aksi teror, Polres Tegal Kota memperketat penjagaan gereja-gereja di Kota Tegal.


Diduga Putus Asa, Bujang Nekat Kendat

Diduga Putus Asa, Bujang Nekat Kendat

Warga Dukuh Sabrang, Desa Mendala, Kecamatan Sirampog digegerakan dengan adanya aksi gantung diri oleh salah seorang warganya.


Lima Pasangan Digedor Polisi

Lima Pasangan Digedor Polisi

Asyik berduaan di kamar kos, lima pasang yang diketahui bukan suami istri sah, Rabu (9/5) malam, digedor Satuan Sabhara Polres Tegal Kota.


Hanya Semalam, Dua Innova Hilang Dibawa Kabur Komplotan Pencuri

Hanya Semalam, Dua Innova Hilang Dibawa Kabur Komplotan Pencuri

Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi di dua lokasi berbeda, Selasa (8/5) dinihari, sekitar pukul 02.00 WIB.


Demo Sempat Ricuh, Pedagang Pasar Pagi dan Polisi Terlibat Aksi Saling Dorong

Demo Sempat Ricuh, Pedagang Pasar Pagi dan Polisi Terlibat Aksi Saling Dorong

Kericuhan sempat mewarnai aksi unjuk rasa pedagang Pasar Pagi Tegal yang didukung elemen mahasisaa di depan gerbang Balai Kota Tegal, Selasa (8/5) siang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!