Lokal
Share this on:

Pemasangan Erection Girder Molor, Proyek Flyover Terkendala

  • Pemasangan Erection Girder Molor, Proyek Flyover Terkendala
  • Pemasangan Erection Girder Molor, Proyek Flyover Terkendala

Langkah percepatan pemasangan erection girder dalam proyek jalan layang (flyover) di wilayah Kesambi Kecamatan Margasari belum terlaksana.

SLAWI - Langkah percepatan pemasangan erection girder dalam proyek jalan layang (flyover) di wilayah Kesambi Kecamatan Margasari yang sebelumnya dijadwalkan mulai 16 Mei, hingga saat ini belum terlaksana. Sementara kendaraan crane untuk menaikkannya sebanyak empat unit sudah siap di lokasi sejak dua hari terakhir.

Kapolres AKBP Heru Sutopo SIK melalui Kasat Lantas AKP Yoppy Anggi Krisna menyatakan, upaya koordinasi dengan pelaksana proyek hingga kini terus dilakukan untuk memastikan kapan pemasangan erection girder itu bisa dilakukan.

"Informasi terakhir kami dapatkan erection girder atau blandar flyover itu didatangkan dari pusat dan kini sudah hendak berjalan ke lokasi. Dijadwalkan barang itu baru bisa dipasang dini hari besok," terangnya, kemarin.

Sebelumnya sudah sempat disepakati adanya penutupan ruas jalur dari titik Klonengan selama sepekan untuk mendukung percepatan pemasangan erection girder usai rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tegal beserta PPK Flyover.

"Mudah-mudahan rencana ini bisa tepat dan tidak meleset. Mengingat pengumuman di ruas jalur dan pola pegalihan arus sudah sempat dilakukan petugas di lapangan," jelas dia.

Sesuai kesepakatan awal pascarakor, penutupan ruas Klonengan sampai Kesambi setiap harinya dilakukan mulai pukul 01.30 WIB hingga 05.00 WIB. Hal ini untuk memperlancar pemasangan erection girder yang dilakukan setiap malamnya sebanyak 1 buah selama 6 hari. Namun jangka waktu penutupan bisa diperpanjang kalau memang ditenggat waktu itu belum rampung.

Dia juga menegaskan terkait persiapan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, dipastikan untuk penggunaan jalur Tol Trans Jawa Pejagan- Pemalang yang melintasi wilayah hukumnya bisa selesai sesuai rencana.

"Untuk exit tol dipastikan berada di Sewaka, Pemalang. Hal ini kami prediksi setelah survei lapangan untuk memantau percepatan ruas tol," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PPK Flyover Wahyu Winaseta mengatakan, meski mengalami kendala teknis soal lambatnya kedatangan erection girder, dia terus berupaya memaksimalkan waktu yang ada untuk percepatan pembangunan di empat titik. Masing-masing di Desa Dermoleng Kabupaten Brebes, Desa Kretek Kabupaten Brebes, Klonengan Kabupaten Tegal, dan Kesambi Kabupaten Tegal.

Dia merinci untuk panjang flyover yang dikerjakan di Desa Dermoleng, Kecamatan Brebes sepanjang 500 meter, Klonengan 1 kilometer, Kesambi 470 meter, dan Kretek 700 meter. "Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelesaikan proyek ini, sesuai dengan harapan di H-10 sebelum Lebaran, flyover tersebut sudah fungsional atau bisa digunakan," imbuhnya.

Untuk pembebasan lahan di 3 titik proyek, masing-masing Dermoleng, Klonengan, dan Kesambi termasuk di Desa Kretek sudah rampung secara keseluruhan. (her/ima/zul)

Berita Sebelumnya

Aktivitas Gunung Slamet Meningkat
Aktivitas Gunung Slamet Meningkat

Berita Sejenis

Merasa Dirugikan, Tak Mau Pindah dari Tol Batang-Semarang

Merasa Dirugikan, Tak Mau Pindah dari Tol Batang-Semarang

Makmun Abdullah (75), warga Kendal berusaha menunggu penyelesaian terkait pengukuran tanah rumahnya yang terkena pembangunan proyek jalan Tol Batang-Semarang


Sudah 70 Persen, Empat Flyover Siap Dilalui Pemudik

Sudah 70 Persen, Empat Flyover Siap Dilalui Pemudik

Progres pembangunan empat flyover saat ini sudah mencapai 70 persen.


Disempurnakan, Alun-alun Slawi Dikucuri Rp1,2 Miliar Lagi

Disempurnakan, Alun-alun Slawi Dikucuri Rp1,2 Miliar Lagi

Upaya Pemkab Tegal melalui Dinas Perkimtaru untuk merealisasi proyek monumental revitalisasi Alun-alun Slawi bakal terealisasi tahun ini.


Kasasi Ditolak, Rumah Mewah di Tol Pejagan-Pemalang Segera Dibongkar

Kasasi Ditolak, Rumah Mewah di Tol Pejagan-Pemalang Segera Dibongkar

Masalah pembebasan lahan kini tak lagi jadi persoalan dalam proyek pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang.


Kasatlantas: Dua Flyover Siap Digunakan H-10 Lebaran

Kasatlantas: Dua Flyover Siap Digunakan H-10 Lebaran

Dua flyover yakni Dermoleng di Kecamatan Ketanggungan dan Kretek di Desa Kretek Kecamatan Paguyangan siap dilewati H-10 menjelang lebaran.


Ingat! Empat Hari Ruas Klonengan Ditutup

Ingat! Empat Hari Ruas Klonengan Ditutup

Langkah percepatan pemasangan erection girder dalam proyek flyover di wilayah Kesambi ditempuh dengan menutup ruas jalur dari titik Klonengan.


Truk Tangki Solar 5.000 Liter Terbakar

Truk Tangki Solar 5.000 Liter Terbakar

Sebuah truk bernopol G 1317 LJ yang membawa 5.000 liter solar terbakar di proyek pengerjaan jalan tol Pemalang.


Pimen Kiye... Jalan ke Situs Kingkong dan Gajah Purba kok Rusak

Pimen Kiye... Jalan ke Situs Kingkong dan Gajah Purba kok Rusak

Rasa penasaran warga untuk melihat langsung fosil Kingkong di Situs Purbakala Semedo terkendala akses jalan ke kawasan tersebut yang rusak parah.


H-10 Lebaran, Tol Pejagan-Pemalang Siap Dilalui Pemudik

H-10 Lebaran, Tol Pejagan-Pemalang Siap Dilalui Pemudik

Proses pengerjaan proyek jalan tol Pejagan-Pemalang ditarget mencapai 80 persen pada H-10 Lebaran mendatang.


Ganti Rugi Tahap Pertama Rp17,3 Miliar, Mulai Dibayar

Ganti Rugi Tahap Pertama Rp17,3 Miliar, Mulai Dibayar

Warga pemilik lahan yang terkena dampak pembangunan flyover Kretek Desa Taraban Paguyangan mulai menerima pembayaran uang ganti rugi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!