Lokal
Share this on:

Sempat Disegel Nelayan, Kantor PSDKP Buka Lagi

  • Sempat Disegel Nelayan, Kantor PSDKP Buka Lagi
  • Sempat Disegel Nelayan, Kantor PSDKP Buka Lagi

DISEGEL - Kantor PSDKP di Komplek Pelabuhan Tegalsari Kota Tegal disegel nelayan, Sabtu (15/7) lalu. (agus wibowo/radar tegal)

TEGAL - Kantor Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tegalsari disegel nelayan cantrang, Sabtu (15/7). Pintu kantor ditutupi dengan beberapa barang, seperti meja, kursi, dan bambu.

Penyegelan dilakukan sebagai buntut kekesalan nelayan, karena sudah dua pekan tidak bisa melaut. Sebabnya, lantaran Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) belum diperpanjang.

"Saya dan para ABK (anak buah kapal) sudah iuran untuk ikut aksi di Jakarta. Tapi, tetap tidak bisa melaut karena SIPI-nya tidak bisa diperpanjang," kata Washadi, seorang nelayan.

Washadi mengatakan PSDKP tidak bisa memberikan izin SIPI, karena belum ada instruksi dari Presiden maupun surat edaran Menteri Kelautan dan Perikanan. Dia dan nelayan lainnya juga mempersoalkan sikap petugas PSDKP yang dianggap pilih kasih, karena mengeluarkan SIPI kepada kapal pursin dan gilnet.

"Nelayan cantrang menuntut semuanya harus diperlakukan sama. Kalau satu dilarang, semua harus dilarang," tegas Washadi.

Sebelumnya nelayan bertekad terus menyegel kantor PSDKP Tegalsari sampai ada keputusan yang adil dan memuaskan. Namun, setelah pendekatan dan komunikasi antara polisi dan nelayan, Kantor PSDKP Tegalsari akhirnya dibuka kembali, Minggu (16/7) kemarin.

Pihak kepolisian telah membuka segel dan membersihkan kantor tersebut. Langkah ini menyusul upaya persuasif Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa SE beserta jajarannya yang menggelar pertemuan dan negosiasi dengan nelayan.

“Sempat disegel, namun tidak ada pembakaran, dan kami melakukan upaya mediasi dan negosiasi persuasif sehingga warga paham,” ujar AKBP Semmy Ronny Thabaa yang langsung datang di lokasi.

Kapolres juga mengundang ketua PNKT serta ketua KUD Karya Mina Tegal untuk menggelar pertemuan malam itu. Langkah tersebut dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang lagi dan situasi kamtibmas berlangsung kondusif.

"Untuk menjaga situasi ini, Polres Tegal Kota melakukan penjagaan di Kantor tersebut. Bahkan kami juga sudah mengingatkan warga hendaknya koordinasi kepada pihak polri sehingga dapat mencari solusi yang terbaik," ulasnya.

Termasuk, papar Kapolres, jika masih melakukan penyegelan, terpaksa akan ditindak secara hukum. Sementara setelah dilakukan pembersihan barang yang digunakan untuk menyegel juga menghubungi salah seorang pegawai Kantor Satker PSDKP untuk membuka pintu gerbang dan pintu masuk kantor. (gus/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Alhamdulillah... Nelayan Cantrang Bisa Melaut tanpa Ditangkapi

Alhamdulillah... Nelayan Cantrang Bisa Melaut tanpa Ditangkapi

Nelayan cantrang kini bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, pemerintah telah memberikan kelonggaran kepada mereka untuk dapat melaut lagi.


Lagi, 168 Pejabat Eselon IV Pemkab Tegal Dimutasi

Lagi, 168 Pejabat Eselon IV Pemkab Tegal Dimutasi

168 pejabat eselon IV di lingkungan Pemkab Tegal dimutasi.


Ingat! Pengenalan Lingkungan Sekolah Bukan Plonco

Ingat! Pengenalan Lingkungan Sekolah Bukan Plonco

Sebentar lagi tahun ajaran baru segera dimulai. Para siswa baru, akan mengikuti pengenalan lingkungan sekolah (PLS).


Tak Diajak Bicara, Pedagang Taman Poci Wadul ke Dewan

Tak Diajak Bicara, Pedagang Taman Poci Wadul ke Dewan

Ratusan pedagang yang biasa berjualan di Taman Poci depan Stasiun Tegal mendatangi Kantor DPRD Kota Tegal, kemarin.


Nyabup Lagi, Dokter Edi Tidak Pedulikan Siapa Wakilnya

Nyabup Lagi, Dokter Edi Tidak Pedulikan Siapa Wakilnya

Dokter Edi Utomo menjadi orang pertama yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati dari Partai PDIP Kabupaten Tegal.


Garansi Guci Tak Macet Lagi, Pariwisata Siap Sumbang Rp7,02 Miliar

Garansi Guci Tak Macet Lagi, Pariwisata Siap Sumbang Rp7,02 Miliar

Kepala Disparpora Kabupaten Tegal Suharinto mengaku bakal menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pariwisata menjadi Rp7,02 miliar.


Tol Brebes-Gringsing Dikerjakan Lagi, Pengendara Dilarang Masuk

Tol Brebes-Gringsing Dikerjakan Lagi, Pengendara Dilarang Masuk

Jalan tol Brebes-Grinsing ternyata sudah mulai dikerjakan kembali sejak beberapa hari lalu.


Dapat Tunjangan Transportasi, Anggota Dewan Tak Perlu Laporkan Resesnya Lagi

Dapat Tunjangan Transportasi, Anggota Dewan Tak Perlu Laporkan Resesnya Lagi

Kantong anggota DPRD Kabupaten Tegal bisa jadi akan bertambah tebal.


Tol Brebes-Gringsing Dikerjakan Lagi, kok Masih Ada Pemudik yang Lewat

Tol Brebes-Gringsing Dikerjakan Lagi, kok Masih Ada Pemudik yang Lewat

Pascaditutup untuk pemudik, pengerjaan Tol Brebes-Gringsing mulai dikerjakan kembali.


Pimen Kiye, Nyalon Lagi Kades Petahana kok Belum Cuti?

Pimen Kiye, Nyalon Lagi Kades Petahana kok Belum Cuti?

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Tegal akan dilaksanakan tahun ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!