Lokal
Share this on:

Persoalan Akper Masih Dibahas, MahasiswaJangan Mogok Kuliah

  • Persoalan Akper Masih Dibahas, MahasiswaJangan Mogok Kuliah
  • Persoalan Akper Masih Dibahas, MahasiswaJangan Mogok Kuliah

TEGAL - Menanggapipi persoalan nasib Akademi Keperawatan (Akper) Pemkot Tegal, mahasiswa diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang tak jelas. Pasalnya, saat ini persoalan Akper masih dibahas di Pemerintah Kota Tegal.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Wiwin Agustyanti usai menemui ratusan mahasiswa Akper Kamis (16/3) pagi mengatakan sebenarnya persoalan Akper bukan merupakan kewenangan dirinya. Sehingga dirinya tidak dapat memberikan penjelasan secara detail.

?Namun, dari informasi yang saya dengar saat ini tengah ada kunjungan dari Kemendagri terkait itu. Jadi, saya minta adik-adik semuanya tetap tenang dan menyerahkan persoalan tersebut kepada Pemkot Tegal,? katanya.

Menurut Wiwin, sebaiknya mahsiswa kembali mengikuti perkuliahan seperti biasanya dan tidak mudah terpancing terhadap informasi yang masih diragukan kebenaran. Dirinya yakin Pemkot Tegal akan mencarikan jalan yang terbaik bagi semuanya.

"Pastinya saya tidak tahu karena bukan kewenangan saya. Tapi saya yakin kalau pemerintah akan mengambil langkah yang terbaik,? jelasnya.

Saat disinggung alasan dirinya menolak menandatangani pernyataan dukungan terhadap Akper Wiwin menegaskan jika itu diluar kewenangan dirinya. Sehingga saat mahsiswa memaksa dirinya untuk menandatangani, dirinya secara tegas menolak.

"Saya hadir menemui mahasiswa juga bukan karena ditugaskan, melainkan karena saya yang paling dituakan disini. Apalagi kalau harus menandatangani pernyatan semacam itu, saya tidak bisa karena tidak berwenang,? tegasnya. (muj/zul)



Berita Sejenis

Gendeng! Bayi Masih Bertali Pusar Dibuang Dalam Plastik Kresek

Gendeng! Bayi Masih Bertali Pusar Dibuang Dalam Plastik Kresek

Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di dalam kantong kresek di Desa Kajenengan Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal.


Brebes Kekurangan 3.066 Guru PNS

Brebes Kekurangan 3.066 Guru PNS

Kabupaten Brebes masih kekurangan ribuan guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS).


Tak Ada Calon di Dua RT, Pemilu RT di Cabawan Ditunda

Tak Ada Calon di Dua RT, Pemilu RT di Cabawan Ditunda

Pemilihan RT di Kelurahan Cabawan, Kecamatan Margadana, terkendala masalah pencalonan. Karena masih ada dua RT yang sampai saat ini belum ada calon.


Jumlah Kursi Tetap 30, Sebarannya yang Bisa Berubah

Jumlah Kursi Tetap 30, Sebarannya yang Bisa Berubah

Jumlah kursi di DPRD Kota Tegal pada Pemilu 2019 mendatang diprediksi masih sama, yakni 30 kursi.


Sudah Diajukan ke Bupati, Pelantikan Kades Terpilih Belum Jelas

Sudah Diajukan ke Bupati, Pelantikan Kades Terpilih Belum Jelas

Pelantikan kepala desa (kades) terpilih hasil pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Tegal masih belum pasti.


Sopir Truk Terluka, Belum Ada Tersangka Kecelakaan Maut Paguyangan

Sopir Truk Terluka, Belum Ada Tersangka Kecelakaan Maut Paguyangan

Polisi masih belum menetapkan pihak yang harus bertanggungjawab terkait kecelakaan maut di Jalan Raya Pagojengan, Paguyangan, Brebes, kemarin


Dilantik Kali Kedua, Idza-Narjo Masih Punya Banyak PR

Dilantik Kali Kedua, Idza-Narjo Masih Punya Banyak PR

Masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Brebes, Idza Priyanto dan Narjo.


PNS di Kota Tegal Pelopori Penggunaan Elpiji Pink Nonsubsidi

PNS di Kota Tegal Pelopori Penggunaan Elpiji Pink Nonsubsidi

Penggunaan LPG subsidi 3 Kg disinyalir masih banyak digunakan oleh mereka yang tidak berhak.


Pimen Kiye, Kabupaten Tegal Kekurangan Ribuan Guru

Pimen Kiye, Kabupaten Tegal Kekurangan Ribuan Guru

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal masih kekurangan ribuan pegawai. Kekurangan terbanyak adalah tenaga pengajar.


Tersangka Penembak Mati Nelayan Dikeroyok Dalam Lapas Hoax

Tersangka Penembak Mati Nelayan Dikeroyok Dalam Lapas Hoax

Tersangka kasus penembakan yang menewaskan seorang nelayan, EK, warga Sumur Panggang, Margadana hingga kini masih sendiri di ruang khusus.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!