• Home
  • Berita Lokal
  • Sawah Sering Longsor, Petani Minta Galian C di Dukuh Jati Dihentikan

Lokal
Share this on:

Sawah Sering Longsor, Petani Minta Galian C di Dukuh Jati Dihentikan

  • Sawah Sering Longsor, Petani Minta Galian C di Dukuh Jati Dihentikan
  • Sawah Sering Longsor, Petani Minta Galian C di Dukuh Jati Dihentikan

PANGKAH - Petani di Desa Dukuh Jati Kidul Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal mengeluhkan aktivitas penambangan di sekitar areal persawahan mereka. Maraknya penambangan itu menyebabkan, sawah mereka kerap longsor.

Para petani pun menghendaki agar aktivitas penambangan galian C dihentikan, sehingga kerugian mereka tidak bertambah banyak. Keinginan tersebut mereka sampaikan saat digelar audiensi dengan pelaku penambang pasir sepanjang Sungai Waduk Cacaban di Balai Desa Dukuh Jati, kemarin.

Salah seorang petani Supriyono menuturkan para petani merasa dirugikan, karena penambang mengambil pasir yang berada di tempat pinggiran sawah. "Sawah kami sering longsor karena aktifitas penambangan tersebut," katanya.

Ketua Kelompok Tani Ahmad Zaeni mengatakan dulu petani di Dukuh Jati Kidul kalau mengaliri air sangat gampang. Setelah dibangun bendungan maka petani sudah dapat menikmati air dari bendungan tersebut.

"Tetapi dengan adanya penambang ilegal, kami khawatir penambang mengambil pasir di dekat sawah. Sehingga sawah kami longsor. Untuk itu, atas nama petani kami keberatan apabila penambang-penambang itu dibiarkan," ungkapnya.

Jika dibiarkan, kata Ahmad, para petanu akan dirugian. Karenanya petani berharap adanya tindakan dari pemerintah agar permasalahan ini selesai.

Salah satu penambang pasir Mohammad membantah jika aktivitasnya membawa dampak bagi petani. Menurutnya meski mengambil pasir di dekat sawah, dia senantiasa berhati-hati dan menjaga agar areal persawahan tidak rusak.

"Kami mengambil pasir pada waktu musim banjir. Karenanya kami mohon agar kami dibolehkan untuk tetap bisa menambang pasir di tempat tersebut," tandasnya.

Akhirnya audiensi tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan. Di antaranya para penambang pasir harus mengurus surat izin ke BSDA dan dibentuk kelompok. Karena penambang pasir selama ini masih berjalan sendiri-sendiri.

Selanjutnya, selama surat izin belum keluar, tidak boleh ada aktivitas kegiatan penambangan pasir. Nantinya, juga akan dibuat patok batas-batas penambang pasir. (muj/zul)


Berita Sejenis

Nekat Melintas Subuh, Kapolresta Tegal Langsung Cegati Truk-truk Besar

Nekat Melintas Subuh, Kapolresta Tegal Langsung Cegati Truk-truk Besar

Lantaran nekat melintas di Jalur Pantura Kota Tegal pada H-3, sejumlah truk dihentikan Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa.


Diduga Cemari Lingkungan, Warga Desa Jembayat Demo Tolak Pabrik Kimia

Diduga Cemari Lingkungan, Warga Desa Jembayat Demo Tolak Pabrik Kimia

Warga di Dukuh Cilangkap Desa Jembayat Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal menolak keberadaan pabrik pengolahan kimia.


H-7 hingga H+2, Truk Barang Dilarang Melintas

H-7 hingga H+2, Truk Barang Dilarang Melintas

Truk barang untuk mengangkut galian atau tambang dilarang melintas di jalan nasional tujuh hari sebelum Lebaran.


Tolak Lima Hari Sekolah, PGSI Minta Wacana Dibatalkan

Tolak Lima Hari Sekolah, PGSI Minta Wacana Dibatalkan

Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) menyatakan sikap menolak wacana Mendikbud tentang pemberlakuan aturan lima hari sekolah.


Kapolres Tegal Minta Kepastian Flyover Klonengan Bisa Dilalui saat Mudik

Kapolres Tegal Minta Kepastian Flyover Klonengan Bisa Dilalui saat Mudik

Kapolres AKBP Heru Sutopo SIK didampingi Kasat Lantas AKP Yopi Anggi Krisna melakukan sidak pembangunan flyover di Kabupaten Tegal.


Hendak ke Sawah, Petani Temukan Pistol dan Sebutir Peluru

Hendak ke Sawah, Petani Temukan Pistol dan Sebutir Peluru

Touhidin alias Toid (37), warga Dukuh Kendaga RT 6 RW 11 Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes menemukan senjata api.


Sering Ngantre, Perlintasan Kereta Api Dijaga Polisi

Sering Ngantre, Perlintasan Kereta Api Dijaga Polisi

Dua titik perlintasan Kereta Api (KA) di jalur utama Tegal-Purwokerto, menjadi perhatian utama petugas kepolisian.


Innalillahi... Ada Balita Tewas Mengambang di Sungai Wadas

Innalillahi... Ada Balita Tewas Mengambang di Sungai Wadas

Jazad Arfan Pratama, warga Dukuh Kranjan Lor RT 10 RW 2 Desa Kaliwadas Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes ditemukan tewas di sungai.


Korsleting, Tiga Rumah Ludes Terbakar

Korsleting, Tiga Rumah Ludes Terbakar

Diduga akibat korsleting, tiga bangunan rumah di Dukuh Kuntong RT 7 RW 2 Desa Dukuh Tengah Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal ludes terbakar api.


Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Putih Terpaksa Panen Dini

Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Putih Terpaksa Panen Dini

Tanaman bawang putih yang berada di Desa Tuwel Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal terpaksa dipanen dini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!