• Home
  • Berita Lokal
  • Sempat Berusaha Kabur, Truk yang Tewaskan Kakak Beradik Dipalang Kijang

Lokal
Share this on:

Sempat Berusaha Kabur, Truk yang Tewaskan Kakak Beradik Dipalang Kijang

  • Sempat Berusaha Kabur, Truk yang Tewaskan Kakak Beradik Dipalang Kijang
  • Sempat Berusaha Kabur, Truk yang Tewaskan Kakak Beradik Dipalang Kijang

MOTOR KORBAN - Sepeda motor korban saat diamankan ke Mapolres Tegal. (yerry novel/radar slawi)

BALAPULANG - Tewasnya kakak beradik asal Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes di kawasan Brug Gantung, Balapulang, Kabupaten Tegal, Rabu (14/6) kemarin, terus mendapatkan simpati dari sejumlah kalangan. Apalagi kedua korban yakni Windi Jayanti (23) dan Rama Puji Syukur (16), tewas mengenaskan terlindas truk.

Informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan, Windi yang mengendarai sepeda motor Honda Beat hitam bernopol G 5138 AAG bermaksud mengantarkan adiknya mendaftar sekolah di salah satu SMK di Slawi.

Windi yang memboncengkan adiknya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan. Saat melintas di kawasan Brug Gantung, dia diduga terkejut saat mikrobus (elf) di depannya berhenti mendadak untuk menurunkan penumpang.

Baca Juga:

Hendak Daftar Sekolah, Kakak Beradik Tewas Dilindas Dump Truk

"Karena ada mikrobus yang berhenti mendadak, korban yang saat itu melaju dengan kecepatan tinggi, kemudian berusaha menyalip. Namun, saat menyalip, laju sepeda motor oleng dan akhirnya terjatuh,? tutur Komarudin, salah seotang saksi mata.

Kedua korban pun terpelanting dan masuk ke kolong truk yang juga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan. Sopir truk tidak sempat menginjak rem mobilnya, karena jaraknya sudah sangat dekat. Kecelakaan itupun tak bisa dihindarkan.

Ironisnya, usai kejadian, mikrobus yang belum diketahui plat nomornya langsung tancap gas. Sopir truk bernopol F 9328 FA yang mengangkut kursi dari Bogor menuju Purwokerto pun sempat berusaha kabur, lantaran panik.

Namun, seorang pengendara mobil berhasil menghentikannya dengan cara memarkirkan mobilnya di depan truk yang sedang melaju.

Kapolres Tegal AKBP Heru Sutopo melalui Kasatlantas Polres Tegal AKP Yopppy Anggi Krisna didampingi Kanit Laka Ipda Zaenudin menyatakan, sopir truk sudah diamankan di Mapolres Tegal. Sopir truk itu bernama Jumadi (38), warga Patikraja, Banyumas.

"Sudah kami amankan," ujarnya singkat.

Sang sopir pun terlihat pasrah. Dia mengaku saat kejadian, kendaraannya melaju di lajur yang benar dan tidak melewati marka jalan, karena ruas jalan menikung.

"Saya pasrah mau diapakan, yang penting saya tidak sengaja menabraknya," tukasnya. (yer/ima/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Perekaman KTP Elektronik Dikebut, Pemilih Pilwalkot Tegal Bertambah

Perekaman KTP Elektronik Dikebut, Pemilih Pilwalkot Tegal Bertambah

Jumlah pemilih yang akan memberikan suaranya di Pilkada Kota Tegal 2018 bertambah.


Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok

Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok

Pengemudi ojek online yang tergabung dalam Komunitas Betawi (Brebes, Tegal, dan Slawi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Tegal.


Usai Diotopsi, Pelajar yang Jazadnya Mengambang di Sungai Ketiwon Dimakamkan

Usai Diotopsi, Pelajar yang Jazadnya Mengambang di Sungai Ketiwon Dimakamkan

Setelah menjalani otopsi di RSUD dr. Soeselo Slawi, jenazah Muhammad Bagus Pamungkas, yang ditemukan mengambang di Sungai Ketiwon dimakamkan, Kamis (19/4).


Calon Anggota DPD Wajib Kumpulkan 5.000 Dukungan

Calon Anggota DPD Wajib Kumpulkan 5.000 Dukungan

Calon anggota DPD yang hendak maju di Pemilu 2019 melalui Dapil Provinsi Jawa Tengah harus mengantongi minimal 5.000 dukungan.


Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pekerja pabrik teh 2 Tang Adiwerna Kabupaten Tegal sempat menggelar aksi unjuk rasa dan mogok kerja untuk menuntut pembayaran upah sesuai UMK.


Debat Paslon Wali Kota Tegal Berlangsung Seru

Debat Paslon Wali Kota Tegal Berlangsung Seru

Debat terbuka paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal yang digelar KPU sukses digelar, Selasa (17/4) malam.


Jazad yang Mengambang di Sungai Ketiwon Ternyata Pelajar SMAN 2 Tegal

Jazad yang Mengambang di Sungai Ketiwon Ternyata Pelajar SMAN 2 Tegal

Tak membutuhkan waktu lama, Satreskrim Polres Tegal akhirnya mampu mengungkap identitas korban yang ditemukan mengambang di Sungai Ketiwon.


Tak Perpalang, 6 Perlintasan KA di Pemalang Rawan Kecelakaan

Tak Perpalang, 6 Perlintasan KA di Pemalang Rawan Kecelakaan

Sedikitnya ada enam perlintasan kereta api di Pemalang yang dinilai rawan kecelakan.


Mayat Misterius yang Mulai Membusuk Ditemukan di Sungai Ketiwon

Mayat Misterius yang Mulai Membusuk Ditemukan di Sungai Ketiwon

Sesosok mayat ditemukan mengambang di Sungai Ketiwon Dukuh Surabayan Kelurahan Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Rabu (18/4).


Ini Status Facebook Terakhir Sopir Sigra yang Tewas Ditabrak KA Ciremai

Ini Status Facebook Terakhir Sopir Sigra yang Tewas Ditabrak KA Ciremai

Dua warga Kabupaten Tegal, Setyaji Muliatama (29), dan Yoga Pangestu (24) tewas setelah mobil yang mereka kendarai tertabrak kereta api (KA) Ciremai.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!