Lokal
Share this on:

Mau Ditutup kok Jumlah Penghuni Lokalisasi Malah Bertambah

  • Mau Ditutup kok Jumlah Penghuni Lokalisasi Malah Bertambah
  • Mau Ditutup kok Jumlah Penghuni Lokalisasi Malah Bertambah

Jumlah penghuni tiga komplek lokalisasi yang ada di pantura 350 orang. Namun setelah di data ulang, jumlah penghuni membengkak menjadi 428 orang.

SLAWI - Jumlah penghuni tiga komplek lokalisasi yang ada di pantura 350 orang. Namun setelah di data ulang, jumlah penghuni membengkak menjadi 428 orang. Hal ini dikatakan anggota tim penutupan lokalisasi, Teguh Herdi Nurcahyo, kemarin.

Dikatakan Teguh, jumlah 350 orang itu sudah termasuk tukang parkir, penjual makanan di komplek lokalisasi sampai 'mami' pemilik wisma. Namun setelah dilakukan data ulang, jumlahnya bertambah banyak. Sehingga tim memutuskan data 428 yang dipakai dan tidak ada penambahan lagi.

"Tim juga bingung, kok bisa bertambah jumlah penghuni dari tiga komplek lokalisasi. Supaya tidak menimbulkan gejolak, tim akhirnya mengakomodir data terakhir dan tidak ada penambahan lagi," katanya.

Dana kompensasi yang akan diberikan, tambah Teguh, bentuk kepedulian Pemkab Tegal terhadap seluruh penghuni komplek lokalisasi, nanti akan diberi tali asih sebesar Rp5 juta per orang. Uang sebesar itu untuk modal usaha selepas dari komplek lokalisasi.

"Kalau Pemkab Tegal harapannya dengan uang tali asih Rp5 juta per orang, diharapkan mereka mau mandiri dengan membuka usaha. Sehingga mereka tidak akan terjun lagi sebagai wanita tuna susila," tambahnya.

Dalam penutupan komplek lokalisasi nanti, lanjut Teguh, Pemkab Tegal selain menerjunkan anggota Satpol PP, juga melibatkan personil dari Polri, Kodim, dan Brigif supaya jalannya penutupan bisa lancar tanpa kendala apapun. (guh/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Ditutup Permanen, WTS yang Terverifikasi Akan Terima Rp5 Juta

Ditutup Permanen, WTS yang Terverifikasi Akan Terima Rp5 Juta

Menjelang penutupan, tim dari Kemensos melakukan verifikasi terhadap sejumlah WTS yang menghuni lokalisasi di Pantura Kabupaten Tegal.


Wah... Di Kabupaten Tegal Per Jam, Empat Bayi Lahir

Wah... Di Kabupaten Tegal Per Jam, Empat Bayi Lahir

Jumlah penduduk di Kabupaten Tegal semakin meningkat. Tahun 2016 lalu, jumlah penduduk mencapai sekitar 1,4 juta jiwa.


Pimen Kiye... Jalan ke Situs Kingkong dan Gajah Purba kok Rusak

Pimen Kiye... Jalan ke Situs Kingkong dan Gajah Purba kok Rusak

Rasa penasaran warga untuk melihat langsung fosil Kingkong di Situs Purbakala Semedo terkendala akses jalan ke kawasan tersebut yang rusak parah.


Tak Mau Tahanannya Kabur, Kapolres Perintahkan Perketat Penjagaan Tahanan

Tak Mau Tahanannya Kabur, Kapolres Perintahkan Perketat Penjagaan Tahanan

Meski sudah dilengkapi dengan CCTV, namun pengawasan ruang tahanan di Mapolres Tegal Kota tetap diperketat.


Tak Mau Disalahgunakan, Senpi Polisi Diperiksa

Tak Mau Disalahgunakan, Senpi Polisi Diperiksa

Belajar dari tragedi penembakan di Lubuk Linggau, jajaran Polres Tegal Kota memperketat pengawasan terhadap kepemelikan senjata api anggota.


Belum Perpanjang Sewa Lahan, Hotel Lestari Ditutup Paksa

Belum Perpanjang Sewa Lahan, Hotel Lestari Ditutup Paksa

Hotel Lestari yang berada di kawasan Obyek Wisata Purwahamba Indah (Purin) Suradadi Kabupaten Tegal, terpaksa ditutup oleh petugas Satpol PP.


Sebulan Jelang Puasa, Harga Bawang dan Cabai Malah Turun Drastis

Sebulan Jelang Puasa, Harga Bawang dan Cabai Malah Turun Drastis

Sebulan menjelang datangnya bulan Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok masih cukup stabil.


Berpeluang Besar Lolos Soeratin, Persegal Malah Kesulitan Dana

Berpeluang Besar Lolos Soeratin, Persegal Malah Kesulitan Dana

Prestasi mentereng Persegal Kota Tegal di Piala Soeratin Jawa Tengah 2017 berbanding terbalik dengan kondisi keuangan tim.


Pimen Kiye, Kemiskinan di Kabupaten Tegal Baru Turun 0,42 Persen

Pimen Kiye, Kemiskinan di Kabupaten Tegal Baru Turun 0,42 Persen

Penurunan Angka Kemiskinan (AK) di Kabupaten Tegal baru 0,42 persen dari jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa.


Kebut Perekaman, Lapas dan Warga Jompo Jadi Target

Kebut Perekaman, Lapas dan Warga Jompo Jadi Target

Untuk merealisasikan target perekaman data KTP-el, Disdukcapil Kota Tegal menjadikan penghuni Lapas dan lansia menjadi target layanan keliling.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!