• Home
  • Berita Lokal
  • Pemulung dari Brebes Ini, Pulang dari Jakarta Jalan Kaki Dorong Gerobak

Lokal
Share this on:

Pemulung dari Brebes Ini, Pulang dari Jakarta Jalan Kaki Dorong Gerobak

  • Pemulung dari Brebes Ini, Pulang dari Jakarta Jalan Kaki Dorong Gerobak
  • Pemulung dari Brebes Ini, Pulang dari Jakarta Jalan Kaki Dorong Gerobak

BREBES - Semua orang pasti menginginkan hidup layak. Baik itu untuk mencukupi kehidupan sehari-hari, atau pun sampai ingin memiliki rumah. Itu juga yang diinginkan Surji (55). Pemulung asal Bandungan, Bantarkawung, Brebes ini ingin memiliki rumah.

Banyak ungkapan tentang kehidupan, hidup ini panggung sandiwara, hidup adalah perjuangan dan sebagainya. Namun bagi Surji, pemulung yang kini menetap di Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan itu hidup selalu mendorong gerobak.

Bersama istrinya, Kamilah (50) dan anaknya, Dodi (23), dia harus berjalan puluhan kilometer untuk mencari rongsokan atau barang bekas. Bapak lima anak ini tetap semangat berkeliling mengais rezeki walau usia tak lagi muda.

”Hidup harus berjalan dan berputar seperti gerobak. Kalau saya diam tidak berjalan dan berputar mencari rongsok, maka kehidupan saya akan berhenti,” ungkapnya, kemarin.

Sudah puluhan tahun Surji bergelut dengan rongsokan, cemoohan, cibiran, dan dicurigai warga sudah menjadi makanan sehari-hari. Ganasnya ibu kota sudah dia taklukan. Namun usia dan penyakit yang dia derita memaksanya harus pulang ke Brebes yang merupakan kampung halamannya.

”Dari Jakarta pulang ke Tegal, saya jalan kaki dengan mendorong gerobak. Hanya gerobak satu-satunya harta benda yang saya miliki, dan tidak punya uang untuk ongkos pulang,” katanya sambil mengingat masa lalunya.

Pulang ke Tegal karena yang ada dalam pikiran dia bisa membawa perubahan dalam kehidupannya. Di Bandungan, dia juga tidak memiliki rumah.

Hanya keluarga besarnya tinggal di desa tersebut. Ternyata harapan tinggal harapan, Tegal tidak membawa perubahan dalam kehidupannya.

Puluhan tahun dia berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Berbagai lirikan sinis masyarakat sudah Surji hadapi. Sementara tubuhnya makin ringkih digerogoti penyakit.

Sudah setahun dia tinggal di halaman rumah dr. Kiswantoro di Kedawon Desa Rengaspendawa. Dia sangat berterimakasih karena sudah diizinkan menempati halaman rumahnya.

”Alhamdulilah sudah setahun di sini berkat kebaikan Bapak Dokter Kiswantoro sekeluarga. Untuk keperluan mandi, cuci dan bersih-bersih kami diizinkan memakai kamar mandi untuk pasien,” tambahnya.

Bukan hanya diizinkan singgah di halaman rumahnya, Kamilah, istrinya, diminta membantu untuk membersihkan halaman dan toilet. Dari hasil pekerjaannya dia mendapatkan makanan dan uang untuk keperluan sehari-hari.

Dia seperti menemui keluarga baru, sehingga dirinya mantap tinggal tempat tersebut. ”Kami selalu merindukan dan memimpikan punya rumah, walau kenyataannya untuk makan saja susah. Kasihan Dodi harus ikut ke sana kemari keliling mendorong gerobak. Saya sudah capai dengan semua ini, ingin hidup tenang di hari tua,” ujarnya.

Angin terus berhembus dan sang penguasa siang sedang bertahta. Tak hirau peluh sudah di pelupuk mata, jatuh laksana butiran mutiara. Surji mencari sesuap nasi, berangkat kala pagi buta dan pulang petang.

Dengan bangga dia kenakan kaos partai yang lusuh. Dia tak peduli siapa para politisi yang sekadar rela memberikan kaos kebanggaannya. Yang jelas, baju apapun ia kenakan untuk sehari-hari.

”Pakaian apa saja ya dipakai, yang penting untuk melindungi badan dari panas,” tandasnya. (eko fidiyanto/fat/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

 Cuaca Ekstrem, Produksi Sayuran Anjlok

Cuaca Ekstrem, Produksi Sayuran Anjlok

Cuaca ekstrem meyebabkan produksi sayuran di sentra penghasil sayuran Desa Cipetung Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes mengalami penurunan produksi.


Dugaan Pungli PPDB di Brebes Mulai Ditelisik Ombudsman

Dugaan Pungli PPDB di Brebes Mulai Ditelisik Ombudsman

Tim Ombusman perwakilan Jawa Tengah (Jateng) melakukan investigasi ke sejumlah sekolah di Kabupaten Brebes, kemarin.


Mayoritas Calon Jamaah Haji Brebes Berusia Lanjut

Mayoritas Calon Jamaah Haji Brebes Berusia Lanjut

Mayoritas calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Brebes sudah memiliki umur yang tua dan berpendidikan SD.


38 Tahun Terpisah karena Diculik Belanda, Sobirin Ingin Bertemu Saudaranya

38 Tahun Terpisah karena Diculik Belanda, Sobirin Ingin Bertemu Saudaranya

Sobirin, warga Desa Dukuh Maja Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes sudah 38 tahun berpisah dengan sanak keluarganya yang tinggal di Sumatera Utara.


Kapolda Jateng Garansi Tak Akan Ada Kapal Cantrang yang Ditangkap

Kapolda Jateng Garansi Tak Akan Ada Kapal Cantrang yang Ditangkap

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs Condro Kirono MM MHum menegaskan sudah ada keputusan dari pemerintah bahwa perpanjangan cantrang hingga akhir tahun 2017.


PKL Taman Poci Menolak Digusur

PKL Taman Poci Menolak Digusur

PKL yang tergabung dalam Organisasi Pedagang Taman Poci Lama (Orpeta) menolak digusur dari Taman Pancasila yang akan direvitalisasi Pemkot Tegal.


Usai Divonis Perzinahan, Supriyanto Terancam Dicopot dari DPRD Kota Tegal

Usai Divonis Perzinahan, Supriyanto Terancam Dicopot dari DPRD Kota Tegal

Usai divonis 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Tegal dalam kasus perzinahan, Supriyanto bakal dipanggil Badan Kehormatan (BK) DPRD.


Boncengan Empat, Motor Jatuh ke Jurang, Dua ABG Tewas

Boncengan Empat, Motor Jatuh ke Jurang, Dua ABG Tewas

Diduga tak mampu mengendalikannya, empat ABG yang menumpang sepeda motor matik jatuh ke dalam jurang di Gunung Lio Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes.


25 Anak Tak Naik Kelas, Orang Tua Protes dengan Buang Rapot

25 Anak Tak Naik Kelas, Orang Tua Protes dengan Buang Rapot

Puluhan orang tua siswa dari sebuah SD di Desa Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal menggeruduk sekolah tempat anak mereka belajar.


Cegah Anarkis, Polisi Jaga Rumah Anggota Dewan

Cegah Anarkis, Polisi Jaga Rumah Anggota Dewan

Aparat kepolisian melakukan penjagaan terhadap rumah kediaman anggota DPRD Brebes, Zubad Fahilatah di Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!