Lokal
Share this on:

Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong, Aksi Massa Nyaris Ricuh

  • Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong, Aksi Massa Nyaris Ricuh
  • Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong, Aksi Massa Nyaris Ricuh
  • Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong, Aksi Massa Nyaris Ricuh
  • Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong, Aksi Massa Nyaris Ricuh

TEGAL - Unjuk rasa yang digelar untuk mengawal tata kelola pemerintahan di Depan Balai Kota Tegal Jl. Ki Gede Sebayu, Jumat (8/9) siang, diwarnai insiden. Massa dari BEM UPS itu terlibat aksi saling dorong, bahkan nyaris berubah menjadi bentrokan.

Aksi dipicu kekesalan mahasiswa, karena tak kunjung ditemui perwakilan Pemkot Tegal, meski sudah menggelar sejumlah orasi. Hingga akhirnya mereka memaksa untuk masuk ke dalam balai kota.

Namun, upaya mereka terhalang barikade yang dibuat aparat kepolisian dari Polres Tegal Kota yang berbaris rapat di depan pintu gerbang Balai Kota. Sehingga aksi saling dorong antara massa dan aparat kepolisian pun tak bisa dihindari.

Baca Juga:

Wali Kotanya Ditangkap KPK, Mahasiswa Tegal Gelar Aksi Keprihatinan

Beruntung, insiden itu tidak berlangsung lama. Sehingga bentrokan lebih besar dapat dihindari. Perwakilan massa kemudian diterima Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kesbangpolinmas Cipto Darsono didampingi Kapolsek Tegal Timur Kompol HM. Syachri.

Ketua BEM UPS Tegal Wisma Wiranata mengatakan aksi dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi pemerintahan di Kota Tegal. Karenanya, mahasiswa pun menyampaikan sejumlah tuntutan.

"Kami minta untuk segera dilakukan audit keuangan Pemkot Tegal secara menyeluruh dengan melibatkan aparat penegak hukum. Selanjutnya, hasil audit disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,? tuntutnya.

Selain itu, kata Wira, hukum dan miskinkan semua pejabat yang terlibat praktik jual beli jabatan, jual proyek, dan manipulasi pendapatan daerah serta semua aktivitas yang merusak dan merugikan. Kemudian segera laksanakan revolusi mental aparat pemerintahan secara menyeluruh baik eksekutif dan legislatif.

"Untuk itu kami memerintahkan kepada Saudara Plt Wali Kota untuk segera melaksanakan tuntutan. Apabila dalam waktu lima hari sejak tuntutan ini disampaikan tidak ada tindak lanjut, kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi," ungkapnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

20 Desa di Losari Masih Terendam Banjir, Ribuan Warga Dievakuasi

20 Desa di Losari Masih Terendam Banjir, Ribuan Warga Dievakuasi

Banjir akibat intensitas hujan yang tinggi dan jebolnya sejumlah titik tanggul Sungai Cisanggarung masih merendam desa-desa di Kecamatan Losari.


Rel Terendam Banjir, Penumpang Argo Anggrek Dialihkan Naik Bus

Rel Terendam Banjir, Penumpang Argo Anggrek Dialihkan Naik Bus

Banjir di Brebes dan sekitarnya, juga membuat jalur utama kereta api dari Jakarta ke Surabaya terendam air.


Tanggul Cisanggarung, Dua Orang Hanyut dan Ratusan Rumah Terendam

Tanggul Cisanggarung, Dua Orang Hanyut dan Ratusan Rumah Terendam

Hujan yang melanda dengan intensitas tinggi mengakibatkan dua titik tanggul di Sungai Cisanggarung Kecamatan Losari Kabupaten Brebes jebol, Jumat (23/1) dinihar


Sudah 18 Orang Dilaporkan Hilang

Sudah 18 Orang Dilaporkan Hilang

Selain lima korban tewas dan 14 orang yang dirawat di Puskesmas Bentar, ada pula warga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya, Kamis (22/2).


Mobil dan Sepeda Motor Ikut Tertimbun, Korban Longsor Diduga Masih Banyak

Mobil dan Sepeda Motor Ikut Tertimbun, Korban Longsor Diduga Masih Banyak

Hingga saat ini petugas SAR gabungan masih melakukan assesment terhadap jumlah korban yang masih tertimbun longsor.


Begini Penampilan Anak Punk yang Terjaring Razia

Begini Penampilan Anak Punk yang Terjaring Razia

Empat pemuda yang biasa malak di Perempatan Pos Maya dan satu orang yang biasa meminta di Pasar Pagi Kota Tegal, Rabu (21/2) diciduk.


Sungai Babakan Meluap, Desa Kemurang Terendam Banjir

Sungai Babakan Meluap, Desa Kemurang Terendam Banjir

Akibat hujan deras yang mengguyur kabupaten Brebes dan sekitarnya, Sungai Babakan meluap.


Sopir Angkot Kembali Tolak taksi Online

Sopir Angkot Kembali Tolak taksi Online

Puluhan sopir angkutan pedesaan dan perkotaan mendatangi Kantor Dishub Kabupaten Tegal, Senin (19/2) untuk menolak rencana beroperasinya taksi online.


Sungai Cisanggarung di Perbatasan Jawa Tengah dan Barat Meluap

Sungai Cisanggarung di Perbatasan Jawa Tengah dan Barat Meluap

Banjir akibat meluapnya air Sungai Cisanggarung di Kabupapaten Brebes masih merendam sejumlah desa di Kecamatan Losari.


Tebing Mulai terkikis, Jembatan Sungai Kemiri Terancam Ambruk

Tebing Mulai terkikis, Jembatan Sungai Kemiri Terancam Ambruk

Jembatan Sungai Kemiri di Desa Kupu Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal nyaris ambruk.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!