• Home
  • Berita Lokal
  • Pimen Kiye, Kemiskinan di Kabupaten Tegal Baru Turun 0,42 Persen

Lokal
Share this on:

Pimen Kiye, Kemiskinan di Kabupaten Tegal Baru Turun 0,42 Persen

  • Pimen Kiye, Kemiskinan di Kabupaten Tegal Baru Turun 0,42 Persen
  • Pimen Kiye, Kemiskinan di Kabupaten Tegal Baru Turun 0,42 Persen

SLAWI - Penurunan Angka Kemiskinan (AK) di Kabupaten Tegal baru 0,42 persen dari jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa. Penurunan itu, dinilai masih lamban karena dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Untuk itu, pemkab diminta lebih fokus terhadap peningkatan sektor ekonomi yang menjadi tumpuan masyarakat dalam mencari pendapatan. Ini diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal Agus Salim, kemarin.

Dia mengaku prihatin terhadap penurunan angka tersebut. Sejatinya, lebih dari angka itu. Dia mengatakan, angka kemiskinan di Kabupaten Tegal pada tahun 2016 sebesar 9,83 persen.

Angka kemiskinan itu di atas penduduk miskin rata-rata nasional tahun 2016 sebesar 10,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia. "Mulai tahun 2012 hingga tahun 2016, capaian perkembangan penurunan kemiskinan sangat lamban," kata Agus Salim yang sebelumnya menjabat ketua Pansus IV yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tegal tahun 2016 itu.

Dia menguraikan, angka kemiskinan di Kabupaten Tegal tahun 2012 sebesar 10,25 persen. Sedangkan, angka kemiskinan tahun 2016 sebesar 9,83 persen.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, penurunan kemiskinan di Kabupaten Tegal hanya 0,42 persen. Kondisi itu mengindikasikan bahwa meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan PDRB perkapita setiap tahun belum mencerminkan semakin meratanya distribusi pendapatan penduduk.

"Sektor industri pengolahan, perdagangan dan pertanian yang menjadi tumpuan masyarakat harus dimaksimalkan. Tiga sektor itu penyumbang PDRB tersbesar," ujar ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Dia menambahkan, kontribusi industri pengolahan menduduki porsi terbanyak sekitar 31.07 persen, perdagangan 17,49 persen, dan pertanian 14,85 persen. Namun, sektor tersebut mengalami penurunan yang membuat penurunan tingkat kemiskinan lamban.

"Harus mulai berbenah, karena penduduk Tegal banyak yang mencari pendapatan dari sektor itu," pungkasnya. (yer/ima/zul)


Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Cantrang Dibolehkan, Nelayan Belum Tenang

Cantrang Dibolehkan, Nelayan Belum Tenang

Meski kembali diperbolehkan untuk melaut, namun nelayan cantrang di Kota Tegal mangaku telah merugi hingga puluhan juta rupiah.


Abrasi Parah, Anggota Dewan Minta Giatkan Penanaman Mangrove

Abrasi Parah, Anggota Dewan Minta Giatkan Penanaman Mangrove

Abrasi di kawasan pantai utara (pantura) Kabupaten Tegal terus terjadi.


Info Seleksi CPNS Hoax

Info Seleksi CPNS Hoax

Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal hingga kini belum ada kepastiannya.


Tenggelam di Pemalang, Ditemukan di Demak

Tenggelam di Pemalang, Ditemukan di Demak

Dua nelayan yang tenggelam di Perairan Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, ditemukan tak bernyawa di Perairan Demak, Jawa Tengah.


Asyik Ngamar, Empat Pasangan Digedor

Asyik Ngamar, Empat Pasangan Digedor

Sedikitnya 19 orang terjaring razia Satuan Sabhara Polres Tegal Kota, Rabu (17/1).


Polisi Mulai Pelototi Akun Abal-abal Medsos

Polisi Mulai Pelototi Akun Abal-abal Medsos

Polres Tegal mewanti-wanti kepada masyarakat untuk lebih bijak saat berkampanye pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Tegal di media sosial (medsos).


Unggah SARA, Hapus atau Diproses Hukum?

Unggah SARA, Hapus atau Diproses Hukum?

Sejumlah pengguna medsos baik itu di Facebook, Instagram, maupun media yang lainnya, mendapatkan teguran dari Tim Cyber Patrol Polres Tegal Kota.


 Tronton Seruduk Truk Parkir, Sopir Selamat

Tronton Seruduk Truk Parkir, Sopir Selamat

Sebuah truk tronton pengangkut keramik mengalami kecelakaan di jalan pantura Maribaya Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Rabu (17/1).


Hambat Drainase, Pemasangan Tiang Listrik Dikeluhkan

Hambat Drainase, Pemasangan Tiang Listrik Dikeluhkan

Pemasangan tiang listrik ‎di ruas jalan Bumijawa-Bumiayu, Kabupaten Tegal dikeluhkan warga setempat.


8 Kilometer Jalan Pantura Mulai Terkikis Laut Jawa

8 Kilometer Jalan Pantura Mulai Terkikis Laut Jawa

Abrasi di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tegal semakin bertambah parah.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!