Lokal
Share this on:

Pendaki Gunung Slamet Dilarang Gunakan HP

  • Pendaki Gunung Slamet Dilarang Gunakan HP
  • Pendaki Gunung Slamet Dilarang Gunakan HP

BOJONG - Belajar dari musibah yang menewaskan sejumlah pendaki di Gunung Prahu, warga yang melakukan pendakian di Gunung Slamet diminta untuk waspada. Selain karena faktor cuaca, mereka juga diminta untuk tidak menggunakan HP saat cuaca hujan melanda.

Humas Gallawi Rescue Kabupaten Tegal Arif Rachman, Selasa (25/4), mengatakan cuaca di puncak gunung sukar diprediksi. Karenanya, para pendaki diminta untuk tetap mewaspadai cuaca buruk yang terjadi disana.

"Dipuncak masih sering terjadi hujan lebat disertai petir. Jadi kalau tidak berhati-hati maka bisa menyebabkan musibah," katanya.

Lebih khusus Arif menghimbau kepada para pendaki untuk tidak menggunakan HP saat hujan disertai petir. Sebab, sinyal yang dipancarkan telepon genggam dapat memancing sambaran.

"Kalau hujan lebat lebih baik tidak menggunakan alat komunikasi terlebih dahulu. Karena itu akan memancing sambaran," jelasnya.

Terkait pendakian ke puncak gunung Slamet kemarin, Arif mengatakan semua berjalan dengan baik. Kondisi cuaca disana juga cerah, sehingga dirinya sangat bersuyukur ratusan peserta dapat kembali dengan selamat.

"Dalam aksi memperingati HUT Kabupaten Tegal itu kita juga memunguti sampah yang ada di jalur pendakian," pungkasnya. (muj/zul)



Berita Sejenis

Cantrang Dilarang, 6.800 Nelayan di Brebes Nganggur

Cantrang Dilarang, 6.800 Nelayan di Brebes Nganggur

Imbas dari pelarangan alat tangkap cantrang, sekitar 6.800 nelayan di Kabupaten Brebes kembali terancam menganggur.


Festival Wong Gunung, Warga 12 Desa di Lereng Gunung Slamet Berharap Limpahan Air

Festival Wong Gunung, Warga 12 Desa di Lereng Gunung Slamet Berharap Limpahan Air

Festival ‎Wong Gunung (FWG) kembali digelar warga 12 desa di Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang.


Musnahkan Alat Tangkap yang Dilarang, Nelayan Terima Gantinya

Musnahkan Alat Tangkap yang Dilarang, Nelayan Terima Gantinya

DKPP Kabupaten Tegal akan memberikan bantuan alat tangkap kepada nelayan yang masih menggunakan alat tangkap yang dilarang Kementerian Kelautan dan Perikanan.


Mulai Menguntungkan, Petani di Kabupaten Tegal Kembali Lirik Bawang Putih

Mulai Menguntungkan, Petani di Kabupaten Tegal Kembali Lirik Bawang Putih

Petani di kaki Gunung Slamet Kabupaten Tegal semakin banyak yang tertarik untuk menanam bawang putih.


Sumpah Pemuda, Pecinta Alam Bersih-bersih Sampah Lingkungan Gunung Slamet

Sumpah Pemuda, Pecinta Alam Bersih-bersih Sampah Lingkungan Gunung Slamet

Puluhan pecinta alam dan aktivis lingkungan hidup di Kabupaten Tegal memperingati Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (28/10) dengan melakukan bersih-bersih di jalan.


Masih Gunakan Strobo? Ditilang atau Copot Sendiri

Masih Gunakan Strobo? Ditilang atau Copot Sendiri

Banyaknya kendaraan yang kini menggunakan lampu aksesoris strobe, membuat Satuan Lalulintas Polres Tegal Kota melakukan tindakan.


Pura-pura Mau Beli, Pekerja Proyek Gasak Laptop dan Hape

Pura-pura Mau Beli, Pekerja Proyek Gasak Laptop dan Hape

Aksi Agus Slamet terbilang nekat. Pria berusia 50 tahun ini menggasak laptop dan telepon seluler (ponsel) di toko dengan modus pura-pura hendak membeli.


Sembilan Bulan, 17 Orang Ditangkap karena Salah Gunakan Narkoba

Sembilan Bulan, 17 Orang Ditangkap karena Salah Gunakan Narkoba

Kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Tegal cukup tinggi.


Pasokan Berlebih, Warga Mampu Masih Banyak Gunakan Elpiji 3 Kg

Pasokan Berlebih, Warga Mampu Masih Banyak Gunakan Elpiji 3 Kg

Penyaluran elpiji tabung ukuran 3 kg di Kabupaten Tegal masih banyak yang menyalahi sasaran.


Warga Rebutan Tiga Gunungan Ruwat Bumi Lereng Gunung Slamet

Warga Rebutan Tiga Gunungan Ruwat Bumi Lereng Gunung Slamet

Hampir bersamaan dengan pelaksanaan sedekah laut di Kota Tegal, warga Pemalang juga menggelar ruwat bumi di lereng Gunung Slamet.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!