Lokal
Share this on:

Minta Duit Rp150 Juta, Oknum Polisi di Brebes Diproses

  • Minta Duit Rp150 Juta, Oknum Polisi di Brebes Diproses
  • Minta Duit Rp150 Juta, Oknum Polisi di Brebes Diproses

BREBES - Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan akan menindak tegas jika ada anggota Polri di Polres Brebes yang terbukti berani "bermain-main" saat proses seleksi calon anggota Polri di wilayahnya. Apalagi, berani menjanjikan peserta seleksi untuk diterima dengan imbalan sejumlah uang.

"Siapa yang menyuap dan disuap akan dikenakan sanksi tegas. Bahkan jika ketahuan dan terbukti akan dikenakan sanksi pidana," ungkapnya di Mapolres Brebes, kemarin.

Dia mengaku prihatin, di 2015 lalu ada oknum di jajarannya yang diduga menerima sejumlah uang ratusan juta dari orang tua calon seleksi polisi. Uang itu, diminta sebagai imbalan untuk memuluskan langkah calon anggota polisi agar diterima.

"Ini saya buka sekalian, memang ada oknum polisi yang diduga meminta sejumlah uang kepada seorang orang tua calon polisi. Informasi itu saya terima langsung dari orang tua yang dijanjikan lolos masuk polisi. Oknum itu meminta uang Rp150 juta kepada orang tua calon polisi. Sekarang ini oknum sedang diproses sesuai aturan yang berlaku," bebernya.

Untuk proses seleksi kali ini, kata dia, berbeda karena mengusung semboyan nasional. Yakni, Masuk Polri tidak dipungut biaya, Ayo jadi Polisi, kita wujudkan bersama clear and clean di Polda Jateng.

Hal itu dilakukan demi mewujudkan Polri yang bebas pungutan dalam setiap pendaftaran yang di lakukan. Sehingga, hasil yang didapat nanti lebih memenuhi harapan dari kebijakan dari pimpinan dan sesusai dengan tupoksi kepolisian.

Yaitu, melindungi dan mengayomi masyarakat serta dapat menjalankan tugas sebagai abdi negara. "Jika ada yang terbukti para calon anggota Polri yang bertindak curang akan kita kenakan sanksi. Bahkan didiskualifikasi dari pencalonan," tegasnya.

Menurut dia, untuk meminimalisir tindakan suap itu, Polri telah mengambil tiga langkah. Di antaranya, sumpah setia tidak suap dan membuat surat perjanjian antara calon dan orang tua calon yang ikut rekrutmen.

"Semua anggota yang terlibat dalam proses seleksi ini harus jujur dan terbuka. Ini tidak lain untuk mendapatkan calon polri yang andal," ungkapnya. (ded/har/zul)


Berita Sebelumnya

Awas! Jambret Sadis Intai Anda
Awas! Jambret Sadis Intai Anda

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hari Santri, 5.000 Santri di Brebes Siapkan Upacara dan Drama Kolosal

Hari Santri, 5.000 Santri di Brebes Siapkan Upacara dan Drama Kolosal

Sebanyak 5.000 santri dari sejumlah ponpes di Kabupaten Brebes akan menggelar upacara bendera bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN).


Harga Terjun Bebas, Transaksi Bawang Merah Sepi

Harga Terjun Bebas, Transaksi Bawang Merah Sepi

Harga bawang merah di Kabupaten Brebes tengah anjlok. Aktivitas jual beli komoditas itu pun sepi.


Mulai Musim Tanam, Harga Bawang Merah Brebes Anjlok

Mulai Musim Tanam, Harga Bawang Merah Brebes Anjlok

Meski belum memasuki masa panen, harga bawang merah di Kabupaten Brebes anjlok‎. Petani khawatir harga tersebut akan bertahan hingga masa panen.


Nomor Satu di Jateng, Hingga Oktober 24 Ibu di Brebes Meninggal saat Melahirkan

Nomor Satu di Jateng, Hingga Oktober 24 Ibu di Brebes Meninggal saat Melahirkan

Kabupaten Brebes masih menempati urutan pertama Angka Kematian Ibu (AKI) di Jawa Tengah hingga Oktober 2017 ini.


Bolos Kerja Empat Bulan, PNS di Brebes Dipecat dan Dipolisikan

Bolos Kerja Empat Bulan, PNS di Brebes Dipecat dan Dipolisikan

Sebagai abdi negara, sudah sepatutnya PNS bekerja melayani kepentingan masyarakat.


Tunggu Aturan Pusat, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Minta Transportasi Online Berhenti Beroperasional

Tunggu Aturan Pusat, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Minta Transportasi Online Berhenti Beroperasional

Transportasi online diminta untuk stop beroperasi di wilayah Kabupaten Tegal.


Nyaris Adu Jotos, Sosialisasi Berakhir Ricuh

Nyaris Adu Jotos, Sosialisasi Berakhir Ricuh

Sosialisasi penertiban bangunan liar di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Selasa (17/10), berakhir ricuh setelah sempat molor lebih satu jam.


Dicatut Namanya, Warga Minta Penggelapan Uang Rp2,5 Miliar Diusut

Dicatut Namanya, Warga Minta Penggelapan Uang Rp2,5 Miliar Diusut

Warga dari dalam dan luar Kecamatan Kramat yang namanya dicatut untuk mencairkan pinjaman pada PNPM UPK Kramat mengaku kecewa.


Geruduk DPRD, Sopir dan Tukang Ojek di Slawi Minta Angkutan Online Dikaji Ulang

Geruduk DPRD, Sopir dan Tukang Ojek di Slawi Minta Angkutan Online Dikaji Ulang

Perwakilan sopir angkutan dan ojek pangkalan yang ada di Kabupaten Tegal menggeruduk gedung dewan.


Cegah Penyakit, Siswa SD di Brebes Cuci Tangan Serentak

Cegah Penyakit, Siswa SD di Brebes Cuci Tangan Serentak

Ratusan siswa SD di Kecamatan Larangan Kabupaten Tegal ramai-ramai melakukan cuci tangan menggunakan sabun secara serentak, Senin (16/10).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!