• Home
  • Berita Lokal
  • Niat Begal Sepeda Motor, Pelaku dan Korban Sekarat Dikeroyok Massa

Lokal
Share this on:

Niat Begal Sepeda Motor, Pelaku dan Korban Sekarat Dikeroyok Massa

  • Niat Begal Sepeda Motor, Pelaku dan Korban Sekarat Dikeroyok Massa
  • Niat Begal Sepeda Motor, Pelaku dan Korban Sekarat Dikeroyok Massa

Diduga hendak melancarkan asi begalnya, Tardi (25), asal Cirebon dihakimi warga Selasa (10/1) malam.

TANJUNG - Diduga hendak melancarkan asi begalnya, Tardi (25), warga Desa Pabuaran Kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon dihakimi warga di Desa Luwungbata Kecamatan Tanjung, Selasa (10/1) malam.

Menurut Kapolsek Tanjung AKP M Jusup, kejadian tersebut bermula saat pelaku melakukan modusnya dengan meminta korban, Taryono (16) untuk mengantarkannyake salah satu desa. Namun di tengah jalan, pelaku menodongkan senjata tajam kepada korban untuk merampas kendaraanya.

Merasa terdesak, korban lantas berteriak meminta tolong. "Dari teriakan itulah warga langsung berhamburan keluar,"ungkapnya.

Merasa terdesak, pelaku kemudian berusaha mengelabui warga dengan mengaku kalau sepeda motor yang dirampas dari korban adalah miliknya. Warga yang sempat kebingunan, saat itu juga langsung menghakimi keduanya (korban dan pelaku).

"Warga yang kebingungan lantas menghakimi keduanya. Yang mengakibatkan luka serius dan harus dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Jusup pun menyayangkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh warga Desa Luwungbata. Menurutnya, jika ada kasus seperti itu sebaiknya harus dibawa ke Kantor Kepala Desa ataupun memanggil aparat keamanan setempat.

"Ini menandakan masyarakat belum sadar hukum, jadi saya harap ke depan masyarakat agar tidak main hakim sendiri," ujarnya.

Ke depan, kata dia, lewat kegiatan yang ada di kepolisian pihaknya akan memberikan sosialisasi ke masyarakat untuk memberikan pemahaman hukum. Hal ini untuk mengantisipasi adanya tindak serupa, yakni dengan melakukan aksi main hakim terhadap pihak yang ditutuh melakukan tindak melawan hukum.

"Penting untuk memberikan pemahaman tentang hukum ke warga, sehingga main hakim sendiri di lingkungan Kecamatan Tanjung tidak terjadi lagi," ungkapnya.

Dalam kejadian itu, pihaknya mengamankan satu unit sepeda motor korban, pisau lipat dan handphon. Hinga berita ini diturunkan Polsek Tanjung masih menyelidiki kasus tersebut. (ded/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Berada di Luar Kantor saat Jam Kerja, PNS dan Honorer Ditangkap Satpol PP

Berada di Luar Kantor saat Jam Kerja, PNS dan Honorer Ditangkap Satpol PP

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Tegal terjaring razia petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal, kemarin.


Tuang Pertamax ke dalam Botol, Dua Rumah Terbakar

Tuang Pertamax ke dalam Botol, Dua Rumah Terbakar

Rumah milik Waridin dan Darmi, warga Desa Surajaya RT 1 RW 6 Kecamatan Pemalang kebakaran.


Pimen Kiye Rah, di Pemalang Banyak Tower Ilegal

Pimen Kiye Rah, di Pemalang Banyak Tower Ilegal

Pembangunan tower dinilai sering mengabaikan perizinan dan masyarakat di lingkungan tower tersebut.


Sekda Baru Minta Sinergitas dan Kerja Sama yang Baik

Sekda Baru Minta Sinergitas dan Kerja Sama yang Baik

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono akhirnya resmi dilantik menggantikan Haron Bagas Prakosa.


Persoalan Akper Tinggal Tunggu Visitasi dan Pelimpahan Aset

Persoalan Akper Tinggal Tunggu Visitasi dan Pelimpahan Aset

Pemkot Tegal memastikan surat permohonan merger Akper Pemkot Tegal kepada Kemenkes sudah dikirim


Ricuh saat Halang-halangi Mobil Wali Kota, Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong

Ricuh saat Halang-halangi Mobil Wali Kota, Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong

Aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal, Jumat (24/3)


Diganti dr Joko, Bagas Minta Maaf pada Cleaning Service Setda

Diganti dr Joko, Bagas Minta Maaf pada Cleaning Service Setda

Setelah tidak lagi menjabat sebagai sekda, Haron Bagas Prakosa menempati pos baru sebagai staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia.


PAC Desak Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes Secepatnya Dicopot

PAC Desak Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes Secepatnya Dicopot

Fungsionaris PAC dan kader PDI Perjuangan Kabupaten Brebes kembali melakukan audiensi ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes.


Ini 13 Tuntutan Warga Desa Tonggara ke PT. Waskita

Ini 13 Tuntutan Warga Desa Tonggara ke PT. Waskita

Meski belum ditemui oleh pihak PT Waskita dan para pemilik Koari masyarakat yang menggelar aksi unjuk rasa tetap menyampaikan tuntutannya.


Pemkot Tegal Tak Pernah Keluarkan Statment Akan Tutup Akper Pemkot

Pemkot Tegal Tak Pernah Keluarkan Statment Akan Tutup Akper Pemkot

Polemik dan isu terkait penutupan Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal akhirnya selesai.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!