• Home
  • Berita Lokal
  • Minta Dimerger, Mahasiswa Akper Sujud dan Tiduran di Depan Balai Kota

Lokal
Share this on:

Minta Dimerger, Mahasiswa Akper Sujud dan Tiduran di Depan Balai Kota

  • Minta Dimerger, Mahasiswa Akper Sujud dan Tiduran di Depan Balai Kota
  • Minta Dimerger, Mahasiswa Akper Sujud dan Tiduran di Depan Balai Kota
  • Minta Dimerger, Mahasiswa Akper Sujud dan Tiduran di Depan Balai Kota
  • Minta Dimerger, Mahasiswa Akper Sujud dan Tiduran di Depan Balai Kota

TEGAL - Massa mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal kembali menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (14/3). Mereka menuntut merger dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di depan Gerbang Balai Kota Tegal.

Dalam aksinya kali ini, selain menggelar orasi, mahasiswa juga menggelar sujud dan tidur di tengah jalan. Lazimnya aksi, mahasiswa juga membawa sejumlah poster yang bertuliskan Harus Merger dengan Kemenkes, Pendidikan Seharusnya Diperbesar bukan Dibubarkan, Kemenkes Harga Mati, Ingat Salah Satu Tujuan Bangsa Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, dan Jangan Halangi Masa Depan Kami.

Selain itu, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan Kami Bukan Alat Pencitraan, Akper Gabung Kemenkes Harga Mati, Kami Mogok Sampai Masalah Akper Tuntas Merger dengan Kemenkes, Jangan Korbankan Pendidikan Akper Gabung Kemenkes, dan Tolak Sewenang-wenangan.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Imam Fatkhu mengatakan aksi dilakukan lantaran sampai dengan saat ini belum ada keputusan merger dengan kementrian kesehatan. Menurutnya, itu sama saja dengan melakukan upaya penutupan Akper.

“Sebab, batas waktu pengajuan merger dengan Kemenkes sampai tanggal 27 Maret mendatang. Kalau tidak segera di merger, maka Akper terancam ditutup,” katanya.

Menurut Imam, aksi semacam itu akan terus dilakukan hingga tuntutan mereka dipenuhi. Sebab, jika Akper ditutup maka sama saja dengan mematikan pendidikan di Kota Tegal.

Setelah menggelar aksi, Mahasiswa kemudian bergerak menuju gedung DPRD Kota Tegal untuk bertempu dengan pimpinan DPRD. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kejar Target, Pencetakan KTP-el di Kota Tegal Dikebut

Kejar Target, Pencetakan KTP-el di Kota Tegal Dikebut

Dengan target 4.154 print ready record (PRR), Disdukcapil Kota Tegal terus melakukan pencetakan KTP-el.


Mulai Tahun Depan, Pemkab Tanggung Biaya Haji Non BPIH

Mulai Tahun Depan, Pemkab Tanggung Biaya Haji Non BPIH

Kabar gembira untuk calon jamaah haji (calhaj) di Kabupaten Tegal.


Ingat! Penerapan Full Day School Tidak Wajib

Ingat! Penerapan Full Day School Tidak Wajib

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal Johardi menegaskan,Full Day School (FDS) tidak wajib diterapkan di sekolah.


Tas yang Diduga Berisi Bom Ternyata Dibuang Pemuda Stres

Tas yang Diduga Berisi Bom Ternyata Dibuang Pemuda Stres

Lantaran membuat onar dan meresahkan, seorang pemuda diamankan warga dari Jalan Sumbodro Kota Tegal, Jumat (18/8) dinihari WIB.


Tas Dibuang dan Dikira Berisi Bom, Warga Sekitar Depo Pertamina Panik

Tas Dibuang dan Dikira Berisi Bom, Warga Sekitar Depo Pertamina Panik

Warga di sekitar Jalan Abimanyu digegerkan dengan penemuan tas misterius di dekat Terminal BBM milik PT Pertamina, Kamis (17/8) malam.


Minta Larangan Cantrang Dicabut, Nelayan Tegal Bentangkan Merah Putih Raksasa

Minta Larangan Cantrang Dicabut, Nelayan Tegal Bentangkan Merah Putih Raksasa

Sebuah bendera raksasa yang memiliki ukuran lebih besar dari biasanya berkibar di pantai Muarareja Kota Tegal, kemarin


Pimen Kiye, Lapas Tegalandong Slawi Kelebihan Tahanan

Pimen Kiye, Lapas Tegalandong Slawi Kelebihan Tahanan

Jumlah narapidana (napi) dan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Slawi terus bertambah. Jumlahnya kian melebihi kapasitas lapas.


Syukuri Kemerdekaan Indonesia, Wali Kota Cantik Naik Becak Berhias Keliling Kota

Syukuri Kemerdekaan Indonesia, Wali Kota Cantik Naik Becak Berhias Keliling Kota

Pemkot Tegal menggelar tasyakuran peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, Rabu (16/8), di Kawasan Hutan Mangrove Jalan Halmahera.


Begini Jadinya Jika Polantas Pakai Baju Adat Layani Warga

Begini Jadinya Jika Polantas Pakai Baju Adat Layani Warga

Peringatan HUT RI ke-72 tahun ini diperingati sedikir berbeda oleh jajaran Satlantas Polres Tegal Kota, Rabu (16/8).


Habib Ali Siap Bersaing jadi Wali Kota Tegal

Habib Ali Siap Bersaing jadi Wali Kota Tegal

Bermodal lima kursi di DPRD, Ketua DPC PKB Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin menyatakan siap ambil bagian dalam perhelatan Pilwalkot 2018 mendatang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!