• Home
  • Berita Lokal
  • Pemasangan Portal 3 Meter di Jl Raya Bumiayu-Purwokerto Diprotes

Lokal
Share this on:

Pemasangan Portal 3 Meter di Jl Raya Bumiayu-Purwokerto Diprotes

  • Pemasangan Portal 3 Meter di Jl Raya Bumiayu-Purwokerto Diprotes
  • Pemasangan Portal 3 Meter di Jl Raya Bumiayu-Purwokerto Diprotes

BUMIAYU - Pemasangan portal pembatas ketinggian bagi kendaraan di ruas jalan Bumiayu-Paguyangan tepatnya di depan Kantor Uji Petik terminal lama Bumiayu mendapat protes dari sejumlah pengurus dan kru bus AKAP, kemarin.

Kondisi tersebut menyusul pemasangan portal setinggi 3 meter sebagaimana tertulis dalam papan di sekitar portal, tidak memenuhi ukuran ketinggian bus. Bahkan bagian atau sejumlah armada terlihat menyangkut, saat melintasi lokasi portal.

Pemasangan portal sendiri dilakukan untuk penyesuaian ketinggian kendaraan yang melintas, menyusul dilakukannya pemasangan komponen pada pilar fly over Kretek di Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan.

"Semestinya terlebih dahulu dilakukan sosialisasi, sehingga kami bisa berkordinasi dengan armada yang beroperasi," ungkap Mochamad Witno, pengurus bus Sinar Jaya.

Dia mengambil contoh saat penutupan ruas jalan Ciregol beberapa tahun lalu, di mana Pemkab Brebes bersama pelaksana memberikan sosialisasi sebelum dimulainya penutupan.

"Sehingga kami bisa mempersiapkan, sebab kami juga mempunyai tanggungjawab terhadap masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi," kata Witno.

Sementara pengurus bus Lorena Bumiayu Tarmidi menambahkan, pemasangan portal sedianya selain memperhatikan ketinggian bus juga kondisi permukaan jalan.

"Tepat di bawah portal ini permukaan jalan meninggi, sehingga meskipun ketinggian sesuai ukuran yakni 3 meter lebih tapi tetap saja atap bus nyangkut," jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Tarmidi mengaku armadanya tertahan karena tidak bisa lagi melintasi jalur Bumiayu-Paguyangan maupun sebaliknya.

"Kalau saja ada pemberitahuan sebelumnya, tentu bisa kita arahkan melalui jalur lain sebelum masuk Bumiayu ini. Tapi sekarang karena posisinya sudah di sini, sulit jika harus berbalik dan memutar lewat jalur lain," keluhnya.

Terkait kondisi tersebut, sejumlah pengurus bus mendatangi Direksi PT Adi Karya selaku pelaksana pembangunan fly over Kretek. Kedatangan mereka untuk menyampaikan kondisi yang ada di lapangan, sekaligus meminta pengertian dari pihak pelaksana agar pemasangan portal tidak menghambat armada bus.

"Pemasangan portal ini sedianya untuk membatasi kendaraan besar jenis truk dengan muatan atau kabin tinggi. Sebab dikhawatirkan akan mengenai komponen pilar yang saat ini tengah dikerjakan," jelas Abnon, perwakilan Adi Karya.

Dikatakan pula, ketinggian komponen pilar yang saat ini tengah dikerjakan yakni 3,5 meter. Sehingga jika kendaraan truk dengan muatan tinggi, dikhawatirkan akan menabrak bagian pilar tersebut.

Untuk itu dilakukan pemasangan portal di dua titik berbeda, yakni dari arah utara di depan terminal lama Bumiayu dan arah selatan berada di wilayah Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan. "Jadi pemasangan portal ini bersifat pencegahan, karena lokasi pembagunan cukup membahayakan jika dilintasi kendaraan tinggi," imbuhnya.

Bersama dengan pengurus bus, kemudian dilakukan pengecekan lokasi portal. Kemudian dilakukan penambahan ketinggian portal, dengan tujuan agar bisa dilintasi bus.(pri/har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tiga Penyeberang Tertabrak Motor, Seorang Tewas

Tiga Penyeberang Tertabrak Motor, Seorang Tewas

Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Ketanggungan-Sitanggal Desa Dukuhturi Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Sabtu (16/6) malam


Roda Motor Masuk Lubang, Pemudik asal Kebumen Luka-luka

Roda Motor Masuk Lubang, Pemudik asal Kebumen Luka-luka

Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalur selatan tepatnya di Jalan Raya Margasari Kabupaten Tegal, Selasa (12/6) sekitar pukul 05.15 WIB.


Pemudik Diingatkan Cek Rem saat Akan Melintasi Flyover Kretek

Pemudik Diingatkan Cek Rem saat Akan Melintasi Flyover Kretek

H-6 Lebaran, jalur tengah Brebes-Tegal-Purwokerto mulai ramai dengan kendaraan pemudik.


Jika Underpass Karangsawah Macet, Ini Jalur yang Bisa Anda Pilih

Jika Underpass Karangsawah Macet, Ini Jalur yang Bisa Anda Pilih

Jalur Tegal-Purwokerto di Karangsawah Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes menjadi salah satu titik rawan macet saat arus mudik.


Alhamdulillah, Perusahaan Siap Ganti Rugi Rumah Rusak Akibat Truk Maut

Alhamdulillah, Perusahaan Siap Ganti Rugi Rumah Rusak Akibat Truk Maut

Sejumlah pemilik rumah yang mengalami kerusakan sebagai dampak dari insiden truk maut di Jalan Raya Jatisawit Kecamatan Bumiayu dapat bernafas lega.


6 Juni, THR 10.502 PNS dan Honorer BerSK Bupati di Brebes Cair

6 Juni, THR 10.502 PNS dan Honorer BerSK Bupati di Brebes Cair

Awal bulan depan, tunjangan hari raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai honorer di lingkungan Pemkab Brebes dipastikan cair.


Korsleting, Gudang Finishing Terbakar

Korsleting, Gudang Finishing Terbakar

Sebuah gudang kayu yang berada di Jalan Raya Pantura Tegal-Pemalang terbakar, Selasa (29/5) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.


Tujuh Pemilik Rumah yang Rusak Akibat Truk Maut Kebingungan

Tujuh Pemilik Rumah yang Rusak Akibat Truk Maut Kebingungan

Kecelakaan truk maut yang mengakibatkan 12 orang korban tewas di Kecamatan Bumiayu pada Minggu (20/5) sore, masih menyisakan kedukaan.


Tiga Kelurahan di Kota Tegal Diterjang Rob Setinggi Setengah Meter

Tiga Kelurahan di Kota Tegal Diterjang Rob Setinggi Setengah Meter

Puluhan rumah di tiga kelurahan di Kota Tegal terendam banjir rob, Rabu (23/5) sore. Ketinggian air berkisar antara 10-60 centi meter.


Naik Atap lalu Bobol Indomaret, Rokok Puluhan Juta Rupiah Raib

Naik Atap lalu Bobol Indomaret, Rokok Puluhan Juta Rupiah Raib

Aksi pencurian menimpa Indomaret di Jalan Raya Slawi- Adiwerna, tepatnya di Desa Grobog Kulon Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, Rabu (23/5) dinihari.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!