• Home
  • Berita Lokal
  • Menangi Pilkada, Ketua DPC PDIP Brebes Malah Dimosi Tidak Percaya

Lokal
Share this on:

Menangi Pilkada, Ketua DPC PDIP Brebes Malah Dimosi Tidak Percaya

  • Menangi Pilkada, Ketua DPC PDIP Brebes Malah Dimosi Tidak Percaya
  • Menangi Pilkada, Ketua DPC PDIP Brebes Malah Dimosi Tidak Percaya

Sepuluh Pengurus Anak Cabang PDIP di wilayah Kabupaten Brebes mendatangi Kantor DPC PDIP, kemarin.

BREBES - Sepuluh Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di wilayah Kabupaten Brebes mendatangi Kantor DPC PDIP di Jalan Taman Siswa Brebes, kemarin. Mereka bermaksud melakukan audiensi dengan pengurus DPC ihwal kepemimpinan partai berlambang moncong putih tersebut.

Audiensi yang diterima oleh Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPC PDIP Brebes Imam Santoso mendesak agar Ketua DPC saat ini turun. Tak hanya disampaikan secara lisan, dalam kesempatan itu mereka juga menyalurkan tuntutannya melalui sejumlah poster bertuliskan kecaman akan tindakan ketua partai yang tidak bisa menyelesaikan perselisihan yang melibatkan kader partai hingga akhirnya berujung pada proses hukum.

Ketua PAC Kecamatan Banjarharjo Didi Tuswandi yang turut hadir dalam audiensi menyebut, desakan untuk melengserkan Ketua DPC sebagai dampak akumulasi kekecewaan pengurus PAC dan kader partai atas kepemimpinannya. Pasalnya, lanjut Didi, ketua dianggap tidak mampu mengawal dan mengamankan rekomendasi pasangan Idza-Narjo di pilkada kemarin.

Hal itu dibuktikan dengan tidak pernahnya ketua partai menggelar rapat pemenangan pilkada. Teramasuk menyusun strategi politik. Disamping, klaim kemenangan Idza-Narjo oleh DPC PDIP di pilkada kali ini juga dirasa bohong.

Pasalnya, lanjut dia, untuk bisa mendapat kemenangan dalam pilkada kemarin, paslon (Idza dan Narjo) lebih intens melakukan komunikasi dengan PAC dan ranting. Tidak hanya itu, kekecewaan pengurus PAC dan kader partai terhadap ketua DPC juga muncul pascainsiden perselisihan yang melibatkan dua kader partai di Kantor DPC PDIP pada Tanggal, 14 November tahun lalu.

Menurutnya, ketua partai yang seharunya bisa menyelesaikan peselisihan tersebut di internal partai malah terkesan membiarkan begitu saja. Hingga akhirnya kasus tersebut berujung pada persoalan hukum.

"Seharusnya Pak Indra bisa memediasi perselisihan yang melibatkan Radis selaku Ketua PAC Wanasari dan Pengurus DPC Bambang Edi Prabowo. Jangan malah membiarkan kasus tersebut berlarut hingga akhirnya ke meja hijau," terangnya.

Ketua PAC PDIP Losari Eko Wahyudi juga beranggapan sama. Menurut dia, Ketua DPC sudah tidak layak lagi untuk memimpin roda organisasi partai. Pasalnya, dia tidak pernah melakukan kordinasi dan konsolidasi untuk memenangkan Paslon yang diusung oleh PDIP.

Upaya pembiaran atas perselisihan Radis dan Bambang Edi Prabowo juga bentuk tidak adanya perlindungan bagi kader partai oleh pimpinan partai. "Ini baru antar kader partai. Bagaimana kalai bersinggungan dengan kader partai lain?," tambah Pengurus PAC Brebes dalam audiensinya.

Sementara, Imam Santoso mengaku akan mengakomodir apa yang disampaikan dalam audiensi kali ini. Pihaknya akan terlebih dulu meresum seluruh tuntutan pengurus PAC dan kader lainnya untuk kemudian dijadikan sebagai dasar laporan ke DPD dan DPP dengan ditembuskan ke DPC PDIP Brebes.

Hanya saja, pihaknya menghendaki agar selama menyampaikan aspirasi kader diminta untuk tidak bertindak anarkis. "Saya minta seluruh pengurus PAC dan kader partai yang hadir untuk bisa tetap menjaga kondusifitas hingga tuntutan tertulis dilayangkan ke DPD dan DPP," pungkas Imam Santoso.

Seperti diketahui, dalam audiensi tersebut hadir 10 pengurus PAC se-Kabupaten Brebes. Diantaranya dari PAC Brebes, Banjarharjo, Kersana, Tanjung, Tonjong, Bumiayu, Paguyangan, Songgom dan Larangan. (har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Anggaran untuk Bayar Utang, 10 Paket Senilai Rp29 Miliar Gagal Lelang

Anggaran untuk Bayar Utang, 10 Paket Senilai Rp29 Miliar Gagal Lelang

10 rencana proyek kegiatan pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan Kabupaten Brebes dipastikan urung direalisasikan.


Siang-siang Ngamar di Hotel, Tujuh Pasangan Mesum Dirazia, Ada PNS-nya

Siang-siang Ngamar di Hotel, Tujuh Pasangan Mesum Dirazia, Ada PNS-nya

Tujuh pasangan bukan suami istri kepergok ngamar di siang bolong saat Satpol PP Labupaten Brebes menggelar operasi pekat, kemarin.


Sebulan Jelang Puasa, Harga Bawang dan Cabai Malah Turun Drastis

Sebulan Jelang Puasa, Harga Bawang dan Cabai Malah Turun Drastis

Sebulan menjelang datangnya bulan Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok masih cukup stabil.


2016 Lalu, di Brebes Ada 10 Ribu Orang Cari Kerja

2016 Lalu, di Brebes Ada 10 Ribu Orang Cari Kerja

Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Brebes kembali mengadakan job fair pada 21-22 April di Aula Universitas Muhadi Setiabudi (Umus).


Minta Duit Rp150 Juta, Oknum Polisi di Brebes Diproses

Minta Duit Rp150 Juta, Oknum Polisi di Brebes Diproses

Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan akan menindak tegas jika ada anggota Polri di Polres Brebes yang terbukti berani "bermain-main".


Berpeluang Besar Lolos Soeratin, Persegal Malah Kesulitan Dana

Berpeluang Besar Lolos Soeratin, Persegal Malah Kesulitan Dana

Prestasi mentereng Persegal Kota Tegal di Piala Soeratin Jawa Tengah 2017 berbanding terbalik dengan kondisi keuangan tim.


Pengacara ZF: Kliennya Pria Normal, Bukan LGBT

Pengacara ZF: Kliennya Pria Normal, Bukan LGBT

Pengaduan Ririn Apriyanti terhadap Anggota DPRD Brebes, ZF ke Badan Kehormatan DPRD dinilai tidak berdasar.


Terkendala Cuaca, Tol Brebes-Pemalang Dikebut Tiga Shift

Terkendala Cuaca, Tol Brebes-Pemalang Dikebut Tiga Shift

Proyek jalan tol Trans Jawa seksi III dan IV ruas Brebes-Pemalang yang melintas di Kabupaten Tegal hingga kini masih berlangsung.


Fly Over Kretek di Bumiayu Disangsikan Selesai saat Arus Mudik

Fly Over Kretek di Bumiayu Disangsikan Selesai saat Arus Mudik

Anggota FPKB DPRD Kabuptane Brebes Mustolah memperkirakan wilayah Bumiayu dan sekitarnya masih akan diwarnai kemacetan saat arus mudik.


Proyek Tol Brebes-Pemalang Sebabkan Kerusakan Jalan Makin Parah

Proyek Tol Brebes-Pemalang Sebabkan Kerusakan Jalan Makin Parah

Meski pekerjaan tol Pejagan-Pemalang di wilayah Kabupaten Brebes sudah selesai, namun jalan kabupaten Brebes terdampak kegiatan tersebut masih terjadi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!