• Home
  • Berita Lokal
  • Nekat Berjualan Pecel Lele, Dua ABG Sekarat Dikepruk Batu dan Bambu

Lokal
Share this on:

Nekat Berjualan Pecel Lele, Dua ABG Sekarat Dikepruk Batu dan Bambu

  • Nekat Berjualan Pecel Lele, Dua ABG Sekarat Dikepruk Batu dan Bambu
  • Nekat Berjualan Pecel Lele, Dua ABG Sekarat Dikepruk Batu dan Bambu

BREBES - Dua pelaku pengeroyokan terhadap Ade Ariyanto (20) dan Aziz Kristi Mulyo (17), akhirnya berhasil ditangkap

Satuan Reskrim Polres Brebes. Pengeroyokan dilakukan oleh tiga orang, yakni AL (25), RI, dan seorang pelaku yang masih buron, Selasa (3/1) lalu.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan, peristiwa di Perempatan Kampung Saditan Kelurahan Brebes Kecamatan Brebes, itu berawal saat kedua korban tengah mendirikan tenda untuk berjualan pecel lele.

Tiba-tiba, dua orang pelaku datang dan menghampiri kedua korban dengan menggunakan sepeda motor berboncengan. Keduanya lalu langsung bertanya kepada korban, kenapa masih berani nongkrong dan berjualan di tempat itu.

Tak berapa lama, mereka pun pergi meninggalkan kedua korban. Namun, merasa belum puas memberikan peringatan lisan itu, kedua pelaku datang lagi.

Kali ini mereka bertiga menghampiri korban bersama tersangka lainnya yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) di SAT Reskrim Polres Brebes. Tanpa ba-bi-bu lagi, ketiganya langsung memukuli kedua korban menggunakan Bambu dan batu.

Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kasatreskrim AKP Belnas Pali Padang mengatakan, pelaku pengeroyokoan diduga tiga orang. Namun, seorang pelaku hingga saat ini masih dalam pengejaran dan pencarian petugas.

"Kedua pelaku yang kita amankan yakni AL dan RI," ungkapnya, Jumat (6/1).

Diungkapkan Belnas, akibat kejadian itu para korban mengalami luka yang cukup serius di bagian kepalanya. Belnas menambahkan, dari keterangan salah seorang korban Ade Riyanto dipukul sebanyak tiga kali di bagian keningnya menggunakan batu.

"Sedangkan Aziz Kristi Mulyo dipukul menggunakan bambu. Dari informasi yang kita terima, motif kejadian ini adalah permasalahan antara pelaku yang kini DPO dengan para korban," tambahnya.

Sementara lantaran salah seorang pelaku, yakni RI masih di bawah umur, Belnas mengungkapkan, pihaknya akan menggandeng lemba perlindungan anak-anak untuk memberikan dukungan mental kepada tersangka.

"Tetap dalam pemeriksaan kita lakukan secara khusus (pendampingan). Lantaran dia masih di bawah umur," pungkasnya.(ded/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Angkutan Umum Ancam Mogok Lagi

Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, Angkutan Umum Ancam Mogok Lagi

Sopir angkutan umum di Kabupaten Tegal mengancam akan kembali menggelar aksi dan mogok beroperasi jika keberadaan angkutan online kian marak.


Polisi: Anes Kelola sendiri Arisan Onlinenya

Polisi: Anes Kelola sendiri Arisan Onlinenya

Polres Tegal masih memproses kasus arisan bodong yang dijalankan dengan sistem online dan merugikan ratusan korbannya hingga ratusan juta rupiah.


Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

Satpol PP Kabupaten Tegal kembali menjaring puluhan aparatur sipil negara (ASN) saat berada di tempat keramaian pada jam kerja.


Sengketa Hasil Pilkades 17 Desa di Kabupaten Tegal Tunggu Nasib

Sengketa Hasil Pilkades 17 Desa di Kabupaten Tegal Tunggu Nasib

Panitia Pengarah dan Pemantau Pilkades Kabupaten Tegal masih memproses aduan sengketa hasil pilkades serentak di 17 desa yang tersebar di 11 kecamatan.


Diklarifikasi, Tiga Calon Kades Sepakat Hasil Pilkades Sidaharja

Diklarifikasi, Tiga Calon Kades Sepakat Hasil Pilkades Sidaharja

Tiga orang calon kades yang bertarung di pilkades serentak di Desa Sidaharja, menilai pelaksanaan pilkades berjalan lancar dan tidak ada permasalahan.


Warga dan TNI Bahu Membahu Buka Jalan Baru

Warga dan TNI Bahu Membahu Buka Jalan Baru

Anggota TNI AD bersama dengan warga setempat membuka akses jalan baru di di Dusun Cigareng, Desa Salem, Kecamatan Salem.


Sergap Dua Pengedar, BNNK Tegal Sita 100 Gram Sabu dan Puluhan Butir Ekstasi

Sergap Dua Pengedar, BNNK Tegal Sita 100 Gram Sabu dan Puluhan Butir Ekstasi

Badan Narkotika Nasional BNN kota Tegal berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika di wilayah Kota Tegal.


Usai Tenangkan Massa, Ketua Organda Lalu Nyatakan Mundur

Usai Tenangkan Massa, Ketua Organda Lalu Nyatakan Mundur

Aksi demonstrasi awak sopir angkutan pedesaan dan perkotaan di Taman Rakyat Slawi Ayu (Trasa), Kamis (16/11), yang menuntut Gojek Online ditutup semakin memanas


Ini Tuntutan Sopir Angkutan Umum yang Mogok Beroperasi

Ini Tuntutan Sopir Angkutan Umum yang Mogok Beroperasi

Ratusan sopir angkutan umum se Kabupaten Tegal mogok beroperasi dan menggelar apel bersama untuk menuntut pemerintah daerah mengatur angkutan online.


Ratusan Angkutan Umum di Kabupaten Tegal Mogok Beroperasi

Ratusan Angkutan Umum di Kabupaten Tegal Mogok Beroperasi

Ratusan sopir angkutan umum se Kabupaten Tegal berhenti beroperasi dan menggelar apel bersama, Kamis (16/11).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!